FILM INTERNASIONAL

Menegangkan! Rekomendasi Film Perang Terbaik Netflix yang Cocok Banget Untuk Menemani Akhir Pekan

Jum'at, 24 September 2021 07:15 Penulis: Editor KapanLagi.com

9Danger Close: The Battle of Long Tan (credit: imdb), 1917 (credit: imdb), Sand Castle (credit: imdb)

Kapanlagi.com - Buat KLovers yang berencana untuk menghabiskan akhir pekan dengan di rumah saja bersama teman atau keluarga, menonton film bisa jadi salah satu opsi kegiatan yang tepat. Memilih judul film yang cocok untuk ditonton bersama pun juga sedikit tricky bagi sebagian dari kita. Pasalnya, beberapa film memang sedikit kurang tepat jika ditonton bersama-sama.

Film bergenre aksi yang mengangkat kisah perang bisa jadi pilihan. Cerita yang menarik dan aksi aktor laga serta penuh dengan sejarah menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, bisa dijadikan sarana edukasi maupun ajang flashback bagi orangtua kita tentang apa yang pernah terjadi pada masa lalu.

Netflix sebagai platform menonton film berbayar cukup banyak memberikan opsi-opsi film perang yang sarat dengan kisah dramatis. Beberapa di antaranya pun memiliki rating yang lumayan tinggi. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk kepoin apa saja film perang terbaik Netflix!

1. Danger Close: The Battle of Long Tan (2019)

Film yang satu ini merupakan film perang yang diceritakan melalui sudut pandang para tentara. Terinspirasi dari kisah nyata, The Battle of Long Tan mengisahkan Mayor Harry Smith bersama 108 tentaranya yang muda dan tidak berpengalaman dan harus berjuang hidup dalam Perang Vietnam pada 1966.

Terkepung oleh 2.500 tentara Viet Cong yang berusaha mendekat, tentara Australia itu kalah telak baik jumlah maupun senjata. Film berdurasi hampir 2 jam dan disutradarai oleh Kriv Stenders dan dibintangi Travis Fimmel ini memiliki rating cukup tinggi, yaitu 6.8/10 oleh imdb.

 

2. 1917 (2019)

Film garapan sutradara Sam Mendes ini merupakan film yang diangkat dari kisah nyata dua orang tentara muda asal Inggris saat Perang Dunia I. Kisah bermula dari dua tentara garis depan William dan Thomas yang diberi tugas menyampaikan pesan kepada resimen khusus untuk mencegah penyerangan terhadap Jerman

Ada satu fitur "1917" yang sangat menarik sehingga membuat film ini layak untuk dilihat, atau hampir sempurna untuk dilihat. Teknik pengambilan gambar serta film yang terlihat seperti one shot atau terus menerus tanpa ada potongan sangat apik. Bahkan film ini berhasil menyabet tiga piala Oscar untuk kategori Best Sound Mixing, Best Cinematography, dan Best Visual Effect.

 

3. Da 5 Bloods (2020)

Film bertema perang yang disutradarai Spike Lee ini mengikuti kisah empat tentara veteran Amerika Serikat berkulit hitam yang bertugas di Vietnam. Keempatnya yang kini sudah tua memutuskan kembali ke negara tersebut untuk mencari harta karun emas batangan yang dulu mereka temukan.

Meski kisah yang diangkat dalam film ini merupakan kisah fiksi, namun film ini sukses menyampaikan kritik serta gambaran bagaimana kesenjangan perlakuan yang didapat oleh tentara berkulit hitam. Film yang sarat akan kritik sosial ini pun juga mendapatkan rating yang cukup tinggi, yaitu 6.5/10 oleh imdb.

 

4. First They Killed My Father (2017)

Sebuah film kolaborasi Amerika dan Kamboja yang rilis di tahun 2017 ini bercerita tentang sejarah Khmer Rouge yang keji dan menyeramkan. Disutradarai oleh artis fenomenal hollywood, Angelina Jolie, sukses menggambarkan menggambarkan kisah dengan luar biasa dan kita semua dapat merasakan sedikit empati kepada Rakyat Kamboja saat menontonnya.

Diangkat dari buku berjudul yang sama yang ditulis oleh seorang penulis asal Kamboja bernama Loung Ung, yang juga sebagai tokoh utama ini cukup menguras emosi para penontonnya. Melihat kembali Ingatan yang jelas tentang peristiwa tragis dalam sejarah Kamboja melalui mata Loung Ung yang berusia 7 tahun. Bagaimana Loung Un dipaksa untuk menjadi tentara anak-anak, sedangkan saudaranya yang lain dikirim ke kamp kerja paksa selama rezim Khmer Merah.

 

5. Sand Castle (2017)

Film terakhir dalam daftar ini diambil berdasarkan kisah nyata dari pengalaman sang penulis film, Chris Roessner, selama Perang Irak pada 2003. Mengisahkan seorang tentara muda Angkatan Darat AS bernama Matt Ocre yang ditugaskan memperbaiki sistem air yang rusak di sebuah desa di Irak. Serta dihadapkan dengan pemberontak dan menjadi saksi atas kengerian perang

Meski film ini mendapatkan beberapa review yang kurang bagus serta mendapatkan rating dengan rasio yang cukup rendah, namun film ini menawarkan film perang dengan cara yang unik. Tidak terlalu berfokus tentang baku tembak layaknya film perang pada umumnya, film ini menampilkan realita bagaimana perasaan seorang prajurit perang yang ingin pulang.

Nah, buat KLovers yang penasaran, yuk langsung aja tonton filmnya di Netflix!

Penulis: Munada Choirunnisa

 


REKOMENDASI
TRENDING