Kemendikbud Siap Gelar Apresiasi Film Indonesia 2014

Jum'at, 25 Juli 2014 07:51 Penulis: Mahardi Eka
Kemendikbud Siap Gelar Apresiasi Film Indonesia 2014 ilustrasi AFI 2013
Kapanlagi.com - Ajang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2014 siap digelar. Sebanyak 17 piala Dewantara akan diperebutkan para sineas lewat beberapa kategori yang dilombakan di ajang tersebut.

"Ada 17 piala dewantara yang terbagi ke beberapa kategori seperti kategori Penghargaan Utama, Penghargaan Inspiratif dan Penghargaan Khusus," papar Robby Ertanto, Ketua panitia AFI 2014 di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta Pusat, Kamis (24/7).

Seperti tahun sebelumnya, serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan AFI 2014 juga dihadirkan, seperti diskusi dan workshop film yang digelar di beberapa kota, Jakarta, Bandung, Makassar dan Medan.

Ditambahkan Robby, terdapat 9 dewan juri untuk menentukan mereka yang
menerima penghargaan itu. Mereka adalah Sheila Timothy (produser), Lasja Fauzia (sutradara), Alex Komang (aktor), Hafiz Rancajale (penggiat komunitas film), Totot Indarto (pengamat film), Kemala Atmojo (wartawan), AS Laksana (penulis), Hilmar Farid (akademisi), dan Nirwan Dewanto (budayawan). "Adapun koordinator dewan juri adalah Rully Sofyan," jelasnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, AFI 2014 rencananya akan dihelat di luar kota Jakarta. Malam puncak Apresiasi Film Indonesia akan disiarkan langsung dari Istana Maimun, Medan pada 13 September mendatang.

"Saya yang minta agar dilakukan di luar Jakarta. Karena Indonesia bukan hanya Jakarta," ujar Kacung Marijan, Dirjen Kemendikbud saat diwawancara di tempat yang sama.

Diakuinya, pemerintah daerah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik penyelenggaraan kali ini. Apalagi Istana Maimun adalah simbol kebudayaan dari Indonesia. "Pemerintah provinsi Sumatera Utara sudah bersedia. Selain menyediakan tempat juga menyupport. Tempatnya kita pilih istana maimun karena itu simbol kebudayaan Indonesia, kerjaan melayu," paparnya.

Tak hanya Medan, Kacung berharap, ke depannya perhelatan AFI juga dapat diselenggarakan di kota-kota lain. "Itu kita harapkan juga, dihelat di tempat-tempat yang punya makna budaya yang besar," ucapnya.

Dengan dilaksanakannya AFI di luar kota Jakarta, ada dua ajang besar perfilman tanah air yang rutin dilaksanakan di luar kota, yakni AFI dan FFI. Setiap tahunnya panitia memilih satu kota baru untuk dijadikan tuan rumah.


(kpl/tov/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING