Tuai Caci Maki Karena Tutup Jalan Bikin Macet, Sutradara '22 MENIT' Minta Maaf

Senin, 16 Juli 2018 17:52 Penulis: Ferry Sanjaya
Tuai Caci Maki Karena Tutup Jalan Bikin Macet, Sutradara '22 MENIT' Minta Maaf 22 MENIT © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sekitar bulan April lalu sutradara Eugene Panji melakukan pengambilan gambar film 22 MENIT. Drama aksi ini terinspirasi tragedi Bom Thamrin yang terjadi pada 14 Januari 2016 silam.

Meski hanya terinspirasi, Eugene memakai lokasi asli yakni Pos Polisi kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Selama empat kali Sabtu dan Minggu, jalan area Thamrin terpaksa dibuka-tutup oleh pihak kepolisian demi kelancaran pengambilan gambar.

Langkah ini rupanya mendapat protes keras dari warganet lantaran mereka harus terjebak macet. Meski kejadian sudah lama berlalu, jelang perilisan film tersebut Eugene melakukan permintaan maaf apabila syuting 22 MENIT sempat mengganggu kenyamanan berkendara.

Ario Bayu © Kapanlagi/Muhammad Akrom SukaryaArio Bayu © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

"Ini film inspired by true events, bukan based on true story, tapi kita tetap merekonstruksi kejadian nyata. Karena sulit memindah lokasi Thamrin yang bentuk gedungnya tidak pernah berubah, akhirnya tim produksi terpaksa memakai tempat asli. Untuk itu kami minta maaf sempat membuat macet," kata Eugene ditemui dalam jumpa pers di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Senin (16/7/2018).

Uniknya ada satu set yang terpaksa dibangun sendiri oleh tim produksi yakni set kedai kopi. Pemilik tempat rupanya tidak memperbolehkan pengambilan gambar di sana dengan alasan traumatis akan kejadian tersebut.

22 MENIT yang bakal rilis 19 Juli 2018 dibintangi oleh Ario Bayu, Ardina Rasti, Ence Bagus dan Mathias Mucus. Menyorot lima karakter dengan masalah masing-masing yang berkelindan tatkala sebuah bom meledak.

(kpl/abs/frs)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING