15 Drama Korea yang Diam-Diam Menyisipkan Kritik Sosial Tajam, Wajib Masuk Watchlist!
Drama Korea TAXI DRIVER 3 (credit: Mydramalist)
Kapanlagi.com - KLovers, pernah nggak sih kalian nonton Drama Korea dan merasa ceritanya "relate" banget sama kehidupan nyata? Di balik visual para aktornya yang memanjakan mata dan alur romansa yang bikin baper, ternyata banyak banget drakor yang diam-diam menyelipkan kritik sosial yang super tajam. Industri hiburan Korea Selatan memang dikenal cerdas dalam mengemas isu-isu berat menjadi tontonan komersial yang bikin kita betah binge-watching berjam-jam tanpa sadar sedang diedukasi.
Mulai dari isu ketimpangan ekonomi yang bikin mengelus dada, obsesi gila-gilaan pada pendidikan anak, hingga kelamnya sistem hukum dan perundungan di sekolah, semuanya dikupas habis-habisan! Hebatnya lagi, pesan-pesan moral ini disuguhkan tanpa terkesan menggurui. Penonton justru diajak berpikir dan melihat realita pahit dari sudut pandang para karakternya yang penuh dengan perjuangan hidup dan intrik memilukan.
Bagi kalian yang mulai bosan dengan cerita cinta yang itu-itu saja, deretan drakor ini bisa jadi angin segar sekaligus bahan renungan. Yuk, bedah satu per satu rekomendasi 15 Drama Korea dengan kritik sosial terbaik yang dibagi dalam beberapa kategori ini. Siap-siap dibuat tercengang dengan realita Korea Selatan yang jarang tersorot kamera!
Advertisement
1. Obsesi Pendidikan & Ambisi Kelas Atas
1. SKY Castle (2019)
SKY Castle berpusat pada kehidupan empat keluarga super kaya yang tinggal di perumahan mewah bernama SKY Castle. Para istri di lingkungan ini memiliki ambisi yang sangat mengerikan: memastikan suami mereka sukses dan memaksa anak-anak mereka diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Seoul (SNU). Mereka rela menghalalkan segala cara, termasuk menyewa tutor misterius dengan metode ekstrem yang mematikan, demi mempertahankan status sosial dan gengsi keluarga.
Drama ini dibintangi oleh deretan artis senior seperti Yum Jung-ah, Lee Tae-ran, Yoon Se-ah, Oh Na-ra, dan Kim Seo-hyung. Diproduksi oleh HB Entertainment, serial ini mengudara di JTBC pada 23 November 2018 hingga 1 Februari 2019 dengan total 20 episode. Sutradara Jo Hyun-tak sukses meramu naskah dari Yoo Hyun-mi menjadi sebuah fenomena televisi yang luar biasa.
Kenapa harus ditonton: Kamu wajib nonton karena drama ini berhasil mencetak rekor rating tertinggi dalam sejarah TV kabel pada masanya. Fun fact, saking populernya "SKY Castle", frasa ini sempat menjadi sindiran nasional di Korea untuk mengkritik sistem pendidikan mereka yang terlalu menekan mental remaja.
2. The Penthouse: War in Life (2020)
Bersetting di Hera Palace, sebuah apartemen penthouse mewah yang dihuni kalangan atas, drama ini menyoroti tiga wanita yang rela mengorbankan moralitas demi kekuasaan dan pendidikan anak mereka di sekolah seni ternama. Mulai dari kasus pembunuhan misterius hingga perselingkuhan dan kecurangan nilai, kehidupan sempurna mereka ternyata dibangun di atas darah dan penderitaan orang lain.
Dibintangi oleh Lee Ji-ah, Kim So-yeon, dan Eugene, drama makjang sensasional ini tayang perdana di SBS pada 26 Oktober 2020 dan berlanjut hingga tiga musim yang berakhir pada September 2021. Diproduksi oleh Chorokbaem Media, drama ini ditulis oleh Kim Soon-ok yang dikenal sebagai "ratu drama makjang" dengan plot twist yang tak ada habisnya.
Kenapa harus ditonton: Drama ini adalah definisi guilty pleasure yang sebenarnya! Alurnya yang cepat dan penuh kejutan sukses mengaduk emosi penonton. Kritik sosial tentang bagaimana "uang bisa membeli keadilan dan menutupi kejahatan" divisualisasikan dengan sangat dramatis dan brutal.
3. Green Mothers' Club (2022)
Drama ini menceritakan lima orang ibu yang bertemu di komunitas sekolah dasar elit. Di balik senyum ramah mereka saat menjemput anak, tersimpan persaingan sengit, rasa iri, dan rahasia masa lalu yang kelam. Mereka beradu strategi untuk memasukkan anak mereka ke bimbingan belajar terbaik, seringkali mengabaikan kebahagiaan sejati sang anak demi gengsi di mata ibu-ibu lainnya.
Tayang di JTBC dan Netflix dari 6 April hingga 26 Mei 2022, drama ini dibintangi oleh Lee Yo-won, Choo Ja-hyun, Kim Gyu-ri, Jang Hye-jin, dan Joo Min-kyung. Diproduksi oleh JTBC Studios dan Megaphone, drama 16 episode ini menghadirkan realita parenting masa kini yang sangat relatable.
Kenapa harus ditonton: Berbeda dengan SKY Castle yang menyorot SMA, drama ini menunjukkan bahwa tekanan pendidikan di Korea sudah dimulai sejak anak masih SD. Menonton ini akan membuatmu sadar tentang bahaya ambisi orang tua yang diproyeksikan secara paksa kepada anak.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
2. Ketimpangan Sosial & Kemiskinan Ekstrem
4. Squid Game (2021)
Cerita mengikuti Seong Gi-hun, seorang pria pengangguran yang terjerat utang besar. Ia dan 455 orang lainnya yang juga putus asa secara finansial menerima undangan misterius untuk mengikuti turnamen permainan tradisional anak-anak Korea. Namun, mereka segera menyadari bahwa kekalahan berarti kematian, dan hanya ada satu orang yang bisa membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 45,6 miliar won, sementara sisanya harus mati.
Drama fenomenal ini dibintangi oleh Lee Jung-jae, Park Hae-soo, Wi Ha-joon, hingga Jung Ho-yeon. Merupakan produksi original Netflix dari Siren Pictures, disutradarai dan ditulis oleh Hwang Dong-hyuk. Squid Game dirilis secara global pada 17 September 2021 dan langsung memecahkan rekor tontonan di seluruh dunia.
Kenapa harus ditonton: Squid Game adalah metafora brilian tentang kerasnya kapitalisme modern, di mana nyawa orang miskin dianggap sekadar hiburan bagi para VIP super kaya. Fun fact, naskah ini sempat ditolak oleh berbagai studio selama 10 tahun karena dianggap terlalu kejam sebelum akhirnya diangkat oleh Netflix!
5. Little Women (2022)
Tiga saudari Oh—In-joo, In-kyung, dan In-hye—tumbuh dalam kemiskinan yang mencekik. Hidup mereka berubah drastis ketika sang kakak tertua menemukan uang tunai 70 miliar won yang disembunyikan oleh rekannya yang tewas bunuh diri. Uang ini ternyata menyeret mereka ke dalam pusaran konspirasi politik dan keluarga terkaya di Korea Selatan yang tak segan membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka.
Dibintangi oleh Kim Go-eun, Nam Ji-hyun, dan Park Ji-hu, serial ini mengudara di tvN dan Netflix pada 3 September hingga 9 Oktober 2022. Diproduksi oleh Studio Dragon, drama ini digarap oleh sutradara top Kim Hee-won dengan penulis naskah Jung Seo-kyung (penulis setia film-film Park Chan-wook).
Kenapa harus ditonton: Sinematografinya luar biasa indah dengan jalan cerita yang sangat unpredictable. Kritik tentang bagaimana kemiskinan bisa merusak moral seseorang dan bagaimana orang kaya menggunakan uang untuk mempermainkan hidup orang miskin tergambar dengan sangat puitis dan mencekam.
6. My Mister (2018)
Lee Ji-an adalah seorang gadis 21 tahun yang hidupnya hancur; ia harus merawat neneknya yang tuli dan sakit-sakitan sambil menanggung utang besar dari lintah darat. Ia bertemu dengan Park Dong-hoon, seorang manajer paruh baya yang hidupnya juga terasa hampa meski terlihat mapan. Lewat serangkaian kejadian, keduanya menjalin hubungan murni yang saling menyembuhkan dan membantu mereka menghadapi beban hidup yang luar biasa berat.
Drama masterpiece ini dibintangi oleh Lee Sun-kyun dan IU (Lee Ji-eun). Tayang di tvN dari 21 Maret hingga 17 Mei 2018 dengan 16 episode, drama ini diproduksi oleh Chorokbaem Media. Naskahnya ditulis oleh Park Hae-young, seorang jenius yang ahli mengangkat kegetiran hidup kelas pekerja keras di Korea.
Kenapa harus ditonton: Drama ini sangat lambat, namun menghangatkan hati secara mendalam. Kritik sosialnya berfokus pada betapa melelahkannya menjadi orang dewasa di tengah sistem kerja korporat yang korup dan dingin. Ini adalah drama healing terbaik yang akan membuatmu menangis terisak namun merasa lega di akhir cerita.
3. Sisi Gelap Sistem Pendidikan & Perundungan
7. The Glory (2022-2023)
Moon Dong-eun harus mengubur mimpinya menjadi arsitek setelah putus sekolah akibat penyiksaan dan perundungan luar biasa parah oleh teman-teman sekelasnya. Belasan tahun kemudian, para pelaku kini hidup bahagia, sementara Dong-eun secara diam-diam menjadi wali kelas di sekolah dasar tempat anak dari pelaku utama perundungan tersebut bersekolah. Dari sinilah, aksi balas dendam yang dingin dan sistematis dimulai.
Dibintangi oleh Song Hye-kyo, Lim Ji-yeon, dan Lee Do-hyun, serial orisinal Netflix ini tayang dalam dua bagian (Desember 2022 dan Maret 2023). Diproduksi oleh Hwa&Dam Pictures, drama ini ditulis oleh Kim Eun-sook, penulis legendaris yang sukses merombak citra romantisnya dengan cerita thriller balas dendam ini.
Kenapa harus ditonton: Mengangkat kejadian nyata (kasus catok rambut tahun 2006 di Korea), drama ini membongkar bagaimana hukum justru melindungi anak orang kaya yang mem-bully, sementara korban dari keluarga miskin tidak mendapat keadilan. Akting Song Hye-kyo di sini benar-benar keluar dari zona nyamannya!
8. Weak Hero Class 1 (2022)
Yeon Shi-eun adalah siswa dengan nilai tertinggi di sekolahnya namun memiliki fisik yang sangat rapuh. Saat para perundung mulai mengganggunya, alih-alih pasrah, Shi-eun menggunakan pengetahuan fisikanya, psikologi, dan barang-barang di sekitarnya untuk melawan balik dengan brutal. Bersama dua teman barunya, ia berusaha bertahan di tengah hutan rimba sekolah yang dipenuhi geng preman dan kekerasan.
Dibintangi oleh Park Ji-hoon, Choi Hyun-wook, dan Hong Kyung, drama ini diadaptasi dari webtoon populer. Diproduksi oleh Playlist Studio dan tayang di Wavve dengan 8 episode pada 18 November 2022. Serial ini sukses besar berkat koreografi aksi yang realistis dan naskah yang padat.
Kenapa harus ditonton: Drama ini mematahkan klise bahwa kutu buku selalu menjadi korban tak berdaya. Selain itu, kritiknya menampar keras pihak sekolah dan aparat kepolisian yang kerap menutup mata terhadap kekerasan remaja demi menjaga reputasi institusi.
9. Extracurricular (2020)
Oh Ji-soo terlihat seperti siswa pendiam dan cerdas yang tak pernah berbuat masalah. Namun di balik itu, ia adalah otak dari sebuah bisnis keamanan untuk sindikat prostitusi ilegal demi membiayai kuliahnya. Hidup gandanya mulai berantakan ketika teman sekelasnya, Bae Gyu-ri, mengetahui rahasianya dan memaksanya untuk menjalin kerjasama bisnis yang jauh lebih berbahaya.
Drama ini menampilkan Kim Dong-hee, Park Ju-hyun, Jung Da-bin, dan Nam Yoon-su. Sebagai Netflix Original yang dirilis pada 29 April 2020, drama produksi Studio 329 ini berani mengambil rating dewasa murni karena temanya yang gelap dan penuh kekerasan remaja.
Kenapa harus ditonton: Ini bukan drama remaja biasa. Extracurricular mengkritik keras fenomena runaway teens dan bagaimana sistem sosial gagal melindungi anak-anak, sehingga mendorong mereka masuk ke dalam jurang kriminalitas demi bisa bertahan hidup mandiri.
4. Bobroknya Sistem Hukum & Keadilan
10. Juvenile Justice (2022)
Sim Eun-seok adalah seorang hakim elit yang memiliki kebencian mendalam terhadap pelaku kejahatan remaja. Ia ditugaskan di pengadilan remaja distrik Yeonhwa dan dihadapkan pada berbagai kasus kriminal brutal yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Drama ini menyoroti bagaimana Eun-seok menyeimbangkan hukum yang ada dengan hukuman yang setimpal, meskipun Undang-Undang Perlindungan Anak seringkali membebaskan pelaku pembunuhan keji hanya karena usia mereka.
Drama ini menampilkan akting brilian Kim Hye-soo didampingi oleh Kim Mu-yeol, Lee Sung-min, dan Lee Jung-eun. Tayang di Netflix pada 25 Februari 2022 dengan 10 episode, serial produksi Gill Pictures ini disutradarai oleh Hong Jong-chan.
Kenapa harus ditonton: Hukum pidana remaja di dunia nyata seringkali menuai kontroversi, tak terkecuali di Korea. Drama ini melempar pertanyaan moral yang berat: apakah anak di bawah umur yang membunuh secara sadis berhak mendapatkan rehabilitasi alih-alih hukuman penjara seumur hidup? Penonton akan dibuat merinding dengan kasus-kasus yang diangkat dari kisah nyata.
11. Taxi Driver (2021 dan 2023)
Kim Do-gi, mantan perwira pasukan khusus yang ibunya dibunuh oleh pembunuh berantai, kini bekerja sebagai sopir taksi mewah untuk Rainbow Taxi Company. Ini bukan taksi biasa; mereka menawarkan jasa "balas dendam" bagi para klien korban kejahatan yang tidak mendapatkan keadilan dari polisi atau sistem hukum yang korup. Mulai dari kasus perbudakan pekerja disabilitas hingga pelecehan, tim ini menyelesaikannya dengan cara vigilante.
Dibintangi oleh Lee Je-hoon, Esom (musim 1), Kim Eui-sung, dan Pyo Ye-jin. Diproduksi oleh Studio S (SBS) dan tayang dalam dua musim (2021 dan 2023), drama ini meraih rating luar biasa tinggi setiap minggunya karena menyajikan aksi penyelesaian yang satisfying.
Kenapa harus ditonton: Setiap kasus di drama ini diangkat dari kejahatan nyata yang pernah menggemparkan Korea Selatan, di mana pelakunya di dunia nyata mendapat hukuman yang sangat ringan. Nonton drama ini rasanya seperti meluapkan amarah dan frustrasi yang terpendam terhadap hukum yang gagal!
12. Law School (2021)
Kehidupan di Fakultas Hukum Universitas Nasional Hankuk yang prestisius mendadak geger ketika mantan kepala jaksa yang menjadi profesor di sana ditemukan tewas terbunuh di dalam ruangannya. Seorang profesor hukum pidana yang tegas (Yang Jong-hoon) serta para mahasiswanya yang cerdas namun penuh rahasia, kini harus mencari pelaku sebenarnya sambil mengaplikasikan teori hukum yang mereka pelajari di kelas untuk membela diri mereka sendiri di pengadilan.
Drama ini dibintangi oleh Kim Myung-min, Kim Bum, Ryu Hye-young, dan Lee Jung-eun. Diproduksi oleh JTBC Studios dan ditayangkan mulai 14 April hingga 9 Juni 2021 (16 episode), serial ini ditulis oleh Seo In dan disutradarai oleh Kim Seok-yoon.
Kenapa harus ditonton: Drama ini sangat detail mengupas celah hukum pidana. Kritiknya fokus pada bagaimana hukum bisa dipelintir oleh orang pintar, dan bagaimana media seringkali melakukan trial by press (menghakimi sebelum pengadilan). Wajib ditonton buat kamu yang suka dialog hukum yang cerdas!
5. Realita Pahit Dunia Kerja & Wajib Militer
13. D.P. (Deserter Pursuit) (2023)
An Jun-ho, seorang pemuda pendiam, menjalani wajib militernya dan ditugaskan dalam unit D.P. (Deserter Pursuit) bersama seniornya, Han Ho-yul. Tugas mereka adalah melacak dan menangkap para tentara yang melakukan desersi (kabur dari wajib militer). Namun, semakin banyak mereka menangkap buronan, semakin Jun-ho menyadari bahwa para tentara yang kabur ini sebenarnya adalah korban perundungan, kekerasan fisik, dan pelecehan brutal dari senior mereka di dalam barak.
Dibintangi oleh Jung Hae-in, Koo Kyo-hwan, Kim Sung-kyun, dan Son Suk-ku. Serial orisinal Netflix ini diadaptasi dari webtoon terkenal dan diproduksi oleh Climax Studio. Tayang dalam dua musim (2021 dan 2023), drama ini disutradarai oleh Han Jun-hee.
Kenapa harus ditonton: D.P. menuai reaksi masif di Korea karena berani menelanjangi budaya senioritas dan perundungan yang mengakar di kamp wajib militer. Fun fact, penayangan musim pertamanya dilaporkan memicu perdebatan di tingkat kementerian pertahanan Korsel terkait reformasi barak militer!
14. Misaeng: Incomplete Life (2014)
Jang Geu-rae, seorang mantan pemain baduk (Go) profesional yang gagal, harus masuk ke dunia kerja kantoran yang keras bermodalkan ijazah ujian kesetaraan SMA. Diterima magang di perusahaan perdagangan besar berkat koneksi, ia harus menghadapi diskriminasi, cibiran rekan kerja, dan politik kantor yang kejam. Dengan mengaplikasikan strategi permainan baduk, Geu-rae berjuang agar bisa diangkat menjadi karyawan tetap.
Drama ini bertabur bintang seperti Im Si-wan, Lee Sung-min, Kang So-ra, dan Kang Ha-neul. Diadaptasi dari webtoon legendaris karya Yoon Tae-ho, drama ini ditayangkan di tvN pada akhir tahun 2014 dengan total 20 episode dan diproduksi oleh Number 3 Pictures.
Kenapa harus ditonton: Misaeng disebut sebagai "buku sucinya pegawai kantoran" di Korea. Tidak ada romansa menye-menye atau intrik konglomerat berebut harta; hanya realita murni tentang eksploitasi pekerja kontrak, seksisme di tempat kerja, dan budaya lembur gila-gilaan yang sangat relatable bagi para budak korporat.
15. Black Dog: Being A Teacher (2020)
Go Ha-neul baru saja mewujudkan impiannya menjadi guru dengan diterima mengajar di sebuah SMA swasta. Namun kebahagiaannya sirna ketika ia menyadari statusnya hanyalah guru kontrak jangka pendek. Di dalam ruang guru, ia harus menghadapi diskriminasi dari guru tetap, persaingan berdarah dingin demi posisi permanen, serta beban moral untuk tetap memberikan pengajaran terbaik bagi murid-muridnya yang sedang bersiap menghadapi ujian masuk universitas.
Dibintangi oleh Seo Hyun-jin, Ra Mi-ran, dan Ha Jun, drama ini diproduksi oleh Studio Dragon dan tayang di tvN mulai 16 Desember 2019 hingga 4 Februari 2020. Sutradara Hwang Joon-hyuk mengemas drama 16 episode ini dengan sangat realistis bagai film dokumenter.
Kenapa harus ditonton: Seringkali kita hanya melihat isu pendidikan dari sudut pandang siswa. Black Dog membongkar "dapur" sekolah dari sisi tenaga pendidik. Drama ini mengkritik tajam sistem guru kontrak di Korea Selatan yang seringkali dimanfaatkan dan dibuang begitu saja oleh yayasan sekolah.
6. Pertanyaan Seputar Drama Korea dengan Kritik Sosial
1. Kenapa banyak Drama Korea sekarang yang berani menyindir pemerintah atau sistem sosial mereka sendiri?
Korea Selatan saat ini memiliki kebebasan berekspresi yang sangat kuat setelah melewati masa kelam kediktatoran di masa lalu. Penonton lokal juga semakin cerdas dan menuntut cerita yang realistis (hyper-realism) dibandingkan sekadar romansa fiktif. Sindiran ini menjadi katarsis (penyaluran emosi) bagi masyarakat yang lelah dengan realita sehari-hari.
2. Apakah cerita dalam drama The Glory atau D.P. benar-benar terjadi di dunia nyata?
Ya! Meski difiksikan, premis utama mereka diangkat dari fakta. The Glory mengambil referensi dari kasus bullying mengerikan di Cheongju tahun 2006. Sementara D.P. ditulis oleh mantan tentara yang memang bertugas di unit tersebut dan menyaksikan sendiri parahnya bullying di barak militer.
3. Drama dengan kritik sosial seperti ini apa tidak di-banned di Korea Selatan?
Umumnya tidak. Namun, beberapa institusi mungkin memberikan protes resmi (seperti Kementerian Pertahanan saat D.P. tayang). Selama tidak melanggar undang-undang penyiaran, drama tersebut bebas tayang. Bahkan, drama yang mengangkat isu sosial justru sering kali memenangkan penghargaan bergengsi seperti Baeksang Arts Awards.
4. Selain genre thriller atau hukum, adakah drama bergenre komedi romantis yang juga punya kritik sosial?
Ada! Drama seperti Fight for My Way atau Because This Is My First Life dibalut dengan komedi romantis, tapi secara cerdas mengkritik mahalnya harga properti di Seoul yang membuat anak muda pesimis untuk menikah (sampo generation) dan kerasnya budaya kerja bagi fresh graduate.
5. Dari 15 drama di atas, mana yang paling cocok ditonton untuk pemula yang tidak suka adegan terlalu dark atau berdarah?
Untuk pemula yang ingin drama healing tanpa kekerasan fisik, Misaeng: Incomplete Life dan My Mister adalah pilihan terbaik. Walaupun temanya berat tentang kehidupan kantoran, eksekusinya sangat menghangatkan hati dan memberikan pelajaran hidup yang luar biasa bermakna.
(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)
(kpl/rao)
Advertisement
