Ini Curhat Penulis 'GRAVITY' Tentang Penolakan Gugatannya
GRAVITY/© Warner Bros
Kapanlagi.com - Februari 2014, penulis novel GRAVITY, Tess Gerritsen menerima informasi yang kembali memompa semangatnya untuk menuntut Warner Bros. dan New Line Cinema. Perang ini meributkan soal film pemenang Academy Award tahun lalu, GRAVITY, yang ternyata diangkat dari novel yang sudah ada sejak lebih dari 10 tahun lalu. Setahun berlalu, awal bulan ini, sebuah keputusan mengecewakan telah diambil berkenaan dengan tuntutan Tess. Tess menulis komentar dalam blognya atas keputusan hakim Margaret Morrow yang menolak gugatannya terhadap Warner Bros. dan Alfonso Cuaron sebesar US$ 10 juta atau setara 100 miliar Rupiah, dengan alasan film GRAVITY hanya memiliki kesamaan yang tidak disengaja dengan bukunya. Ia tidak diperkenankan mengajukan klaim, namun hanya diberi waktu 20 hari untuk merevisi kembali tuntutannya. “Berarti tiap penulis yang menjual hak ciptanya kepada New Line Cinema bisa dieksploitasi dengan seenaknya oleh 'ayah' perusahaan ini, Warner Bros. Dan kontrak asli yang kamu tanda tangani dengan New Line tak akan dihormati. Warner Bros. Bisa membuat film yang diangkat berdasarkan novelmu tapi tidak akan memberi credit title, walaupun kontrakmu telah mengaturnya,” begitu tulis Tess dalam blognya. Poin besar dalam kasus ini adalah bahwa proyek film yang dipilih oleh New Line Cinema sejak 1999 ini akan menulis nama Tess di depan permulaan film dengan titel 'based upon', kemudian memberikan bonus produksi, dan persentase dari keuntungan. Namun, setelah Warner Bros mengambil alih New Line di tahun 2008, Alfonso Cuaron, sang sutradara, dengan tidak disengaja mempunyai ide untuk membuat film GRAVITY yang berjudul sama dengan novel Tess. Yang mengherankan, sebelum menderek film sci-fi ini, Alfonso telah membaca novel karya Tess. Tess dan tim pengacaranya ingin menelusuri hubungan yang sebenarnya antara Warner Bros. dan New Line Cinema. Warner Bros. sendiri mengatakan bahwa mereka tidak tahu menahu soal perjanjian yang sudah terjadi antara Tess dan New Line. Namun hal ini tak menghentikan langkah hukum Tess. Karena saat ia menulis ulang adaptasi teatrikal untuk GRAVITY, Tess menulis, 'scene yang menunjukkan sampah satelit menghancurkan ISS dan adanya astronot perempuan yang bertahan sendirian di luar angkasa.' Fakta ini, jelas tumpang tindih dengan ide Alfonso tentang GRAVITYnya.
Sandra Bullock dalam Gravity/© Warner Bros- Penulis Novel GRAVITY Gugat Warner Bros, Tapi ...
- Sandra Bullock Ternyata 'Replika' Michael Jackson, Ini Buktinya!
- Daftar Keburukan Film-Film Mancanegara Hebohkan 2014
- Cocok Satu Sama Lain, Mereka Seharusnya Jadi Soulmate
- Sandra Bullock Siap Main Film Drama Komedi Politik
- Minion-Minion Lucu Kini Beraksi Dalam Film Mereka Sendiri
(cin/tch)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
