FILM INDONESIA

Kisah Adipati Dolken Didampingi Orang Tunawicara Saat Syuting 'NAMAMU KATA PERTAMAKU'

Rabu, 28 November 2018 13:52 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Adipati Dolken © Kapanlagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Akting terbaru Adipati Dolken bisa segera disaksikan lewat film NAMAMU KATA PERTAMAKU besutan Rere Art2Tonic. Dalam drama yang memakai setting salah satu desa di Makassar ini, Adipati memerankan karakter menantang yakni pemuda bisu tanpa nama.

Untuk menghidupkan perannya, selama satu bulan proses pengambilan gambar Adipati didampingi dua orang dari Sekolah Luar Biasa. Juga pemuda tunawicara bernama Akbar yang usianya sepantaran dengan kekasih Vanessa Prescilla tersebut.

"Selama syuting Adipati didampingi dua guru dari SLB setempat dan orang bisu namanya Akbar. Sedihnya Akbar meninggal empat bulan lalu, jadi dia nggak sempat nonton film ini," kata Rere ditemui usai press screening NAMAMU KATA PERTAMAKU di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa malam (27/11/2018).

1. Berawal Dari Tatapan Mata

Rere Art2Tonic selaku sutradara dan penulis skenario memiliki alasan khusus mengapa dirinya memilih Adipati Dolken sebagai pemeran utama film garapannya. Rupanya ia menganggap sorot mata Adipati bisa berbicara dan mampu menyampaikan pesan tanpa perlu berkata-kata.

"Tatapan mata Adipati sangat cocok dengan karakter yang saya butuhkan. Mengajak dia terlibat nggak susah, begitu baca skrip dia langsung tertarik," bocor pria yang mengawali karir sebagai personel band Art2Tonic ini.

2. Modifikasi Kisah Nyata

Cerita dalam film NAMAMU KATA PERTAMAKU diilhami dari kisah nyata seorang anak suku Bajo yang bisu sejak kecil. Karena Rere Art2Tonic tak ingin menjadikan film biografi, ia lantas memodifikasi kisah tersebut dengan sempalan romansa serta nuansa religi.

"Saya merangkum kejadian di suatu pulau terpencil, tapi saya nggak mau bilang ini kisah nyata karena di tengah ada kisah lain saya masukan. Dalam kisah aslinya dia ini anak suku Bajo yang karena sering dipaksa menyelam jadi bisu dan tuli," tandas Rere yang mengungkap bila film ini akan mendapat total 64 layar di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

(kpl/abs/frs)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING