FILM INTERNASIONAL

Kejutan Ini Sudah Disiapkan Film 'RUROUNI KENSHIN' Untukmu

Selasa, 14 Oktober 2014 23:01 Penulis: Mahardi Eka Putra

dok. istimewa

Kapanlagi.com - Tahun 2012 lalu, komik RUROUNI KENSHIN yang sudah laris dibaca dan bahkan dibuat versi animenya ternyata dibuat dalam versi live-action. Selang waktu 18 tahun sejak perilisan komiknya tentu bukan selang waktu sedikit. Itu membuat versi filmnya diragukan sukses. Pasalnya momen popularitas kisahnya sendiri sudah jauh lewat.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Dengan setia berpatokan dari kisah dalam versi komik, filmnya justru laris dan dipuji sebagai film adaptasi manga anime yang oke. Tidak hanya didukung casting yang pas, efek visual yang keren menjadi salah satu pendongkrak film ini sukses di pasaran.

Dan di tahun 2014 ini, dua film film pamungkasnya KYOTO INFERNO dan LEGEND ENDS siap dirilis. Keduanya menjanjikan banyak kejutan. Mau tahu kejutan apa yang disajikan di dua film tersebut?

1. Teknik Pembuatan Mutakhir

Perfilman Jepang sanggup bersaing dengan perfilman dunia soal kualitas. Buktinya baik film live action atau pun animasi Jepang mampu memikat hati penonton dunia. RUROUNI KENSHIN: KYOTO INFERNO dan LEGEND ENDS adalah salah satu produk terbarunya.

Penonton bakal disuguhi aksi stunt para pemainnya dengan keren. Bukan hanya para pemainnya saja yang dipakaikan kawat, tapi juga kameranya. Dengan begitu pergerakan kameranya benar-benar dinamis dalam mengambil gambar dengan angle menarik. Salah satu contohnya adalah adegan ketika Kenshin  berlari di atas atap rumah-rumah atau ketika Sojiro melakukan aksi pembunuhan menteri.

2. Penonton Serasa Ikut Bertarung

RUROUNI KENSHIN dipastikan akan menyajikan banyak adegan pertarungan pedang yang garang dan bertempo cepat. Untuk menyajikan keseruan yang sama seperti apa yang ada dalam versi animenya, maka sang sutradara Keishi Otomo punya trik khusus untuk membuat penonton seperti ikut terlibat di dalamnya. 

Trik tersebut ada pada pengaturan timing pertarungan serta peletakan kamera di sudut-sudut yang tepat. Dengan begitu adegan yang terjadi di dalamnya seakan-akan menyedot penonton untuk terlibat dalam keruhnya pertarungan. 

3. Kapal Perang Raksasa

Bocoran saja nih, dalam filmnya nanti, penonton akan diajak mengikuti Kenshin berpetualang sampai ke sebuah kapal laut raksasa yang dijuluki Purgatory. Di situlah kisah filmnya akan mencapai klimaks. 

Demi mendapatkan adegan yang menawan, para kru membuat setting tersebut selama lima bulan lamanya. Panjangnya 120 meter dan lebar 20 meter. Model setting kapal perang ini didasarkan pada kapal perang terbesar Prancis, Inggris, dan Rusia pada eranya. 

4. Kemunculan Shisio Yang Megah

Salah satu adegan yang ditunggu dalam film ini tak lain adalah ketika Makoto Shisio muncul untuk pertama kalinya di Ohya-ishi Quarry, Prefektur Tochigi. Perapian yang menyala-nyala dengan liarnya menjadi simbolisasi bahwa ambisi Shisio begitu besar dan ia punya kekuatan untuk melakukannya. 

Untuk mendapatkan adegan semacam ini, para kru mengaku membutuhkan dua ribu batang kayu lebih. Semuanya dibakar sehingga menghasilkan adegan yang sangat elegan untuk mengiringi tokoh antagonis utama dalam filmnya. 

5. Kostum Beragam

Selain bercerita lewat dialog dan gerak para pemainnya, RUROUNI KENSHIN juga digarap supaya bercerita lewat pemilihan kostumnya yang penuh warna. Sebanyak 100 lebih kostum digunakan oleh Kenshin seorang. Pergantian kostum sang tokoh utama dalam film ini memainkan peran penting dalam mengekspresikan emosinya. 

Dimulai dari kostum merah saat berada di Dojo Kamiya, lalu ada biru tua dengan bahan yang lebih tebal dan juga lengan pendek ketika ia menjelma jadi sosok Battosai aka pembantai. Ketika mengaku kesalahan dan meminta maaf atasnya, Kenshin akan menggunakan baju putih. 

6. Kostum Tersulit

Dari banyak tokoh antagonis dalam dunia animasi Jepang, Makoto Shisio adalah salah satu yang punya penokohan kuat serta penampilan yang menarik. Bagaimana tidak menarik apabila ia terbungkus seluruhnya oleh perban mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala. 

Melihat penampilan tersebut di seri animasinya memang menarik, tapi saat harus diwujudkan dalam film layar lebar tentu hal tersebut mendatangkan tantangan tersendiri. Untuk merancang kostumnya dengan pas, mulai dari tekstur dan ketebalannya, tim kostum sampai melakukan 10 kali fitting dengan tokoh pemerannya.

(prl/dka)

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING