'Tamparan' Keras Untuk Korut Dalam Kedok Komedi Menghibur

Minggu, 15 Februari 2015 22:01 Penulis: Guntur Merdekawan
'Tamparan' Keras Untuk Korut Dalam Kedok Komedi Menghibur Image: © Columbia Pictures
Kapanlagi.com - SPOILER ALERT!

Sepanjang 2014 lalu, berbagai macam kontroversi dan perdebatan panas muncul menyelimuti film bertajuk THE INTERVIEW. Bukan tanpa sebab, film garapan Seth Rogen dan Evan Goldberg itu sarat dengan sindiran politik untuk Korea Utara, negara yang dikenal sangat tertutup dan dipimpin oleh seorang diktator kejam bernama Kim Jong-Un.

Dari perilisan trailer-nya saja pihak Korea Utara langsung bereaksi keras dan mengeluarkan berbagai ancaman pada Sony selaku rumah produksi THE INTERVIEW. Tak main-main, beberapa hacker yang diduga orang Korut sempat menyabotase situs utama Sony dan menuliskan ancaman-ancaman perang yang mengerikan jika film tersebut tetap dirilis.

Terlepas dari kontroversi di atas, THE INTERVIEW akhirnya tetap dirilis bulan Desember kemarin. Seperti yang diduga, meskipun kental berbau komedi, film yang diperankan oleh James Franco dan Seth Rogen itu memang bisa dibilang sangat berani dan kontroversial.

Poster resmi 'THE INTERVIEW' / © Columbia PicturesPoster resmi 'THE INTERVIEW' / © Columbia Pictures

Ceritanya, Dave Skylark (Franco) adalah seorang host dari program televisi bertajuk SKYLARK TONIGHT yang diproduseri oleh Aaron Rapoport (Seth). Acara itu awalnya dikenal sebagai gosip  infotainment yang membahas berbagai macam gosip dari para selebriti dunia seperti Eminem, Nicki Minaj, Iggy Azalea, dan berbagai nama lainnya.

Pada satu kesempatan tak terduga, Kim Jong-Un, presiden Korea Utara ternyata diketahui sebagai fans berat dari acara tersebut. Ingin mencoba hal luar biasa yang tak pernah dilakukan sebelumnya, Dave dan Aaron punya ide untuk mewawancarai presiden yang dikenal dunia sebagai sosok kejam itu secara eksklusif.

Di tengah-tengah usaha menaikkan rating acara mereka, CIA Amerika malah masuk dan menginstruksikan misi paling berbahaya untuk Dave dan Aaron. Yup, alih-alih wawancara biasa, CIA ingin agar Dave memanfaatkan momen langka itu untuk membunuh Kim, yang dianggap sebagai ancaman terbesar Negeri Paman Sam.

Di tengah proses persiapan wawancara itu sendiri Dave sempat ‘tertipu’ oleh topeng dari Kim yang mencoba menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok yang sama sekali tak berbahaya. Tak jarang Dave dan Aaron saling adu argumen untuk melanjutkan misi pembunuhan tersebut atau tidak. Sampai akhirnya sifat asli dari Kim secara tak sengaja muncul. Dave yang awalnya menganggap Kim sebagai teman akhirnya memantapkan hati tuk mengakhiri hidup Kim.

Adegan di mana Kim mati terbunuh / © Columbia PicturesAdegan di mana Kim mati terbunuh / © Columbia Pictures

Pada akhirnya, Kim diceritakan mati terbunuh dan Korea Utara jadi negara revolusi yang jauh lebih baik. Sekali lagi, meskipun sepanjang cerita itu banyak sekali kesan komedi dan parodi yang sangat mengocok perut, tetap saja sindiran super pedas  untuk Korut juga kental terasa.

Yang jelas film ini mengandung banyak umpatan-umpatan yang cukup kasar plus beberapa adegan sensual yang tak pantas ditonton oleh para pecinta film di bawah umur.

Secara overall, jika kita sedikit mengesampingkan kontroversi politiknya, film ini sangatlah wajib tonton. Seth dengan cerdik mampu menyihir tema politik yang biasanya selalu membosankan dan serius jadi tayangan yang sangat menghibur.

Jangan Lewatkan!

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING