FILM INTERNASIONAL

Siap-siap Tisu, Berikut Daftar Film-Film Biografi Yang Sanggup Kuras Emosi Kamu!

Selasa, 31 Agustus 2021 22:00 Penulis: Editor KapanLagi.com

Jane dan Stephen Hawking (Credit: imdb.com)

Kapanlagi.com - Pernah nggak sih, relate banget saat nonton film? Atau kalian pasti sedikit banyak termotivasi untuk melakukan hal-hal positif setelah nonton film, kan? Apalagi jika filmnya merupakan gambaran kehidupan nyata seorang public/historical figures. Ya, film biografi memang sanggup memanipulasi para penontonnya untuk merasakan respon emosional tertentu.

Tidak heran, film biografi memiliki keistimewaan tersendiri bagi siapapun yang menontonnya. Hal ini merupakan cara untuk menyajikan perspektif lain tentang bagaimana mereka menjalani kehidupan dan menghadapi masalah. Film biopik juga ‘memaksa’ kita untuk memposisikan diri sebagai pemeran utama. So, film biografi apa saja sih yang berhasil memeras emosi para penontonnya? Intip daftarnya berikut.

1. The Theory of Everything (2014)

Kalian pasti tidak asing dengan Stephen Hawking, bukan? Fisikawan, teoretis, kosmologi sekaligus Direktur Penelitian Centre for Theoretical Cosmology di Universitas Cambridge ini telah menorehkan banyak kontribusi terhadap dunia sains. Sepak terjangnya membantu mengubah tatanan ilmu astrofisika dan membuat kita semakin paham tentang asal-usul keberadaan semesta. 

Tidak berbeda jauh dari alur kehidupan Stephen Hawking, THE THEORY OF EVERYTHING memberikan ringkasan menyedihkan tentang karir, kehidupan percintaan dan keluarga, hingga kematiannya. Film biopik yang dibintangi oleh Eddie Redmayne dan Felicity Jones ini menceritakan masa kuliah Hawking yang sedang menulis tesisnya tentang Black Holes. Ia jatuh cinta dengan mahasiswi sastra, Jane Wilde dan memulai hubungan asmara mereka. Saat itu juga, Hawking mengalami penurunan fungsi saraf otak dan didiagnosis dengan penyakit saraf motorik. Cerita berlanjut dengan pernikahan Hawking dan Wilde dan mereka dikaruniai dua anak. Puncaknya, ada masalah yang menimpa keluarga kecil tersebut dan mempengaruhi ikatan pernikahan mereka. 

THE THEORY OF EVERYTHING mengantongi keuntungan 122 juta dolar (Rp 1, 7 miliar) dan menyabet aktor terbaikdengan Eddie Redmayne sebagai pemenangnya. Film ini juga memborong penghargaan di British Academy Film Awards sebagai Best Adapted Screenplay dan Best British Film. Jangan sampai nggak nonton ya!

 

2. La Vie en rose (2007)

LA VIE EN ROSE merupakan film film biografi musikal yang tayang pada tahun 2007. Dibintangi oleh aktris cantik Marion Cotillard, film ini menceritakan kehidupan penyanyi Perancis legendaris pada tahun 1940-1950-an, Edith Piaf. LA VIE EN ROSE sendiri diambil dari lagu hits Edith Piaf dengan judul yang sama. 

Lagu La Vie en Rose mendulang popularitas karena liriknya mengekspresikan kesenangan menemukan cinta sejati dan sebagai pelipur lara bagi yang berhasil bertahan pada masa-masa sulit selama Perang Dunia II. Kehidupan masa kecil dan perjalanan hidupnya sampai meninggal digambarkan secara dramatis dalam film. Film ini sangat menyedihkan mengingat perjuangan Edith Piaf yang tak bisa dipandang sebelah mata juga kematiannya yang banyak mengejutkan publik. Siap-siap tisu, ya!

 

3. The Imitation Game (2014)

THE IMITATION GAME menggunakan setting waktu saat Perang Dunia II. Menceritakan tentang perjuangan Alan Turing seorang jenius yang berhasil memecahkan kode enigma dan membuat komputer digital pertama di dunia, THE IMITATION GAME merupakan favorit para penikmat film biopik dan nerds. Alur bermula dari masa sekolah Turing yang kerap dirundung oleh teman-temannya dan harus harus menelan kenyataan pahit bahwa sahabat satu-satunya meninggal dunia. 

Saat Britania Raya mendeklarasikan perang kepada Jerman pada 1939, Turing menjadi tim kriptografi bersama lima orang lainnya. Pekerjaannya adalah memecahkan kode rahasia Nazi dari mesin Enigma. Masalah silih berganti datang saat Turing melakukan pekerjaannya karena sifatnya yang sulit diajak berdiskusi. Namun, Turing akhirnya dapat membuat mesin Enigmanya dengan bantuan teman setimnya. Tak berhenti di situ, banyak terjadi kesalahpahaman hingga membuat Turing dipecat dari pekerjaannya. Ia bahkan dipenjara karena orientasi seksualnya dan menjalani proses kebiri dengan mengonsumsi obat-obatan kimia. 

Perjalanan menyedihkan Alan Turing sedikit banyak mendapat perhatian banyak orang. Dibintangi oleh Benedict Cumberbatch dan Keira Knightley, THE IMITATION GAME berhasil puncaki UK box office  di peringkat kedua setelah film budget besar garapan Nolan, INTERSTELLAR. Film ini juga mengantongi keuntungan sebesar Rp 3,3 miliar. Ayo bagi kalian pecinta matematika dan aktor Benedict Cumberbatch, langsung saja cek Netflix untuk menontonnya ya! 

Usaha mengusung dan menceritakan kembali kehidupan figur publik ke layar lebar memang patut diacungi jempol. Hal ini dapat menyadarkan kita akan kehidupan penuh lika-liku mereka. Selamat menonton!

Ditulis oleh: Adelia Dewi Masita 

 


REKOMENDASI
TRENDING