FILM INTERNASIONAL

Film Murah Namun Bisa Memencundangi Film-Film Berbiaya Besar

Jum'at, 14 Maret 2014 06:01 Penulis: Mahardi Eka Putra

Oscar.go

Kapanlagi.com - Sebanyak apa biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa menang Oscar? Tentu pertanyaan satu ini tak bisa dijawab dengan mudah. Setiap film yang bersaing di ajang Oscar tentu dibuat dengan budget yang berbeda-beda. Akan tetapi mereka yang punya kans menang besar ternyata film-film yang dibuat dengan budget tak sedikit. Ambil contoh GRAVITY yang dibuat dengan biaya USD 100 juta (kurang lebih satu triliun) menang besar di Oscar tahun ini.

Film dengan budget besar tak bisa dipungkiri selalu pulang membawa hasil. Ambil contoh TITANIC yang katanya film paling mahal sepanjang sejarah tersebut, film tersebut berhasil merampok 11 piala Oscar. Semantara itu film lainnya, THE LORD OF THE RINGS: THE RETURN OF THE KING dan GLADIATOR juga sukses berjaya di Oscar.

Akan tetapi setelah dilakukan pengamatan terhadap hasil akhir Oscar, ternyata Oscar pernah memberi penghargaan kepada film-film yang yang berbudget kecil. Hal tersebut terlihat dari data selama 20 tahun terakhir.

1. CHARIOTS OF FIRE

Film satu ini menjadi bukti nyata bahwa film dengan budget rendah pun bisa menang Oscar sebagai Best Pictures. Film yang digarap pada tahun 1981 ini hanya butuh USD 5 juta dalam pembuatannya. Hasil akhirnya, film ini mampu meraup USD 50 juta dari peredarannya dan meraih Oscar untuk beberapa kategori seperti Best Picture, Best Screenplay, Best Costume Design dan Best Score.

Hingga saat ini, CHARIOTS OF FIRE menjadi film pemenang Oscar dengan budget terendah yang terendah dari tahun 1980.

2. CRASH

Contoh lain yang lebih menakjubkan adalah film CRASH (2005). Film yang dibintangi oleh banyak bintang ini punya banyak jalan cerita. Percaya atau tidak biaya pembuatannya hanya USD 6,5 juta. Pada akhirnya CRASH menang tiga Oscar untuk termasuk untuk Film Terbaik. Berkat kemenangannya itu, film ini mampu meraup pendapatan sebanyak USD 50 juta.

CRASH menjadi film pemenang Oscar setelah DRIVING MISS DAISY  (1989) karena hanya digarap dengan dana sebesar USD 10 juta.

3. Fakta Mengejutkan

Satu dekade terakhir, studio besar Hollywood punya moto bahwa film dengan dana besar adalah yang lebih baik. Tengok saja THE AVENGERS, HUNGER GAMES, dan THE DARK KNIGHT yang meraup pendapatan fantastis. Itu tentu sejalan dengan moto para produser.

Akan tetapi tren yang berkembang berkata sebaliknya jika terkait Oscar. Dalam 10 tahun terakhir hanya ada dua film pemenang Oscar yang dibuat dengan dana mendekati USD 100 juta. Kebanyakan film pemenang Oscar hanya digarap dengan USD 25 juta.

Faktanya: Empat dari lima pemenang Oscar terakhir dibuat hanya dengan biaya USD 15 juta.

4. Terkadang Yang Mahal Juga Bagus

Memang ada kencenderungan dari juri Academy untuk memilih film berbiaya murah namun menarik. Namun tentu saja ada pengecualian untuk film berbiaya besar namun bagus seperti TITANIC. Film tersebut adalah karya epik James Cameron yang menjadi film terlaris dan juga pemenang Oscar paling sukses lantaran menyabet 11 piala.

Hal yang sama terjadi saat Peter Jackson mengikutsertakan film USD 100 juta nya di ajang Oscar. Film yang menjadi pamungkas trilogi ini akhirnya menyabet 11 Oscar. Film ini menjadi film yang memenangkan setiap nominasi yang didapatnya setelah THE LAST EMPEROR.

5. Menang Oscar Tak Harus Mahal

Menang Oscar tak menjamin sebuah film bisa langsung terdongkrak penjualan tiketnya. Akan tetapi dalam dua puluh tahun terakhir, setiap film pemenang Oscar selalu mendapat tambahan pendapatan setelah mereka menang Oscar. Contohnya adalah THE HURT LOCKER yang hanya untung USD 2 juta dalam peredarannya. Mereka harus berterima kasih ke Oscar karena atas kemenangan mereka, pendapatannya bertambah menjadi USD 30 juta.

Dengan pendapatan USD 658 juta, TITANIC menjadi satu-satunya film pemenang Oscar yang sukses juga di pasaran.

(int/dka)

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING