Menteri Ekraf Apresiasi GARUDA DI DADAKU, Bukti Animasi Indonesia Makin Siap Mendunia!
Menteri Ekraf Teuku Riefky apresiasi Garuda di Dadaku/Ekraf
Kapanlagi.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi terhadap film animasi GARUDA DI DADAKU yang akan tayang pada 11 Juni 2026. Menurutnya, film ini menjadi salah satu bukti nyata perkembangan industri animasi Indonesia yang kini semakin kuat dalam menghadirkan karya berbasis intellectual property (IP) lokal dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
Hal tersebut disampaikan Teuku Riefky saat menghadiri screening film GARUDA DI DADAKU di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6). Ia menilai kualitas animasi yang ditampilkan dalam film ini menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari visual pertandingan olahraga yang dinamis hingga sinematografi digital yang detail dan matang.
Advertisement
1. Pujian Menteri untuk Kualitas Animasi Nasional
"Ini adalah indikator kuat bahwa industri animasi kita tidak lagi sekadar menjadi pendukung industri luar, melainkan mampu mandiri sebagai produser utama kekayaan intelektual yang kompetitif di panggung internasional," kata Teuku Riefky.
Melihat capaian tersebut, Menteri Ekraf optimistis GARUDA DI DADAKU dapat membawa dampak positif bagi perkembangan subsektor film dan animasi nasional. Ia berharap keberhasilan film ini bisa menjadi inspirasi bagi para sineas dan pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah untuk terus menghasilkan karya berkualitas yang mampu bersaing di negeri sendiri maupun pasar global.
2. Dampak Positif Film Animasi GARUDA DI DADAKU
"Keberhasilan film ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi para sineas dan pelaku industri kreatif di berbagai daerah untuk terus memproduksi karya-karya bermutu yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya.
Tak hanya dari sisi industri kreatif, Teuku Riefky juga meyakini kesuksesan film ini dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian. Dukungan terhadap film ini terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih dalam acara screening, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes, hingga Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropiyono.
3. Menghidupkan Kembali IP Ikonis Indonesia
Sementara itu, sutradara GARUDA DI DADAKU, Ronny Gani, mengatakan bahwa IP GARUDA DI DADAKU memiliki tempat khusus di hati banyak generasi penonton Indonesia. Ia menyebut kehadiran film ini dalam format animasi sekaligus masuk ke kompetisi animasi Shanghai International Film Festival menjadi pencapaian yang membanggakan bagi industri animasi nasional.
"GARUDA DI DADAKU adalah IP yang telah tumbuh bersama banyak generasi penonton Indonesia. Bagi kami, menghadirkannya kembali dalam format animasi dan melihatnya masuk ke kompetisi animasi Shanghai International Film Festival menjadi bukti bahwa kolaborasi 15 studio animasi dan lebih dari 500 kreator animasi dari berbagai daerah di Indonesia mampu menghasilkan karya yang menunjukkan besarnya potensi industri animasi nasional," ungkap Ronny Gani.
"Kami berharap penonton Indonesia terus memberi ruang dan dukungan bagi karya-karya lokal agar industri animasi Indonesia dapat tumbuh semakin kuat di masa depan," lanjutnya.
4. Kolaborasi Hebat di Balik Layar
GARUDA DI DADAKU merupakan hasil kolaborasi antara BASE Entertainment dan KAWI Animation. Film ini merupakan hasil kolaborasi besar yang melibatkan 15 studio animasi dan lebih dari 500 kreator dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Wakil Menteri Ekraf Irene Umar, sejumlah anggota Komisi VII DPR RI, serta jajaran pimpinan InJourney dalam acara tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah terus berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem film dan animasi Indonesia. Upaya tersebut sejalan dengan program pengembangan industri kreatif yang dijalankan Deputi Kreativitas Media, Cecep Rukendi, untuk memperkuat ekosistem perfilman Tanah Air.
5. QnA Menteri Ekraf Apresiasi GARUDA DI DADAKU
1. Siapa yang memberikan apresiasi terhadap film GARUDA DI DADAKU? Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberikan apresiasi terhadap film animasi GARUDA DI DADAKU.
2. Kapan film GARUDA DI DADAKU akan tayang di bioskop? Film animasi GARUDA DI DADAKU dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026.
3. Mengapa Menteri Ekraf mengapresiasi film GARUDA DI DADAKU? Menteri Ekraf mengapresiasi film ini karena dianggap sebagai harapan baru industri animasi nasional yang mampu menciptakan karya berbasis IP lokal dan bersaing di pasar global, serta menunjukkan kemajuan kualitas animasi nasional.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/fbi)
Advertisement
