Pidato Oscar Patricia Arquette Bikin Kaum Gay dan Lesbian Marah!

Rabu, 25 Februari 2015 09:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Pidato Oscar Patricia Arquette Bikin Kaum Gay dan Lesbian Marah! Patricia Arquette/©AFP
Kapanlagi.com - Selain aksi parodi BIRDMAN dan WHIPLASH yang dilakukan Neil Patrick Harris di panggung Oscars 2015, momen yang masih banyak diperbincangkan bahkan diperdebatkan adalah pidato Patricia Arquette, peraih Best Actress in a Supporting Role. Kenapa?

Ya, pidatonya tentang perjuangan bagi kesetaraan gender di Amerika Serikat memanglah bagus. Namun, yang menjadi masalah adalah komennya di belakang panggung. Patty dianggap menyinggung kaum lesbian dan gay serta orang-orang kulit berwarna.

Saat turun dari atas panggung sesaat setelah menerima piala, Patty diwawancarai tentang pidatonya yang sangat menginspirasi. "Tidak bisa ditolerir lagi, ketika kita membicarakan kesetaraan hak bagi para perempuan di seluruh negara dan hingga kini kita tak punya kesetaraan itu bagi para perempuan di Amerika. Ini saatnya bagi para perempuan Amerika dan seluruh laki-laki yang mencintai wanita dan seluruh kaum gay serta semua orang-orang berwarna (kulit) yang sudah kita perjuangkan, bergantian untuk memperjuangkan kami,” ujarnya.

Patricia Arquette saat menyampaikan pidato kemenangannya di atas panggung Oscars 2015 yang ternyata tuai kontroversi/©AFPPatricia Arquette saat menyampaikan pidato kemenangannya di atas panggung Oscars 2015 yang ternyata tuai kontroversi/©AFP

Dilansir dari The Hollywood Reporter, komentarnya inilah yang kemudian menyulut kemarahan kaum gay, lesbian, dan masyarakat non-kulit putih. Mereka merasa bahwa komentar Patty mengkotak-kotakkan mereka dan kini berarti mereka juga harus memperjuangkan hak perempuan kulit putih. Mereka menganggap perempuan kulit putih telah memiliki banyak privilege dibandingkan perempuan dari ras lain.

Reaksi publik pun bermacam-macam. "Mungkin Patricia harus belajar lagi bahwa konsep feminisme, hak-hak kaum gay, dan hak-hak warga negara bukanlah tiga konsep yang terpisah, melainkan jadi satu," tulis Madeleine Davis dari jezebel.com yang mengecam tindakannya. Namun ada juga yang mendukungnya, dengan berkata jika, "Pidatonya mungkin tak sempurna, namun ia punya maksud yang baik," tulis Eliana Dockterman dari Time.

Patty dikenal aktif dalam banyak kegiatan sosial. Mulai dari membantu korban bencana Haiti membangun rumah dan sanitasi yang baik, bekerja sama dengan PETA (People fot the Ethicsl Treatment of Animals), menjalankan kampanye kesadaran akan kanker payudara dan yang terakhir memperjuangkan kesetaraan pembayaran pajak bagi para perempuan Amerika.

(the/tch)


REKOMENDASI
TRENDING