Main Film 'BENYAMIN BIANG KEROK', Reza Rahadian Dituntut Menyanyi dan Menari

Kamis, 25 Januari 2018 11:52 Penulis: Rahmi Safitri
Main Film 'BENYAMIN BIANG KEROK', Reza Rahadian Dituntut Menyanyi dan Menari Reza Rahadian © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sukses memerankan tokoh-tokoh besar seperti BJ Habibie dan Tjokroaminoto, Reza Rahadian kembali menunjukkan bakat aktingnya dengan memerankan karakter yang pernah diperankan legenda Betawi yakni Benyamin S dalam film BENYAMIN BIANG KEROK. Reza akan berperan sebagai Pengki yang pernah dimainkan oleh almarhum Benyamin pada film BENYAMIN BIANG KEROK pada 1972 silam. Pria berusia 30 tahun itu pun mengaku sangat senang bisa terlibat dalam film garapan Hanung Bramantyo yang diproduksi oleh Falcon Pictures itu.

"Ya, senang banget lah bisa menjadi karakter yang membuat saya bisa kembali mengulik kembali proses kreatif saya sebagai seorang aktor dengan segala tantangan yang ada lewat film ini. Lagi-lagi diberi kesempatan oleh Falcon dan dipercaya oleh Mas Hanung untuk memerankan satu tokoh yang dikenal luas oleh masyarakat selain sebelumnya Tjokroaminoto dan yang lain, tapi buat saya ini suatu tantangan terbaru karena PR-nya banyak banget," ujar Reza saat ditemui di Karnos Studio, Cibubur, Rabu (24/1).

Seperti diketahui film-film Benyamin selalu ada unsur musikalnya. Kali ini, Reza pun mendapat tantangan baru karena tidak hanya berakting tapi juga dituntut menyanyi dan menari. Ia pun menceritakan kesulitannya karena harus bernyanyi dengan suara khas dan gerakan tubuh seperti Bang Ben.

"Harus nyanyi dengan karakter suara yang harus sesuai dengan karakter yang saya perankan, aksen yang berbeda. Itu suatu yang sulit tapi menyenangkan untuk dikerjakan, jadi saya sih beyond happy, senang banget, bisa akhirnya hari ini menjadi hari terakhir (syuting). Hari khusus bukan adegan, tapi scene musikalnya, jadi hari terakhir ini adegan saya romantisme gitu dengan Delia, yaitu adegan nonton bioskop. Jadi, lagu yang nonton bioskop itu kita akan bikin musikalnya," papar Reza.

Reza merasa sangat senang setelah selesai syuting © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaReza merasa sangat senang setelah selesai syuting © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Koreonya untungnya Bang Ben punya kekhasan ya. Jadi kayak salah satu lagu yang judulnya Biang Kerok, itu kan yang di filmnya syutingnya di dekat mobil, daerah perbukitan. Itu khas sekali gerakan kepalanya. Nah itu materi-materi yang coba saya aplikasikan kembali," lanjutnya.

Bernyanyi untuk sebuah film memang bukan hal yang pertama bagi Reza, namun kali ini berbeda karena ia harus bernyanyi dengan karakter Benyamin. Setidaknya ada delapan lagu yang dinyanyikan Reza untuk film yang akan tayang pada tanggal 1 Maret 2018 mendatang.

"Menyanyikan sebuah lagu untuk soundtrack sebuah film mungkin ini bukan yang pertama kali. Tapi ini adalah pertama kali kalau menyanyikan sebuah lagu dengan karakter yang sesuai diperankan. Dari timbre suaranya, dari karakter suaranya yang kita pakai juga. Saya berusaha maksimal. Jadilah delapan lagu. Ada yang duet, ada yang saya sendiri. Beberapa lagu akan masuk ke film dan ada adegannya juga," ungkapnya.

Reza pun mengungkapkan proses rekaman lagu-lagunya berjalan cukup cepat karena mepetnya waktu. Sehingga ia tidak ada persiapan khusus. Namun, ia sudah berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik.

"Kesulitan terbesarnya karena suatu hari saya harus rekaman lima lagu, jadi misalnya lagu yang kemarin kita syuting, itu baru direkam satu hari sebelumnya. Latihan koreografinya juga dilakukan sehari sebelumnya. Jadi setengah hari itu saya rekaman, terus setengahnya saya latihan koreografi, besok paginya saya syuting. Jadi lumayan cepat banget. Jadi kesulitannya ya itu tadi, ngejar waktu tapi harus perform juga dan harus bagus juga pastinya. Permintaan Bapak (Hanung) satu ini kan agak banyak, jadi ya lumayan lah," jelas Reza.

"Jadi belajarnya nggak ada persiapan khusus. Jadi artinya, saya dapat lirik lagu, saya dengar versinya Bang Ben almarhum, kemudian setelah saya sudah dengar, saya masuk studio rekaman, proses rekaman dimulai. Jadi nggak ada proses khusus untuk karakter suaranya harus begini begitu, nggak ada. Jadi itu adalah PR saya," pungkasnya.

(kpl/rhm/pit)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING