FILM INDONESIA

Tulis Narasi untuk Dubbing 'DARAH DAGING', Karina Suwandi Tak Mampu Tahan Tangis

Kamis, 28 November 2019 06:15 Penulis: Rahmi Safitri

Karina Suwandi © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Karina Suwandi ikut ambil bagian dalam film yang menjadi debut sutradara Sarjono Sutrisno, berjudul DARAH DAGING. Film besutan rumah produksi Skylar Picture ini merilis trailer keduanya.

Dalam trailer kedua tersebut menampilkan sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya yakni ada cuplikan Voice Over (VO). Narasi dari VO tersebut ditulis sendiri oleh perempuan berusia 45 tahun tersebut. Bagi Karina hal tersebut mebuatnya tersentuh.

"Sebenernya udah nangis pada saat itu, karena apa yang dialami oleh mereka (karakter film) saya tulis. Saya bilang sama Pak Sar, 'Pak, mau tulis tangan deh', jadi kayak bentuk surat seolah-olah saya mengirimkan surat kepada anak-anak saya," Kata Karina saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

"Akhirnya saya bikin satu surat, saat saya mengisi VO jadinya lebih dari saya sendiri rasanya. Saya kumpulkan rasanya itu, ya mudah-mudahan pas kena rasanya nanti kalo udah jadi filmnya," sambungnya.

1. Suka Karakter yang Diperankan

Tak hanya itu, ibu satu anak ini juga mengungkapkan bawah karakter dalam sosok Ibu Nurmala dalam film ini memiliki kecocokan pada dirinya. Bahkan ia mengaku sangat menyukai karakter Ibu Nurmala dalam film tersebut.

"Justru kalau Ibu Nurmala ini ada satu kesamaan karakter dia dengan saya. Ada personal in action dia dengan saya, sama ada human experience saya yang sama dengan dia tapi saya belum cerita,” ujarnya.

2. Suka Nulis

Selain itu, salah satu pemain film KETIKA IBLIS MENJEMPUT ini mengaku bahwa dirinya memang telah memiliki hobi menulis sejak lama. Namun, hobi itu semakin berkurang semenjak ia melahirkan seorang anak 10 tahun yang lalu.

Film DARAH DAGING sendiri rencananya akan tayang pada 5 Desember 2019 mendatang. Film ini juga dibintangi oleh Ario Bayu, Donny Alamsyah, Tanta GintingEstelle Linden, Rangga Nattra, dan Arnold Leonard.

(kpl/irf/pit)

Reporter: Irfan Kafril


REKOMENDASI
TRENDING