Syuting ‘SATU HARI NANTI’ di Swiss, Ringgo Agus Rahman Dibuat Galau Ibu Katering

Jum'at, 17 November 2017 08:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Syuting ‘SATU HARI NANTI’ di Swiss, Ringgo Agus Rahman Dibuat Galau Ibu Katering Ringgo Agus Rahman © KapanLagi.com®/Abbas Aditya

Kapanlagi.com - Tak bisa dipungkiri jika selain faktor cuaca, masalah bagi aktor dan aktris Indonesia ketika syuting film di luar negeri adalah urusan makanan. Karena terbiasa mengonsumsi nasi, teramat sulit ketika dihadapkan pada masakan asing.

Namun hal berbeda dirasakan Ringgo Agus Rahman ketika melakukan pengambilan gambar film SATU HARI NANTI di Swiss selama kurang lebih 28 hari. Karena ternyata bagian katering merupakan orang Indonesia tulen yang tinggal di negara tersebut.
 
"Soal makanan nggak jadi masalah karena untungnya catering di sana orang Indonesia. Dia jago masak. Percayalah, pertama kali ke luar negeri, produksi yang lebih mementingkan katering adalah film ini. Jadi uang saya hemat, pulang bebas dari amukan istri karena bawa sisa," cerocos Ringgo dalam peluncuran poster dan teaser trailer SATU HARI NANTI di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (15/11).

'SUATU HARI NANTI' karya Salman Aristo © KapanLagi.com®/Abbas Aditya'SUATU HARI NANTI' karya Salman Aristo © KapanLagi.com®/Abbas Aditya

 
Diakui Ringgo serta pemain lain seperti Adinia Wirasti, Ayushita dan Deva Mahenra, masakan ibu katering sangat lezat. Sampai-sampai mereka dan kru dibuat galau ketika ibu tersebut bereksperimen dengan bahan spagheti.
 
"Pernah sehari dikasih makanan bule, ibunya improvisasi dengan spagheti, semua langsung sebel. Besoknya dia datang dengan menu yang biasa. Soal konsumsi, produksi film ini saya bilang paling berhasil. Makanan yang dibuat untuk menu siang dan malam itu enaknya sama masakan Indonesia di sini, enakan di sana. Ada nasi, sop buntut lengkap dengan kerupuk. Ada sambel yang tiap hari tuh pasti ada," sambung bapak satu anak ini.
 
SATU HARI NANTI merupakan drama dewasa produksi kerjasama Swiss dan Indonesia. Akan rilis pada 7 Desember 2017, film yang disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Salman Aristo menyorot dua pasang kekasih yang memutuskan bertukar pasangan.

Jangan Lewatkan!

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING