FILM INTERNASIONAL

Ini Fakta-Fakta Keterlibatan Iko Uwais di Film Hollywood 'MILE 22'

Selasa, 21 Agustus 2018 12:50 Penulis: Rezka Aulia

Gak cuma berakting laga, ini keterlibatan Iko di MILE 22. (instagram.com/iko.uwais)

Kapanlagi.com - Setelah hanya mendapatkan peran kecil atau peran pendukung, akhirnya Iko Uwais didapuk sebagai tokoh utama di film produksi Hollywood. Ia dipercaya sutradara kenamaan Peter Berg untuk memerankan karakter penting bernama Li Noor dalam MILE 22.

Banyak fakta-fakta menarik yang belum pernah diungkap oleh Iko karena terganjal kontrak. Namun setelah film rilis baik di dalam dan luar negeri, diwakili manager-nya yakni Ricky Siahaan, Iko pun membagi cerita di balik layar yang cukup mengejutkan. Apa saja? Simak rangkumannya berikut ini!

1. Dihubungi Langsung Peter Berg

Film MILE 22 memang baru menjalani proses syuting pada akhir tahun 2017 di Atlanta dan Kolombia, lalu rilis Agustus 2018. Namun kepastian membintangi proyek film ini sudah didapatkan Iko Uwais sejak tahun 2015 silam.

Ricky menjelaskan bila saat itu Iko dihubungi Peter Berg secara pribadi pada pukul empat dini hari. Dalam keadaan masih setengah sadar, suami Audy Item ini kaget mendapat penawaran yang membuatnya senang bukan kepalang.

"Jadi awalnya Peter Berg nonton film THE RAID. Mungkin karena suka dengan akting Iko, dia menghubungi Gareth Evans, lalu menghubungi agen Iko di Amerika hingga mendapatkan kontak Iko langsung. Saya masih ingat Iko bilang dia mendapatkan telepon dari Peter jam empat pagi dan ngajak meeting di LA," cerita Ricky usai gala premiere MILE 22 di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

 

2. Syuting Tertunda Dua Tahun

Iko Uwais diungkap menjadi aktor pertama yang menandatangani kontrak terlibat MILE 22. Hanya saja proses pengambilan gambar tak bisa langsung dilaksanakan karena Mark Wahlberg masih terganjal komitmen dengan film lain.

"Setelah menerima telepon itu Iko langsung terbang ke Los Angeles dan bertemu dengan Peter Berg. Cuma project ini harus ter-pending karena Mark punya komitmen dengan TRANSFORMERS sehingga syuting baru dilakukan pada 2017," kata Ricky yang juga dikenal sebagai gitaris band Seringai tersebut.

3. Ciptakan Koreografi Laga Lebih Cepat

Selain sebagai pemain, Iko Uwais juga menjadi koreografi laga khusus untuk adegannya. Berbeda dengan ketika di THE RAID yang membutuhkan waktu berbulan-bulan, dalam MILE 22 penggarapannya terbilang cepat.

"Kalau di THE RAID latihan koreo sampai enam bulan, di MILE 22 hanya tiga minggu langsung syuting. Dia memang dipercaya sebagai koreografer untuk fight scene terutama di adegan dia," jelas Ricky.

Lebih lanjut, selama syuting Iko hanya membawa satu dari 13 orang rekannya di Uwais Team. Dan yang terpilih adalah Rama Ramadhan yang juga mendapatkan peran kecil dalam sebuah adegan penting.

"Iko nggak bisa bawa full teamnya karena Uwais Team itu sebenernya ada 13 orang, secara logistik terlalu berat untuk dibawa ke US, jadi Iko hanya diizinkan bawa satu orang yaitu Rama," imbuhnya.

4. Iko Diberi Kebebasan Akting

Pertemuan Iko Uwais dengan Peter Berg membuat hubungan mereka layaknya brother. Iko banyak belajar dari Peter, dan Peter pun memberikan kebebasan untuk ayah dua orang anak itu berkembang menjadi lebih baik.

"Peter Berg memberikan kepercayaan besar pada Iko sehingga dia diperbolehkan menciptakan koreo yang ia mau. Walaupun bergabung dengan tim yang lain di sana, tapi Iko yang pegang komandonya," terang Ricky.

"Ini challenging juga buat Iko karena Peter Berg itu sutradara yang spontan, ekspresi dan akting yang dibilang itu adalah keadaan yang spontan jadi nggak scripted, manarik banget, pengalaman baru buat Iko," tandas Ricky.

 

 

(kpl/abs/rna)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING