'CAPTAIN MARVEL', Patahkan Anggapan Bahwa Wanita Tidak Bisa Jadi Superhero

Rabu, 13 Maret 2019 12:38 Penulis: Editor KapanLagi.com
'CAPTAIN MARVEL', Patahkan Anggapan Bahwa Wanita Tidak Bisa Jadi Superhero Captain Marvel © cnet.com

Kapanlagi.com - INFINITY WAR benar-benar membuat jumlah pahlawan super semakin menipis akibat ulah Thanos. Jika tim pahlawan super ingin mengalahkannya, tentu mereka membutuhkan bantuan. Bantuan itu adalah Kapten Marvel.

CAPTAIN MARVEL menjadi superhero wanita pertama yang dibuatkan film tersendiri.  Berlatar sekitar tahun 90-an, menceritakan Carol Danvers seorang pilot pesawat tempur dengan kekuatan super dan superhero terkuat di Marvel Cinematic Universe. Selain debut solo filmnya, Kapten Marvel juga akan bertarung bersama anggota Marvel lain melawan Thanos di film AVENGER: ENDGAME. Kehadirannya di film Endgame ditunjukkan di film Avengers Infinity Wars 2018. Kala itu Nick Fury (Samuel L. Jackson) mengirimkan sinyal SOS melalui pager-nya ketika ia menyadari bahwa Thanos sudah menghancurkan separuh populasi di dunia.

Captain Marvel Movie Poster ©:The Indian ExpressCaptain Marvel Movie Poster ©:The Indian Express

 


Setelah beberapa tahun, baru di tahun 2019 ini Marvel menggarap film superhero wanita pertamanya. Film-film sebelumnya, pahlawan wanita hanya menjadi tokoh sampingan di setiap film superhero Marvel. Para petinggi Marvel merasa bahwa, film superhero wanita itu sangat beresiko. Kegagalan film ELECTRA dan CATWOMAN menjadi acuan para petinggi Marvel ini untuk tidak mau memproduksi film superhero wanita. Selain itu banyaknya tanggapan dari penonton jika mereka tidak tertarik melihat seorang wanita menjadi penyelamat Bumi. Dari sinilah akhirnya muncul stigma tentang pahlawan. Bagi mereka pahlawan haruslah seorang pria berkulit putih dan baik hati.

Anggapan stigma tersebut akhirnya terbantahkan siring dengan banyaknya film dengan karakter utama pahlawan wanita, dan itu sangat sukses. Berawal dari THE HUNGER GAMES dan STAR WARS: THE FORCE AWAKENS, dimana kedua tokoh utamanya diperankan oleh seorang wanita. Hal ini tentunya menjadi pukulan telak bagi Marvel. Apalagi saingan mereka WONDER WOMAN dari DC United sudah lebih dulu tayang dan mendapatkan banyak apresiasi hingga memecahkan beberapa rekor penjualan film. Tak ingin merasa dikalahkan, akhirnya tahun 2016 Marvel mengumumkan Brie Larson aktris terbaik peraih Oscar menjadi Kapten Marvel yang direncanakan tayang 2018, namun mundur hingga 2019. 


Selama dekade terakhir ini, dari berbagai film-film yang tayang di bioskop, memunculkan anggapan tentang seberapa kuatkah wanita itu. para pria ini menganggap bahwa sekuat-kuatnya wanita, mereka akan tetap meleleh juga ketika sedang jatuh cinta pada sang pahlawan, garang diluar namun rapuh di dalam. Anggapan-anggapan tersebut terbantahkan dengan adanya film CAPTAIN MARVEL. Karakter Kapten Marvel yang sangar menjadi pembeda dari karakter wanita di film-film lain. Jika Wonder Woman dikenal dengan karakter yang seksi dan feminis, lain halnya dengan Kapten Marvel. Si Kapten adalah sosok yang bengal, egois, pemarah bahkan suka mengintimidasi, namun sedikit ceroboh dan terlihat sangat maskulin dengan baju tempur serta rambut mohawk. Bahkan ia tidak peduli jika orang-orang disekitarnya merasa tidak nyaman.

Karakter Kapten Marvel ini sebenarnya bukanlah seorang wanita, melainkan seorang pria. Carol Danvers hanyalah tokoh sampingan yang bekerja sebagai pegawai di U.S. Air Force. Carol tiba-tiba mendapatkan kekuatan super, kemudian dipromosikan. Ia menggunakan nama Miss Marvel. Kostum yang dipakai pun juga sangat jauh dari kesan keren, malah terlihat sangat seksi. Memakai bikini lengkap dengan sepatu boot setinggi paha terkesan bahwa ia ingin dilirik bukan untuk dikagumi. Akhirnya di tahun 2012, Miss Marvel didesain ulang oleh penulis Kelly Sue agar terlihat lebih modern dan mengganti namanya menjadi Kapten Marvel.

Karakter Kapten Marvel yang sudah di desain ulang ©:cosmicbooks.neswKarakter Kapten Marvel yang sudah di desain ulang ©:cosmicbooks.nesw

Sedikit cerita tentang Captain Marvel, Captain Marvel memulai debutnya dari komik pada 2012, dan langsung terjual habis di penjualan pertamanya. Bercerita tentang seorang wanita yang diasuh seorang pejuang Alien (Jude Law) dari ras Kree sedang mencari jati dirinya dan kembali ke planet asalnya, bumi. Bekerja sama dengan Nick Fury calon bos masa depan S.H.I.E.L.D. melawan para Skrull, alien yang menginvasi bumi. Skrull digambarkan sebagai musuh yang pengecut, ia mampu berubah wujud menjadi siapa saja. Seperti yang terlihat di dalam trailer Captain Marvel, dimana ada adegan ketika Kapten Marvel memukul sorang nenek-nenek di dalam bis, yang ternyata dia adalah seorang Skrull. Sampai-sampai dengan kemunculannya Skrull ada anggapan yang keluar dari para penonton jika siapapun yang kalian temui di luar sana, jangan-jangan dia adalah seorang Skrull.

Film Captain Marvel ini tentunya menjadi angin segar bagi Marvel Cinematic Universe. Pasalnya sebelum film ini keluar, setidaknya M.C.U. butuh 21 film superhero untuk menempatkan Kapten Marvel, superhero wanita pertama di tengah-tengah panggung para superhero pria. Saat ini pihak Marvel sangat berharap hanya dengan satu film Captain Marvel untuk membuktikan dirinya kalau ia adalah superhero terkuat di alam semesta.

Disadur dari The TIME

 

 

 

 

 

 

(kpl/DIM)


REKOMENDASI
TRENDING