FILM INDONESIA

Syuting 'MAKMUM 2' Dimulai, Dijamin Jauh Lebih Seram dari Versi Pertamanya

Kamis, 23 Juli 2020 23:45

Poster 'MAKMUM 2' / Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Film MAKMUM yang rilis tahun 2019 silam bisa dibilang cukup sukses, tak cuma di Indonesia, bahkan Malaysia. Bahkan film yang berada di bawah payung Blue Water Films dan Dee Company ini berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai film pertama yang paling laris di Malaysia.

Total pendapatan yang masuk mencapai 7,15 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp 19,5 miliar selama 25 hari penayangan saja. Data tersebut didapatkan dari Antenna Entertainments Sdn Bhd selaku distributor film di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Sementara di Indonesia, film MAKMUM selama tayang telah membukukan 825 ribu penonton.

Berangkat dari fakta itu, Dheeraj Kalwani selaku sang produser pun mulai bersiap-siap untuk menggarap sequelnya, yakni MAKMUM 2. Teaser poster dari film yang dibintangi oleh Titi Kamal ini juga sudah dirilis.

 

1. Lebih Seram dari Pendahulunya

Jika sebelumnya Hadrah Daeng Ratu dipercaya sebagai sutradara, kali ini gantian Guntur Soeharjanto yang bakal menukangi MAKMUM 2. Sementara itu, Riza Pahlevi masih tetap di posisi sebagai penulis cerita.

Di line up pemain, hanya Titi Kamal yang masih bertahan sebagai pemain utama. Dheeraj pun memastikan jika cerita di film MAKMUM 2 bakal lebih seram dari sebelumnya.

"Esensi ceritanya tetap tentang khusyuk tidaknya seseorang ketika salat. Godaan orang sholat itu bisa beragam wujudnya, makmum hanya salah satunya," ujar Dheeraj.

2. Tetap Jalankan Prosedur Kesehatan

Seperti diketahui, Indonesia saat ini memang sudah memasuki masa transisi new normal. Kegiatan syuting pun sudah mulai dijalankan lagi. Meskipun begitu, Dheeraj menegaskan bakal tetap mengutamakan keselamatan para kru dan semua orang yang terlibat.

"Kita prioritaskan kesehatan, ikuti prosedur yang ada. Memang perlu penyesuaian di banyak hal, tapi semangat kami sama ingin lanjut berkreativitas. Semoga syutingnya lancar dan MAKMUM 2 bisa diterima masyarakat," harapnya.


REKOMENDASI
TRENDING