FILM INTERNASIONAL

Sarat Makna, 'FORD V FERRARI' Lebih dari Sekedar Film Balapan di Arena Sirkuit

Kamis, 21 November 2019 17:10 Penulis: Tyssa Madelina

Matt Damon dan Christian Bale beradu akting di FORD V FERRARI (Credit: 20th Century Fox)

Kapanlagi.com - Salah satu film yang baru keluar di bulan November ini cukup mencuri perhatian. Selain pemeran utamanya, komponen lain film ini juga tidak bisa dianggap biasa saja. Nyatanya, FORD V FERRARI yang diperankan Matt Damon dan Christian Bale ini menjadi sebuah film yang lebih dari sekedar film balapan di arena sirkuit.

Alasannya cukup sederhana, karena eksekusi film ini bisa terbilang melebihi ekspektasi. Sebuah ekspektasi yang sewajarnya terbangun, jika kita hanya melihat poster dan judul, film ini seolah hanya menyuguhkan keseruan dari balapan antara dua produsen mobil asal Amerika dan Italia.

Bahasa yang paling tepat mewakili mungkin adalah komplit. Hal pertama tentu para aktor yang bermain brilian, lalu plot cerita yang terbangun dengan begitu baik nan sulit ditebak, sinematografi yang berhasil dikemas dengan apik, dan tentunya berbagai sajian konflik menarik sarat makna.

1. Memberikan Porsi yang Pas

Semua yang disebutkan di atas membuat film dengan durasi tayang 2 jam 32 menit ini terasa pas, tidak berlebihan, malah cenderung cukup singkat. Seperti yang disinggung sebelumnya, plot cerita yang baik dan lainnya, secara sadar atau tidak, memaksa kita untuk menyimak sekaligus menikmati setiap momen film hingga menit akhir.

Jika ditelaah lebih jauh soal makna, maka film ini bagaikan memberi berbagai variasinya, tanpa diharapkan. Semua harapan pasti tertuju pada persaingan dan serunya balapan mobil 24 jam Le Mans, Perancis, tahun 1966. Namun, FORD V FERRARI arahan James Mangold memberikan lebih, dalam hal ini, soal makna kehidupan.

Konflik hubungan antarmanusia tercipta cukup realistis di sini. Masing-masing tokoh memberikan porsi yang pas. Skenario masalahnya pun tidak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari, sehingga membuat setiap pelajaran dari konfliknya dapat kita serap dan cerna dengan baik. Mau sedikit kita telaah? Oke.

2. Konflik yang Realistis

Pertama, ujian terjadi pada persahabatan antara Carroll Shelby (Matt Damon) dan Ken Miles (Christian Bale). Keduanya yang punya sifat berbeda, harus berbenturan demi sebuah pekerjaan dengan tujuan yang cukup jelas, yaitu membuat mobil super bernama GT 40. Lingkungan kerja, prinsip dan karakter setiap individu, niat masing-masingnya, membuat persahabatan tidak sesederhana itu.

Hal yang kedua adalah soal keluarga Ken Miles. Film ini menggambarkan bagaimana perjuangan sebuah keluarga menghadapi setiap masalah yang ada. Mulai dari pentingnya kejujuran dan dukungan dalam membangun hubungan, membesarkan anak serta mimpinya, hingga benturan antara mimpi yang menggebu-gebu seorang laki-laki dan keadaan realistis yang menuntut keluarganya untuk tetap bertahan hidup.

Lalu ada sosok Caroll Shelby yang sangat amat sulit untuk tidak dikagumi. Kemahirannya berdiplomasi dan bernegosiasi cukup membuat kita untuk angkat topi. Aksinya membuat kita berpikir bahwa ternyata ada sebuah cara yang cerdik, efektif, dan dapat membalikkan rata-rata logika dari sikap seorang manusia pada umumnya dalam menghadapi sebuah masalah. Cukup saksikan sendiri aksinya, jadikan inspirasi, dan jadilah seperti Carroll Shelby.

3. Jangan Sampai Ketinggalan!

Ken Miles juga tidak mau kalah memberikan contoh hal baik dari seorang sosok yang buruk. Dalam hal ini, sosok manusia dengan ego setinggi langit. Ken merupakan ayah yang baik, tapi manusia dengan pengendalian emosi yang buruk. Pada akhirnya, Ken menjadi contoh bahwa manusialah yang mengendalikan egonya, bukan sebaliknya.

Tom Cruise dan Brad Pitt yang pada rencana awalnya didapuk menjadi kedua orang tersebut bukan lagi menjadi sebuah masalah berarti. Nyatanya, Matt Damon dan Christian Bale telah membuktikan bahwa mereka memang pantas memerankan dua tokoh legendaris nan inspiratif ini.

Penjelasan soal makna telah panjang dijelaskan. Nilai-nilai cukup tinggi juga telah diberikan oleh berbagai website kritik film. Hingga berita ini ditulis,, Rottenoes memberikan 92%, IMDB 8.3/10, dan Metacritic sebesar 81%. Sepertinya, hanya sebuah rasa penyesalan jika tidak sempat menyaksikan film ini di bioskop dalam waktu dekat. Selamat menonton!


REKOMENDASI
TRENDING