FILM INDONESIA

Siap Mengocok Perut, Terungkap Ini Alasan 'SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL' Dibagi Menjadi Dua Film

Jum'at, 13 Mei 2022 14:29

KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Setelah mempersiapkan selama kurang lebih tiga tahun, film SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL akhirnya bakal rilis di bioskop seluruh Indonesia. Fajar Nugros selaku penulis skenario sekaligus sutradara mengaku kesulitan saat proses awal pembuatan.

Fajar Nugros mengaku tumbuh dengan menonton Srimulat di televisi pada era 90-an. Namun ternyata, grup lawak ini sudah ada dari Agustus 1951 sejak didirikan pertama kali di Surakarta oleh Teguh Slamet Rahardjo.

"Kendala terbesar sebenarnya karena kita tidak pernah benar-benar mengenal Srimulat. Saya tahu Srimulat yang ada di televisi di era 90-an. Padahal Srimulat sudah ada dari tahun 50-an dengan ratusan pelawak, seniman dan sebagainya. Ketika mengerjakan film ini, kita harus pilih mana poin yang harus disampaikan, mana karakter yang dihidupkan," tutur Fajar ditemui di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (12/5).

1. Kurang Materi Dokumentasi

Setelah berdiskusi, akhirnya dipilih setting waktu 1980-an dengan fokus cerita pada Gepeng. Tepatnya saat Srimulat ditawari tampil di TVRI.

Namun ternyata sumber materi sangat terbatas. Beruntung Fajar Nugros dibantu oleh anggota Srimulat yang saat ini masih aktif di industri hiburan seperti Tessy, Tarzan, dan Nunung.

"Di negara kita ini kesadaran dokumentasinya kurang, baru era-era sekarang dokumentasi membaik. Meski source-nya susah, tapi saksi hidup ada. Jadi bisa kita tanya sebaiknya bagaimana, bagaimana mereka merasa, bagaimana cita-cita mereka. Setidaknya film ini bisa menghidupkan mereka dengan sangat dekat," tutur Fajar.

2. Alasan Dibagi Jadi Dua Film

Setelah melewati rangkaian penulisan skenario, akhirnya proses syuting pun dimulai secara back to back dengan sederet pemain tenar. Filmnya pun kemudian dibagi menjadi dua bagian yakni SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL - BABAK PERTAMA dan SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL - BABAK KEDUA. Apa alasannya?

"Srimulat ini legenda, aset Indonesia yang kita punya. Dengan sebanyak itu history yang mereka buat, memang tidak kita ambil semuanya, tapi ada banyak yang harus diceritakan. Untuk itu kami sepakat membuat dua film sekaligus untuk menghibur lebih maksimal," kata Susanti Dewi selaku produser pada kesempatan yang sama.

3. Telegram Tampil di Televisi

Dibintangi Bio One, Dimas Anggara, dan Zulfa Maharani, SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL - BABAK PERTAMA akan rilis di bioskop mulai 19 Mei mendatang. Berkisah tentang grup lawak Srimulat yang mendapat telegram berisi undangan tampil di televisi.

Konflik bermula saat Teguh selaku pemimpin Srimulat mengajak Gepeng, yang awalnya merupakan penabuh gendang, untuk tergabung dalam kelompok. Proses adaptasi Gepeng menjadi bagian dari keluarga Srimulat inilah yang akan tersaji dalam film berdurasi 110 menit tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING