Teknologi Mutakhir Dalam Pembuatan Film 'GRAVITY'

Rabu, 05 Maret 2014 16:51 Penulis: Mahardi Eka
Teknologi Mutakhir Dalam Pembuatan Film 'GRAVITY' dok. Warner Bros
Kapanlagi.com - Akhir-akhir ini, film-film Hollywood telah menyajikan efek visual menawan untuk dinikmati penikmat dan kritikus film. Beberapa film yang menerima banyak penghargaan karena visual effect yang disajikan adalah AVATAR, TRON: LEGACY, dan LIFE OF PI.

Di tahun ini ada film GRAVITY yang bila diibaratkan smartphone, ketenarannya baikan iPhone. Sajian visual dan grafis film ini layak diacungi jempol, menjadikannya cambuk bagi setiap film VFX-oriented.

Pujian untuk sajian visual dan grafik yang mengagumkan itu sepatutnya dilayangkan pada Framestone, studio efek visual yang berbasis di London. Beruntungnya, Digital Spy berhasil merekam perjuangan tim Gravity dan berbicara mengenai teknologi yang digunakan dalam film tersebut.

Bisa dibilang mayoritas pihak kreasi Framestone bekerja keras untuk film tersebut, dimana mereka harus melakukan percobaan teknik baru untuk menggambarkan arahan sang sutradara, Alfonso Cuaron. Sang sutradara dikabarkan melakukan pendekatan pada Framestone, dan menantang mereka untuk merealisasikan cerita dan ide tersebut.

"Akhirnya kami membuat keputusan, walaupun harus melakukan banyak try out mengenai hasil perhitungan muatan dan peralatan untuk mencari tahu apakah ide ini bisa dilakukan. Sebelum tes itu dilakukan, tidak ada yang percaya bahwa ide itu tidak mustahil," ujar STuart Penn, supervisor CG untuk film tersebut.

Hasil akhir proses itu adalah "lightbox" GRAVITY. Setting itu berupa kubus berukuran 6 kali 3 meter, yang berisi bohlam LED. Bangunan itu dibangun untuk menghasilkan efek ekstrim antara gelap dan terang yang terlihat di luar angkasa.

Penambakan lightbox GRAVITYPenambakan lightbox GRAVITY

"Real trick" yang diusung lightbox ini adalah kemampuan untuk menunjukkan objek yang diisikan oleh Framestone dengan menggunakan CGI. Dengan terlihatnya objek itu, maka pemain mampu menggunakannya sebagai "prompt". "Yang diusung oleh lightbox sebenarnya adalah representasi dari vistual environment, sehingga para pemain bisa lebih fokus dalam berakting dibandingkan dengan menggunakan green screen biasa," pungkasnya.


(dig/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING