Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rekomendasikan Film 'KARTINI'

Senin, 27 Maret 2017 15:58 Penulis: Mahardi Eka
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rekomendasikan Film 'KARTINI' Legacy Pictures

Kapanlagi.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia. Muhadjir Effendi, memberikan rekomendasi kepada penikmat film tanah air untuk menonton film KARTINI. Film yang dirilis secara serentak pada 19 April mendatang ini dinilainya layak ditonton seluruh rakyat Indonesia, karena bisa memberikan inspirasi.

“Saya sudah menonton film KARTINI ini. Menurut saya filmnya sangat bagus. Pesan­ pesan pendidikannya sangat sarat makna, dan semuanya disampaikan dengan penyampaian yang baik, sama sekali tidak ada kesan menggurui. Dan terutama, pesan yang sangat kuat adalah pentingnya literasi untuk anak­anak muda,” ujarnya dalam rilis yang diterima KapanLagi.com®



Lebih lanjut Muhadjir mengatakan bahwa filmnya mampu memberikan gambaran baru tentang pentingnya pendidikan. Dengan mengaca pada kisah Kartini, diharapkan penonton bisa menangkap maknanya. “Kita bisa bayangkan, dengan setting sejarah era Raden Ajeng Kartini waktu itu, betapa susahnya untuk mendapatkan buku saja. Dibandingkan dengan jaman sekarang, mestinya anak­anak harus jauh lebih giat, dengan fasilitas yang sangat melimpah ruah, untuk bahan bahan bacaan sekarang ini,” tambahnya.

Mengenai kualitas filmnya sendiri, Muhadjir menilai KARTINI punya cerita yang sangat runtut dan mampu mengajak penonton merasakan emosinya. Dengan menonton KARTINI, penonton akan diajak ke alam masa lalu, ke era Kartini sesungguhnya.

Biopik salah satu tokoh besar Indonesia ini memang akan digarap dengan penekanan kepada aspek pendidikan. Robert Ronny yang menjadi produsernya menegaskan hal tersebut.

“Dari pertama saya sangat passionate dengan masalah-masalah pendidikan di Indonesia,” ujar Robert Ronny, produser dan pemilik perusahaan film Legacy Pictures, yang memproduseri film Kartini. “Saya merasa banyak masalah di Indonesia bisa diselesaikan dengan majunya pendidikan di Indonesia. Dan Kartini juga percaya dengan hal itu. Bahwa untuk merubah nasib seseorang, merubah nasib sebuah bangsa, juga lewat pendidikan. Dengan pendidikan, gak peduli lagi soal kasta, gak perlu menikah muda, dan sebagainya,“ tambahnya.


 

(kpl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING