FILM INDONESIA

Tak Hanya di Indonesia, Film MAKMUM Tuai Sukses di Malaysia

Rabu, 28 Agustus 2019 16:01 Penulis: Canda Permana

(credit: instagram/@makmummovie)

Kapanlagi.com - Sejak penayangan perdana pada tanggal 15 Agustus 2019, film MAKMUM menuai sukses. Bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di Malaysia.

Di Indonesia film MAKMUM membuka layar perdana dengan pencapaian 53 ribu penonton di Indonesia. Film ini telah ditonton 385 ribu pada 7 hari penayangannya dan bertambah menjadi 575 ribu pada 11 hari penayangannya.

Penonton film ini cenderung stabil dari hari ke hari. Jumlah ini masih akan terus bertambah karena hingga saat ini MAKMUM masih diputar di 307 layar bioskop di seluruh Indonesia.

1. Masih diputar di Bioskop

Selain itu, di Malaysia film yang dibintangi Titi Kamal dan Ali Syakieb ini telah membukukan pendapat 1,8 juta ringgit dalam 4 hari penayangan pertamanya. Sampai saat ini, film MAKMUM masih diputar di bioskop. Dalam tempo 7 hari penayangannya, Makmum telah meraup 2 juta Ringgit Malaysia dan hingga saat ini masih diputar. Pendapatan itu naik signifikan pada 11 hari penayangannya, menjadi 5,8 juta ringgit Malaysia.

MAKMUM merupakan adaptasi dari film pendek berjudul sama yang sudah populer di Youtube. Film pendek ini juga memperoleh banyak penghargaan di berbagai negara. “Memang alasan pertama mengadaptasi film pendek ini saya melihat sisi kepopuleran film pendeknya. Bukan cuma karena banyak yang menonton tapi karena film ini memiliki kualitas yang terbukti dari banyaknya penghargaan festival film yang diperoleh,” ujar Dheeraj Kalwani, sang produser film.

2. Diperlukan Kehati-hatian

Namun, untuk membuat film layar lebar pengembangan cerita sangat diperlukan kehati-hatian. Oleh sebab itu, selain meminta penulis asli film pendeknya untuk menulis skenario, Dheeraj juga menggandeng Alim Sudio untuk memperkuat skenario. “Skenario itu pondasi paling penting. Kalau membangun rumah tanpa pondasi kuat, pasti akan roboh. Itu sebabnya saya perhatikan benar skenario benar-benar siap sebelum lanjut ke syuting,” katanya.

Faktor-faktor lain seperti sutradara, editing gambar dan suara, juga diperhatikan dengan detail. Sebagai Produser, Dheeraj terlibat di semua proses tersebut. “Film adalah hasil kerjasama banyak pihak. Saya rasa ini kunci suksesnya,” ujarnya.

(kpl/dan/CDP)

Reporter: Dadan Deva


REKOMENDASI
TRENDING