Maudy Koesnaedi: 'GARUDA DI DADAKU 2' Cocok Untuk Anak

Kamis, 08 Desember 2011 10:12 Penulis: Darmadi Sasongko
Maudy Koesnaedi: 'GARUDA DI DADAKU 2' Cocok Untuk Anak Adegan Garuda Di Dadaku 2
Kapanlagi.com - Artis Maudy Koesnaedi kembali memerankan sosok seorang ibu bagi Bayu dalam film sequel, Garuda Di Dadaku 2. Peran ini memang tidak jauh berbeda dengan peran di sequel pertamanya, hanya saja lebih banyak menghadapi persoalan dan konflik hidup. Apalagi dengan status bayu yang semakin dewasa.

"Di film sekuel ini, semuanya terasa lebih hidup, punya anak sudah lebih dewasa, mau remaja, dengan persoalan batinnya sebagai remaja, mau sudah punya pacar tapi punya tanggung jawab juga sebagai kapten Timnas," ungkap Maudy Koesnaedi di FX Mal, Selasa (6/12/2011).

Pemeran Zaenab dalam Si Doel Anak Sekolah yang ditemui usai screening film Garuda Di Dadaku 2 itu mengaku bangga dengan peran yang diberikan oleh sutradara Rudi Soedjarwo.

"Saya merasa bersyukur banget bisa bekerja sama dengan Rudi Soedjarwo. Di sini filmnya punya emosi yang sangat terasa banget, deg-degannya, semangatnya, warna filmnya juga sangat berbeda. Sangat terasa hidup, film olahraga tapi waktu nonton kita sangat enjoy," sambungnya.

Dalam kisah di sequel keduanya itu, Bayu (Emir Mahira) yang saat itu sudah menjadi pemain Timnas U-15 ingin membuktikan kemampuannya membawa timnya menjuarai kompetisi junior tingkat ASEAN di Jakarta. Ushanya itu didukung oleh sahabatnya, Heri (Aldo Tansani) dan teman sekelas yang memikat hatinya, Anya (Monica Sayangbati) dan pelatih Timnas yang memiliki teknik unik, Pak Wisnu (Rio Dewanto).

Bayu memimpin teman-temannya berjuang keras untuk bisa masuk final. Namun kehadiran seorang pemain baru bernama Yusuf, justru mengacaukan konsentrasi Bayu. Yusuf menjadi the rising star di timnya dan makin akrab berteman dengan Heri.

Situasi tim semakin porak poranda, Bayu pun menjadi pesimis dan memilih kabur. Padahal final kompetisi tinggal selangkah lagi di depan mata.

Film berdurasi 98 menit ini akan mulai diputar di bioskop mulai 15 Desember mendatang. Sangat cocok untuk tontonan keluarga, terutama remaja dan anak-anak, karena di dalamnya penuh nilai dan motivasi.

"Film ini cocok untuk anak-anak baik perempuan maupun laki-laki. Semua pasti seneng karena ada intrik-intrik cinta monyet, sangat ringan. Semua bisa menikmati," pungkas Maudy

(kpl/uji/dar)


REKOMENDASI
TRENDING