FILM INTERNASIONAL

[REVIEW] 'WHERE THE CRAWDADS SING', Upaya Gadis Terkucilkan Cari Keadilan

Rabu, 21 September 2022 22:17

Review film Where The Crawdads Sing ©Sony Pictures Entertainment

Kapanlagi.com - Kya (diperankan Daisy Edgar-Jones) adalah gadis yang dikucilkan oleh penduduk Barkley Cove lantaran tinggal mengasing di sebuah rumah tengah paya--rawa dangkal. Hanya dua orang yang memberi perhatian padanya, yakni pasangan kulit hitam bernama Jumpin' dan Mabel.

Saat tumbuh remaja Kya berkenalan dengan Tate (diperankan Taylor John Smith), pemuda yang mengajarinya baca tulis serta berani bermimpi. Kedekatan mereka menimbulkan benih-benih cinta. Namun sayang, saat sedang sayang-sayangnya, Tate memilih pergi membawa janji yang tak ditepati.

1. Diduga Membunuh Kekasih

Hidup terus berjalan dan Kya berkenalan dengan pemuda populer bernama Chase (diperankan Harris Dickinson). Harapan yang dilisankan pemuda itu membuat Kya jatuh cinta kembali. Namun beberapa lama setelah keduanya berpacaran, Chase ditemukan meninggal jatuh dari atas menara.

Kya kemudian ditangkap polisi karena mereka menemukan barang bukti kuat yang mengaitkan meninggalnya Chase dengan gadis tersebut. Dalam persidangan Kya dituntut pembunuhan tingkat pertama.

Dibantu oleh pengacara tua, Kya berusaha membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Lantas siapa yang menyebabkan Chase meninggal? Kuatkah bukti yang diberikan Kya untuk bebas dari jerat hukum?

2. Novel yang Menuai Kontroversi

WHERE THE CRAWDADS SING merupakan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Delia Owen. Drama romansa berbalut misteri ini disutradarai oleh Olivia Newman mengandalkan skenario olahan Lucy Alibar. Aktris Reese Witherspoon duduk di kursi produser membawa bendera perusahaan miliknya yakni Hello Sunshine.

Sebagai penonton awam yang belum membaca sumber materi asalnya yang kontroversial, di mana penulisnya diduga terlibat pembunuhan di Afrika, film ini bisa dinikmati sebagai tontonan ringan. Penerapan alur maju mundur sangat menunjang intensitas misteri yang coba ditawarkan. Karena apabila alurnya dibuat bergerak maju, tentu akan terasa sedikit menjemukan.

Performa Daisy Edgar-Jones yang dituntut memainkan tokoh Catherine Danielle Clark alias Kya pun tergolong aman. Ekspresinya mampu menghidupkan emosi-emosi yang bergulat baik itu sedih, bahagia, maupun terancam.

3. Membuat Kecewa Pembaca Novel

Namun bagi penonton yang sudah membaca novelnya, perubahan-perubahan dilakukan oleh sineas di belakang layar rupanya memengaruhi. Tidak heran bila banyak pembaca yang merasa dikecewakan setelah menonton.

Meski begitu sebagai sebuah tontonan audio visual WHERE THE CRAWDADS SING tetap mampu tampil maksimal di tengah kekurangan-kekurangan yang ada. Setting Barkley Cove yang merupakan kota fiksi benar-benar dihidupkan dengan baik. Menstimulus rasa penasasaran bagaimana cara keadilan berpihak pada Kya yang terkucilkan.

(kpl/abs/dwn)

REKOMENDASI
TRENDING