[Review] 'ODD THOMAS'

Rabu, 23 April 2014 20:01 Penulis: Editor KapanLagi.com
[Review] 'ODD THOMAS' Odd @foto: Film ODD THOMAS
Kapanlagi.com -  

Oleh: Angga Jayanya

ODD THOMAS adalah film thriller yang diangkat dari novel karangan Dean Koontz. Film ini baru saja dirilis di bioskop Indonesia pada Selasa (22/4) kemarin. Sebelum saya tonton seorang kawan memberikan gambaran berdasarkan review yang dia baca.

"Ini film tentang cowok yang bisa melihat arwah orang yang sudah mati," ujaranya pada saya

Saya berpikir bahwa ini film horor supranatural semacam MAMA, atau THE CONJURING. Akhirnya langsung saja saya beli tiket bioskop di salah satu mall, tanpa banyak bertanya. Karena saya sendiri menggemari film horor.

Odd @foto: Film ODD THOMASOdd @foto: Film ODD THOMAS

Film ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Odd Thomas (Anton Yelchin) yang bekerja di sebuah rumah makan. Dia memiliki kemampuan khusus, yaitu dapat melihat arwah. Odd juga memiliki budi pekerti nan luhur, suka menolong, termasuk menolong arwah gentayangan. 

Saat ada arwah yang masih gentayangan meminta tolong, dia akan menolongnya. Bagaimana caranya? Odd akan menuntaskan hal-hal yang belum terselesaikan, yang membuat arwah tersebut gentayangan, sehingga akhirnya bisa tenang di alam baka.

Pada suatu hari di tempat kerja, dia melihat bodachs, makhluk supranatural dari kegelapan. Makhluk yang satu ini dianggap sebagai penanda akan datangnya kematian.

Bodachs @foto: Film ODD THOMASBodachs @foto: Film ODD THOMAS

Bodachs itu mengikuti seorang pria asing, dan semakin banyak, semakin banyak lagi yang mengikuti pria tersebut. Ini pertanda bahaya! Akan terjadi pertumpahan darah, akan banyak kematian.

Akhrinya Odd mengikuti dan menelisik lebih jauh pria itu, ditemani pacarnya, Stormy Llewellyn (Addison Timlin). Ada sebuah misteri besar yang harus diungkap, dan akan ada bencana besar yang harus dicegah.

Odd bersama pacarnya, diperankan Addison Timlin @foto: Film ODD THOMASOdd bersama pacarnya, diperankan Addison Timlin @foto: Film ODD THOMAS

Harapan saya setelah beberapa menit melihat film ini seolah sirna, ternyata ini bukan film horor supranatural seperti yang saya pikir, tapi film thriller. Saya teruskan film ini hingga tuntas, karena terbawa alur ceritanya.

Saya sendiri agak risih dengan bagaimana bodachs ditampilkan, dan terlalu banyak efek CGI. Bagi saya bodachs malah terlihat seperti spesies alien pemarah yang terbuat dari jeli, ketimbang sosok semacam malaikat pencabut nyawa.

Yang lebih membuat kecewa, eksekusi film ini dibuat terlihat seperti serial TV, digarap nggak serius dan nggak maksimal. Sayang sekali, padahal dari segi cerita film ini begitu menarik.

 

(kpl/ang)


REKOMENDASI
TRENDING