8 Film yang Diadaptasi Berkali-kali, Kisah Legendaris dalam Beragam Versi
Film Adaptasi (imdb)
Kapanlagi.com - Dunia perfilman memiliki banyak kisah legendaris hasil adaptasi karya sastra, cerita klasik, hingga tokoh ikonik. Popularitas cerita tertentu membuatnya terus diangkat ke layar lebar dalam berbagai periode. Fenomena film yang diadaptasi berkali-kali memperlihatkan bagaimana sebuah cerita mampu bertahan melampaui perubahan zaman, selera penonton, teknologi produksi, maupun gaya penyutradaraan.
Setiap versi biasanya membawa pendekatan berbeda, meski mengambil sumber cerita serupa. Sutradara dapat menghadirkan sudut pandang baru, karakter lebih kompleks, visual lebih modern, atau suasana lebih sesuai bagi generasi penonton tertentu. Hal tersebut membuat film yang diadaptasi berkali-kali tetap menarik untuk dibandingkan, terutama saat melihat perubahan karakter, alur, latar, hingga pesan utama dari satu versi ke versi lainnya.
Beberapa judul bahkan telah hadir dalam berbagai dekade melalui produksi Hollywood, film independen, maupun serial televisi. Dracula, Frankenstein, King Kong, Little Women, Pride and Prejudice, hingga A Star Is Born menjadi contoh cerita populer memiliki banyak interpretasi. Perbedaan pemeran, teknologi sinema, gaya visual, dan pendekatan cerita memberikan pengalaman tersendiri pada setiap adaptasi.
Advertisement
1. DRACULA (Bram Stoker, 1897)
Nosferatu (1922, Jerman)
- Sutradara: F.W. Murnau
- Pemain: Max Schreck sebagai Count Orlok
- Sinopsis: Adaptasi tidak resmi dengan nama-nama tokoh yang diubah karena masalah hak cipta. Agen properti Thomas Hutter pergi ke Transylvania untuk urusan bisnis dengan Count Orlok, yang ternyata merupakan vampir mengerikan. Orlok kemudian pindah ke kota tempat Hutter tinggal dan membawa wabah serta teror. Istri Hutter, Ellen, akhirnya mengorbankan diri untuk mengalahkannya.
Dracula (1931, Universal)
- Sutradara: Tod Browning
- Pemain: Bela Lugosi sebagai Dracula, Helen Chandler sebagai Mina, David Manners sebagai Jonathan Harker
- Sinopsis: Versi paling ikonik yang menjadi cetakan citra Dracula klasik, lengkap dengan jubah hitam dan aksen misterius. Jonathan Harker mengunjungi kastil Dracula di Transylvania. Count kemudian pindah ke Inggris dan mulai memangsa Mina serta Lucy. Dr. Van Helsing akhirnya memimpin perburuan untuk menghentikannya.
Bram Stoker's Dracula (1992)
- Sutradara: Francis Ford Coppola
- Pemain: Gary Oldman sebagai Dracula, Winona Ryder sebagai Mina, Keanu Reeves sebagai Jonathan Harker, Anthony Hopkins sebagai Van Helsing
- Sinopsis: Versi yang paling setia pada novel aslinya, tetapi diberi sentuhan roman tragis. Dracula digambarkan sebagai pangeran yang dikutuk setelah kehilangan cintanya berabad-abad sebelumnya dan melihat Mina sebagai reinkarnasi kekasihnya. Visualnya sangat gothic dan dramatis serta memenangkan tiga Oscar untuk aspek teknis.
Nosferatu (2024)
- Sutradara: Robert Eggers
- Pemain: Bill Skarsgård sebagai Count Orlok, Lily-Rose Depp sebagai Ellen, Nicholas Hoult sebagai Thomas Hutter
- Sinopsis: Remake atmosferik dari versi 1922 yang memberikan penekanan lebih gelap dan erotis mengerikan pada obsesi Orlok terhadap Ellen. Film ini dipuji karena sinematografi dan desain produksinya yang sangat detail secara historis.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
2. KING KONG
King Kong (1933)
- Sutradara: Merian C. Cooper, Ernest B. Schoedsack
- Pemain: Fay Wray sebagai Ann Darrow, Robert Armstrong sebagai Carl Denham, Bruce Cabot sebagai Jack Driscoll
- Sinopsis: Kru film menemukan Pulau Tengkorak yang dihuni gorila raksasa bernama Kong. Kong jatuh cinta pada Ann Darrow, kemudian ditangkap dan dibawa ke New York sebagai atraksi. Kong mengamuk dan memanjat Empire State Building sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh pesawat tempur.
King Kong (1976)
- Sutradara: John Guillermin
- Pemain: Jeff Bridges, Jessica Lange, Charles Grodin
- Sinopsis: Versi modernisasi dengan latar perusahaan minyak, bukan kru film. Kong dibawa ke New York dan naik ke puncak World Trade Center, bukan Empire State Building, dalam adegan klimaksnya.
King Kong (2005)
- Sutradara: Peter Jackson
- Pemain: Naomi Watts sebagai Ann Darrow, Jack Black sebagai Carl Denham, Adrien Brody sebagai Jack Driscoll
- Sinopsis: Remake megah yang setia pada cerita asli tahun 1933 dengan efek visual modern dan durasi lebih panjang sekitar tiga jam. Film ini memperdalam hubungan emosional antara Kong dan Ann.
Kong: Skull Island (2017)
- Sutradara: Jordan Vogt-Roberts
- Pemain: Tom Hiddleston, Brie Larson, Samuel L. Jackson
- Sinopsis: Berlatar tahun 1973, tim ekspedisi menjelajahi Pulau Tengkorak yang belum terpetakan dan bertemu Kong beserta monster-monster lain. Film ini membuka jalan bagi crossover dengan Godzilla dalam film-film berikutnya seperti Godzilla vs. Kong.
3. A STAR IS BORN
A Star Is Born (1937)
- Sutradara: William A. Wellman
- Pemain: Janet Gaynor, Fredric March
- Sinopsis: Versi orisinal non-musikal. Gadis dari desa bernama Esther Blodgett datang ke Hollywood untuk menjadi bintang film. Ia dibantu aktor terkenal Norman Maine yang kemudian jatuh cinta kepadanya. Karier Norman menurun ketika bintang Esther semakin bersinar hingga kisah tersebut berujung pada tragedi.
A Star Is Born (1954)
- Sutradara: George Cukor
- Pemain: Judy Garland, James Mason
- Sinopsis: Versi musikal pertama. Esther, yang kemudian menggunakan nama panggung Vicki Lester, merupakan penyanyi berbakat yang ditemukan oleh aktor Norman Maine. Sama seperti versi asli, kisah cinta mereka diwarnai kontras antara karier Esther yang melejit dan kemunduran Norman akibat alkoholisme.
A Star Is Born (1976)
- Sutradara: Frank Pierson
- Pemain: Barbra Streisand, Kris Kristofferson
- Sinopsis: Latar cerita dipindahkan ke industri musik rock. Esther Hoffman adalah penyanyi pendatang baru yang dibantu oleh bintang rock John Norman Howard. Karier Esther semakin berkembang, sementara John perlahan tenggelam dalam kecanduan.
A Star Is Born (2018)
- Sutradara: Bradley Cooper
- Pemain: Lady Gaga sebagai Ally, Bradley Cooper sebagai Jackson Maine
- Sinopsis: Musisi country-rock Jackson Maine menemukan Ally, penyanyi berbakat yang bekerja sebagai pelayan, lalu membantunya meraih ketenaran. Perjuangan Jackson melawan kecanduan alkohol dan tinnitus membuat hubungan mereka mengalami berbagai ujian hingga berujung pada akhir yang menyayat hati. Film ini meraih Oscar untuk lagu Shallow.
4. FRANKENSTEIN (Mary Shelley, 1818)
Frankenstein (1931, Universal)
- Sutradara: James Whale
- Pemain: Boris Karloff sebagai Monster, Colin Clive sebagai Dr. Henry Frankenstein
- Sinopsis: Dr. Frankenstein menciptakan makhluk hidup dari bagian-bagian mayat manusia melalui eksperimen ilmiah. Makhluk tersebut awalnya polos, tetapi disalahpahami dan diperlakukan kasar hingga berubah menjadi agresif dan memicu tragedi bagi penciptanya. Versi ini melahirkan citra ikonik monster berkepala kotak yang kemudian menjadi standar budaya pop.
Mary Shelley's Frankenstein (1994)
- Sutradara: Kenneth Branagh
- Pemain: Robert De Niro sebagai Monster, Kenneth Branagh sebagai Victor Frankenstein, Helena Bonham Carter sebagai Elizabeth
- Sinopsis: Versi yang lebih setia pada novel asli dengan penekanan pada sisi tragis dan emosional makhluk ciptaan yang haus akan penerimaan serta kasih sayang. Film ini juga menyoroti obsesi Victor Frankenstein terhadap ambisi ilmiahnya yang berujung pada petaka bagi orang-orang terdekatnya.
Poor Things (2023)
- Sutradara: Yorgos Lanthimos
- Pemain: Emma Stone sebagai Bella Baxter, Willem Dafoe sebagai Dr. Godwin Baxter, Mark Ruffalo
- Sinopsis: Bukan adaptasi langsung, tetapi terinspirasi kuat dari mitos Frankenstein. Seorang wanita muda bernama Bella Baxter dihidupkan kembali oleh ilmuwan eksentrik dengan otak bayinya sendiri ditanam di tubuhnya. Bella kemudian menjelajahi dunia dan menemukan jati dirinya melalui perjalanan liar dan penuh rasa ingin tahu. Film ini memenangkan empat Oscar, termasuk Aktris Terbaik.
5. PRIDE AND PREJUDICE (Jane Austen, 1813)
Pride and Prejudice (1940)
- Sutradara: Robert Z. Leonard
- Pemain: Greer Garson sebagai Elizabeth Bennet, Laurence Olivier sebagai Mr. Darcy
- Sinopsis: Versi klasik Hollywood yang cukup longgar dari novel asli, dengan nuansa lebih ringan dan komedik. Elizabeth Bennet, putri kedua keluarga Bennet, awalnya berprasangka buruk terhadap Mr. Darcy yang dianggap sombong. Seiring mereka saling mengenal lebih dalam, pandangan Elizabeth terhadap Darcy perlahan berubah.
Pride and Prejudice (1995, miniseri BBC)
- Sutradara: Simon Langton
- Pemain: Jennifer Ehle sebagai Elizabeth Bennet, Colin Firth sebagai Mr. Darcy
- Sinopsis: Dianggap sebagai salah satu adaptasi paling setia dan dicintai penggemar. Durasi panjang selama enam episode memungkinkan pengembangan karakter yang lebih mendalam. Adegan Darcy keluar dari danau menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah adaptasi karya Austen.
Pride and Prejudice (2005)
- Sutradara: Joe Wright
- Pemain: Keira Knightley sebagai Elizabeth Bennet, Matthew Macfadyen sebagai Mr. Darcy
- Sinopsis: Versi film dengan gaya sinematografi lebih puitis dan romantis yang dipadatkan menjadi durasi standar sekitar dua jam. Film ini menekankan sisi emosional serta keindahan pedesaan Inggris, sementara chemistry antara Keira Knightley dan Matthew Macfadyen mendapat banyak pujian.
6. LITTLE WOMEN (Louisa May Alcott, 1868)
Little Women (1933)
- Sutradara: George Cukor
- Pemain: Katharine Hepburn sebagai Jo March
- Sinopsis: Kisah empat bersaudari March, yaitu Meg, Jo, Beth, dan Amy, yang tumbuh dewasa di Massachusetts selama Perang Saudara Amerika. Cerita berfokus pada impian Jo untuk menjadi penulis dan ikatan keluarga yang erat di antara keempat saudari tersebut.
Little Women (1949)
- Sutradara: Mervyn LeRoy
- Pemain: June Allyson sebagai Jo, Elizabeth Taylor sebagai Amy, Margaret O'Brien sebagai Beth
- Sinopsis: Remake menggunakan teknologi warna Technicolor yang mengikuti alur cerita serupa. Film ini menggambarkan perjuangan dan kegembiraan keempat bersaudari March dalam menghadapi cinta, kehilangan, serta cita-cita masing-masing.
Little Women (1994)
- Sutradara: Gillian Armstrong
- Pemain: Winona Ryder sebagai Jo, Susan Sarandon sebagai Marmee, Christian Bale sebagai Laurie, Claire Danes sebagai Beth
- Sinopsis: Versi yang lebih menonjolkan semangat kemandirian perempuan, dengan Jo sebagai pusat cerita. Ia menolak norma sosial yang membatasi dirinya demi mengejar impiannya sebagai penulis.
Little Women (2019)
- Sutradara: Greta Gerwig
- Pemain: Saoirse Ronan sebagai Jo, Emma Watson sebagai Meg, Florence Pugh sebagai Amy, Eliza Scanlen sebagai Beth, Timothée Chalamet sebagai Laurie
- Sinopsis: Menggunakan struktur waktu non-linear yang berpindah antara masa kecil dan masa dewasa keempat bersaudari. Film ini memberikan penekanan baru pada karakter Amy yang lebih kompleks. Film tersebut mendapat banyak pujian dari kritikus dan meraih beberapa nominasi Oscar.
7. A CHRISTMAS CAROL (Charles Dickens, 1843)
A Christmas Carol (1951)
- Sutradara: Brian Desmond Hurst
- Pemain: Alastair Sim sebagai Ebenezer Scrooge
- Sinopsis: Dianggap sebagai salah satu versi klasik terbaik. Scrooge adalah seorang lintah darat kikir yang membenci Natal. Pada malam Natal, ia dikunjungi tiga hantu yang mewakili Masa Lalu, Masa Sekarang, dan Masa Depan. Ketiganya menunjukkan konsekuensi dari keegoisannya dan membuat Scrooge berubah menjadi pribadi yang penuh kasih.
Scrooged (1988)
- Sutradara: Richard Donner
- Pemain: Bill Murray
- Sinopsis: Adaptasi modern bergenre komedi. Bill Murray berperan sebagai eksekutif televisi sinis bernama Frank Cross yang dikunjungi hantu-hantu Natal dalam versi satir dan lucu dari kisah asli Dickens.
The Muppet Christmas Carol (1992)
- Sutradara: Brian Henson
- Pemain: Michael Caine sebagai Scrooge, bersama karakter-karakter Muppet seperti Kermit sebagai Bob Cratchit
- Sinopsis: Versi keluarga yang menggabungkan karakter Muppet dengan cerita asli Dickens secara cukup setia. Film ini diselingi lagu-lagu ceria khas Muppet, tetapi tetap mempertahankan pesan moral utama dari kisah aslinya.
8. ANNA KARENINA (Leo Tolstoy, 1877)
Anna Karenina (1935)
- Sutradara: Clarence Brown
- Pemain: Greta Garbo sebagai Anna Karenina, Fredric March sebagai Count Vronsky
- Sinopsis: Anna merupakan wanita bangsawan Rusia yang terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Ia kemudian jatuh cinta kepada perwira muda Count Vronsky. Hubungan tersebut membawa konsekuensi sosial yang menghancurkan kehidupan Anna.
Anna Karenina (1997)
- Sutradara: Bernard Rose
- Pemain: Sophie Marceau sebagai Anna Karenina, Sean Bean sebagai Count Vronsky
- Sinopsis: Versi yang difilmkan langsung di Rusia menggunakan latar autentik. Cerita menekankan sisi tragis dan gairah terlarang Anna yang secara perlahan membawa kehancuran dalam kehidupannya.
Anna Karenina (2012)
- Sutradara: Joe Wright
- Pemain: Keira Knightley sebagai Anna Karenina, Aaron Taylor-Johnson sebagai Count Vronsky, Jude Law sebagai Karenin
- Sinopsis: Menggunakan pendekatan visual unik. Sebagian besar cerita ditampilkan seolah berlangsung di atas panggung teater megah yang melambangkan kehidupan sosial Anna penuh sandiwara. Pendekatan tersebut dikontraskan dengan momen personal Anna yang terasa lebih intim dan nyata.
9. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Film yang Diadaptasi Berkali-kali
1. Apa yang dimaksud film yang diadaptasi berkali-kali?
Film yang diadaptasi berkali-kali merupakan cerita atau karya tertentu yang telah dibuat ulang ke dalam beberapa versi film pada periode berbeda. Sumbernya dapat berasal dari novel, drama panggung, legenda, maupun film terdahulu.
2. Mengapa sebuah cerita bisa diadaptasi menjadi film berkali-kali?
Cerita populer biasanya memiliki daya tarik kuat bagi penonton dari berbagai generasi. Selain itu, perkembangan teknologi, perubahan tren, serta munculnya sudut pandang baru membuat pembuat film tertarik menghadirkan interpretasi berbeda.
3. Apakah film remake sama dengan film adaptasi?
Tidak selalu. Remake biasanya membuat ulang film yang sudah pernah diproduksi, sedangkan adaptasi dapat mengambil sumber dari novel, drama, cerita rakyat, atau karya lain untuk diterjemahkan ke medium film.
4. Apa contoh film yang sudah dibuat dalam banyak versi?
Beberapa contohnya ialah Dracula, Frankenstein, King Kong, A Star Is Born, Little Women, Pride and Prejudice, Jane Eyre, dan Anna Karenina.
(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)
(kpl/ses)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
