FILM INDONESIA

Setelah 'MILLY & MAMET', Ernest Prakasa Akan Adaptasi Buku Istri ke Layar Lebar

Kamis, 08 November 2018 23:05 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Ernest Prakasa - Meira Anastasia (credit: Kapanlagi.com/Bayu Herdianto)

Kapanlagi.com - Sejak debut penyutradaraan lewat film NGENEST pada 2015 silam, Ernest Prakasa  memakai bulan Desember untuk menayangkan karya-karyanya. Bila tahun ini ia merilis MILLY & MAMET, 2019 mendatang pria dengan banyak talenta tersebut mempersiapkan film berjudul IMPERFECT.

Proyek yang masih dalam tahap penggodokan ini diadaptasi dari buku karya istri Ernest yakni Meira Anastasia yang berjudul sama. Buku tersebut mendapat respon bagus dari pembaca sehingga terus cetak ulang.

"Tahun depan gue mau filmin bukunya Meira berjudul Imperfect. Bukunya udah rilis beberapa bulan lalu dan udah empat kali cetak ulang," bocor Ernest ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

1. Isu Tentang Body Shaming

Buku Imperfect sendiri ditulis berdasar pengalaman Meira Anastasia. Ernest Prakasa merasa isu yang diangkat dalam buku istrinya begitu relevan untuk wanita kekinian yang kerap mendapat perundungan perihal kekurangan fisik.

"Topiknya menurut gue sangat relevan saat ini yaitu tentang body shaming di sosial media, tentang betapa beratnya jadi perempuan yang punya tuntutan untuk menjadi sempurna; harus kulitnya putih, rambutnya panjang, body-nya kayak Kim Kardashian. Berat banget jadi perempuan," tutur bapak dua anak ini.

2. Kerja Bareng Istri Lagi?

Untuk penggarapan film IMPERFECT, Ernest Prakasa belum mau banyak membagi hal. Termasuk soal keterlibatan sang istri dalam produksi. Karena saat proses pengambilan gambar MILLY & MAMET, Meira Anastasia mengaku sempat ngambek karena kena marah di depan banyak orang.

"Ya ada konflik-konflik dalam syuting, tapi nggak parah banget. Ada salah satu yang gue marahin karena continuity, sekarang rambutnya begini, nanti beda. Karena gue menugaskan dia untuk teliti saat melihat monitor, jadi kalau ada miss otomatis gue marah karena ini tanggung jawab dia," kata Ernest di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.


REKOMENDASI
TRENDING