Layaknya Film Horor, Kartun Sama Buruknya Untuk Anak?

Kamis, 18 Desember 2014 08:52 Penulis: Mahardi Eka
Layaknya Film Horor, Kartun Sama Buruknya Untuk Anak? dok. Disney
Kapanlagi.com - Sebuah penelitian yang dilakukan British Medical Journal menemukan fakta mencengangkan. Bahwa film kartun ternyata sama buruknya dengan film horor yang penuh dengan pembunuhan bagi perkembangan mental anak. Disebutkan dalam penelitian tersebut bahwa film kartun menyertakan adegan kehancuran dan juga kematian sama seperti film horor.

Penelitian tersebut meneliti 45 film kartun terlaris yang dirilis antara tahun tahun 1937 dan 2013. Dari penelitian itu disebutkan bahwa dua pertiga darinya menyertakan kematian tokoh utamanya. Jika dibandingkan dengan film-film orang dewasa jumlah kematian tokoh utama dalam film kartun dua sampai tiga kali lebih banyak dari film orang dewasa. 

Sedangkan tokoh orang tua dalam film kartun berpotensi lima kali lebih besar untuk mati daripada dalam film dewasa. FROZEN adalah salah satu bukti terbaru bahwa tokoh orang tua dalam film digambarkan meninggal. Fakta lain dari penelitian itu adalah bahwa tokoh orang tua, musuh, dan juga anak-anak kerap digambarkan meninggal terlebih dahulu dalam film kartun.

Sebagai pembanding, setiap film kartun yang diteliti dibandingkan dengan film dewasa yang dirilis pada rentang waktu yang tak berjauhan, seperti misalnya WHAT LIES BENEATH dan BLACK SWAN

Salah satu contoh kematian traumatis yang digambarkan dalam film kartun adalah ketika ibu dari Nemo (FINDING NEMO) dimakan oleh ikan Baracuda di empat menit pertama filmnya. Film Disney lainnya, TARZAN pun memberikan pola yang sama. Kedua orang tuanya dibunuh Leopard pada awal filmnya.

"Dibandingkan dengan film horor atau drama, film kartun pada kenyataannya menjadi lahan subur untuk adegan kematian dan pembunuhan," ujar Dr Ian Colman dan Dr James Kirkbride yang mengawal penelitian tersebut.

Dan sebagai penutup, kamu perlu tahu fakta ini. Bahwa sejak tahun 1937 ,ketika film SNOW WHITE dirilis, kadar kekerasan dalam film kartun tak pernah surut.

(dig/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING