Ruben Adrian Hadirkan Film 'ISTIMEWA', Drama Keluarga yang Emosional dan Menyentuh

Ruben Adrian Hadirkan Film 'ISTIMEWA', Drama Keluarga yang Emosional dan Menyentuh
Film 'ISTIMEWA' karya sutradara Ruben Adrian (KAIROS Film)

Kapanlagi.com - Sutradara Ruben Adrian, menghadirkan film ISTIMEWA dengan kisah yang dekat dengan keseharian, tentang hubungan orang tua dan anak. Karya ini tidak hanya mengajak penonton mengikuti sebuah perjalanan, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang kasih sayang, keluarga, dan arti memaafkan.

Bagi Ruben, ISTIMEWA dibuat sebagai cermin kehidupan, berpusat pada relasi seorang ayah dan anak-anak yang diasuhnya.
"Iya, buat saya film Istimewa itu film yang menjadi refleksi, menjadi cermin buat kita hidup, film yang menjadi cermin ketika kita harus belajar untuk saling mengasihi dan saling memaafkan. Jadi buat saya ini film tentang cinta, tentang cinta seorang ayah dan anak-anaknya dan cinta seorang anak-anak kepada ayahnya. Itu," ungkap Ruben Adrian di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Film ini merangkai dinamika kehangatan keluarga, membawa penonton menyusuri momen-momen yang lahir dari perhatian, pengorbanan, dan pilihan untuk saling memahami.

1. Air Mata Sutradara di Balik Layar

Kru dan Cast film ISTIMEWA (Dok. Pribadi)

Nuansa emosional yang dibangun Ruben turut terasa kuat selama proses produksi. Ajil Ditto menyaksikan langsung bagaimana sang sutradara kerap terbawa suasana di lokasi syuting. Ajil menyebut Ruben beberapa kali menangis saat pengambilan gambar, sebuah momen yang semakin meyakinkan para pemain bahwa emosi dalam film ISTIMEWA akan sampai ke penonton.

"Big thanks buat Mas Ruben selaku sutradara yang mengeksekusi dengan baik, karena kenapa gue bilang mengeksekusi dengan baik? Karena dia selama syuting dia nangis melulu. Jadi menurut gue, iya, jadi menurut gue kalau sutradara sudah nangis duluan di set, nanti pas dimasak di ruang editing, harusnya bisa bikin nangis juga, dan benar ternyata semuanya nangis pas lagi syuting," kenang Ajil.

Tidak hanya Ruben dan Ajil, Yanni Melwani juga merasakan kedekatan emosional selama terlibat. Pengalamannya selama lima tahun berkecimpung di lingkungan anak-anak berkebutuhan khusus membuat cerita ISTIMEWA terasa tambah lekat dengannya.

Yanni memandang film ini sebagai kisah orang-orang yang tidak diikat hubungan darah, namun dipertemukan oleh kasih sayang dan rasa kekeluargaan.

"Kalau dari saya, ISTIMEWA ini di mana teman-teman istimewa yang tidak tidak punya ikatan darah tapi disatukan oleh hati. Jadi mungkin kalau kita belum nonton, ini ceritanya mau ke mana ya? Tapi setelah kita nonton, kita akan tahu bahwa di dalam film ini banyak pesan yang bisa membuat kita, teman-teman yang bukan istimewa, itu punya motivasi dari teman-teman yang istimewa," jelas Yanni Melwani.

2. Rumah Istimewa, Jejak Pak Mahendra

Still Film 'ISTIMEWA' (KAIROS Film)

Keterlibatan Yanni dalam ISTIMEWA punya latar personal. Sebelum film diproduksi, ia sudah aktif di sebuah yayasan yang menjadi ruang tumbuh anak-anak berkebutuhan khusus.

"Jadi sebelum adanya film Istimewa, memang Ayah Mans punya Yayasan Rumah Anak Istimewa. Mereka tuh banyak ribuan. Jadi kita kalau ditanya menggerakkan hati, memang kayaknya kalau hatinya sudah cocok kita nggak perlu hal yang terlalu ribet untuk hal itu, kayak sudah sama mereka semuanya jadi kita mengalir gitu saja," pungkas Yanni.

Secara cerita, ISTIMEWA mengikuti kehidupan anak-anak yang tinggal di Rumah Istimewa. Di tempat itu, mereka bertumbuh dalam kasih sayang Pak Mahendra, sosok ayah yang menjadi figur penting dalam hari-hari mereka.

Konflik muncul ketika Pak Mahendra tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Anak-anak Rumah Istimewa kemudian bersepakat mencari keberadaan sosok yang selama ini menjadi bagian krusial dalam hidup mereka.

Perjalanan tersebut membuka rangkaian pengalaman, dari tawa dan persahabatan, hingga berbagai rintangan yang menguji keberanian mereka. Di sepanjang langkah mereka, ISTIMEWA menyoroti makna keluarga yang tidak selalu ditentukan oleh hubungan darah.

Film ISTIMEWA dibintangi Mathias Muchus, Agus Kuncoro, Ajil Ditto, Yanni Melwani, Ricky Komo, Salsabila Bella, Bambang Ceper Reyn, Niatu Solihah, Maksim Mustofa, dan Zulfadli Ardiansyah.

ISTIMEWA dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

Rekomendasi

Trending