FILM INDONESIA

Setelah Tayang di Korea Selatan, Film 'LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME' Bakal Tayang di Indonesia

Kamis, 24 November 2022 12:19 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Film 'LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME' Bakal Tayang di Indonesia (Credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - Setelah ditayangkan pertama kali di Korea Selatan dalam Busan International Film Festival (BIFF) pada Oktober lalu, film 'LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME' akan tayang di Indonesia melalui Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).

LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME merupakan film omnibus yang dikerjakan oleh pelaku film dari tiga negara berbeda.

Malaysia untuk ‘LOOK AT ME', Indonesia untuk ‘TOUCH ME’ dan Korea Selatan untuk ‘KISS ME’. Perlu diketahui LOOK AT ME disutradarai oleh Ho Yuhang, sedangkan TOOUCH ME disutradarai oleh Djenar Maesa Ayu dan KISS ME disutradarai oleh Kim Taisik.

Secara garis besar, film ini berkisah tentang manusia dalam mengatasi situasi sulit di masa pandemi maupun masa sulit lainnya dengan cinta. Dengan membawa tiga latar belakang budaya berbeda, Korea Selatan, Indonesia dan Malaysia, film ini ingin menampilkan hasrat yang sama dari setiap orang atas cinta.

"Dari tiga negara itu, benang merahnya adalah bahwa semua orang di dunia, dari belahan negara manapun, disini diwakilkan oleh Korea, Indonesia dan Malaysia, itu mempunyai mimpi yang sama, yaitu mimpi untuk mencari cinta dan dicintai," kata Vera Lasut, produser dari LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME dalam keterangan tertulisnya.

1. Fase Manusia

Setting film omnibus ini juga mewakili fase manusia melalui pandemi COVID-19 dari berbagai belahan dunia.

"Film Look at Me dari Malaysia ceritanya di kisaran awal pandemi. Sementara film Indonesia, Touch Me kisaran waktunya saat pandemi sedang hebat-hebatnya. Sedangkan film Kiss Me dari Korea Selatan menunjukkan bagaimana manusia berhasil melampaui pandemi," kata Vera Lasut.

Mengenai penayangan film tersebut di Busan International Film Festival, Vera Lasut menyampaikan kepuasannya. Ia mengaku bahwa penonton yang hadir nampak menikmati, bahkan antusiasme penonton juga tampak saat mereka tetap hadir dalam sesi tanya jawab.

Selain filmnya mendapat sambutan hangat, momen tersebut menjadi pertama kalinya bagi Vera Lasut, Djenar Maesa Ayu dan Ine Ferbriyanti bertemu secara langsung dengan tim lain dari Korea Selatan dan Malaysia.

2. Antusias Besar

"Memang world premiere di Busan itu antusiasnya besar banget, karena memang tiketnya full. Jadi kita sebagai film maker senang banget di sana. Bahkan sebenarnya semua tim produksi film juga baru benar-benar bisa ngumpul itu di Busan, sepanjang pembuatan kita banyak bertemu virtual," kata Vera.

Vera Lasut menilai, antusiasme penonton di BIFF, merupakan suatu penghargaan bagi film besutan sutradara dari tiga negara berbeda ini.

3. Hasilkan Sesuatu yang Keren

"Karena mereka menghargai bagaimana kita bisa kolaborasi tiga negara di saat pandemi. Walaupun prosesnya dilalui secara online, tapi kita bisa berkolaborasi dengan baik dan dapat menghasilkan sesuatu yang keren,” tuturnya.

JAFF akan berlangsung pada 26 November hingga 3 Desember nanti. Film LOOK AT ME, TOUCH ME, KISS ME di JAFF masuk dalam kategori Asian Perspective – Feature bersama dengan beberapa film lain seperti AJOOMMA, BLOOD FLOWER, COME BACK ANYTIME, NEIGHBOURS, THE WHEEL, dan film lainnya.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING