Tragis... Ketika Orang Tua Jadi 'Nomor Dua' Dalam Kisah Disney

Rabu, 17 September 2014 10:11 Penulis: Riswinanti Permatasari
Tragis... Ketika Orang Tua Jadi 'Nomor Dua' Dalam Kisah Disney Ilustrasi @ istimewa
Kapanlagi.com - Kisah-kisah Disney, mulai dari THE LITTLE MERMAID, BEAUTY AND THE BEAST dan lain-lain selalu menjadi favorit banyak orang. Selain kisahnya yang indah dan menyentuh, banyak hikmah yang bisa ambil dari kisah-kisah Disney.

Namun di balik kehidupan (hampir) sempurna yang dilakoni para tokohnya, ada satu hal yang nyaris tak pernah ada dalam film-filmnya, yaitu keberadaan sosok orang tua. Percaya atau tidak, kebanyakan tokoh Disney akan diceritakan sebagai sosok yang tak memiliki figur orang tua, terutama ibu.

Beberapa pihak berusaha menjelaskan hal ini. Namun dari sekian banyak pendapat, sepertinya dua teori yang disampaikan produser Disney saat ini, Don Hahn, adalah yang paling masuk akal. Ada dua teori yang menurutnya bisa menjelaskan kenapa tokoh-tokoh Disney selalu identik dengan yatim piatu.

Tokoh-tokoh yatim piatu dalam kisah Disney @ eonline.comTokoh-tokoh yatim piatu dalam kisah Disney @ eonline.com

Alasan pertama adalah terkait efisiensi waktu dan cerita saat penggarapan. Pasalnya, banyak hal yang harus dikisahkan dalam rentang waktu yang sangat singkat.

"Salah satu alasannya adalah faktor kepraktisan, mengingat panjang film hanya 80 hingga 90 menit, sedangkan film-film Disney bercerita tentang proses pendewasaan. Kisahnya menceritakan hari di mana kau menerima tanggung jawab. Dengan kata lain, karakter akan lebih cepat dewasa jika tak bertemu orang tuanya. Ibu Bambi dibunuh, dan dia harus terus lebih dewasa. Belle hanya punya ayah, namun dia hilang, sehingga dia harus mengambil posisi ayahnya," ungkap Don.

Cuplikan film 'FROZEN' @ eonline.comCuplikan film 'FROZEN' @ eonline.com

Teori kedua mengatakan bahwa hal ini berhubungan dengan kisah hidup pendiri Disney, Walt Disney, yang cukup tragis. Di usia yang masih sangat muda, dia memang harus tumbuh sendirian dan menerima tanggung jawab yang sangat besar. Hal itulah yang kemudian tercurah dalam kisah-kisah Disney.

"Alasan lain, pada awal tahun 1940an, ketika dia masih tinggal di rumah ini, dia juga membelikan rumah untuk ayah dan ibunya. Dia memanggil orang orang memperbaiki perapian, tapi ketika ayah dan ibunya tinggal di sana, perapian itu rusak, sehingga ibunya meninggal," ungkap Don lagi.

Para tokoh Disney @ istimewaPara tokoh Disney @ istimewa

Pelayan datang esok paginya dan menarik ayah dan ibu Disney ke halaman. Ayahnya sakit, dan dirawat di rumah sakit, sedangkan ibunya tidak selamat. Dia tak pernah membicarakan hal itu dengan orang lain. Tak ada pula yang berani melakukannya," lanjutnya.

Kematian sang ibu itulah yang menghantui Walt Disney hingga akhir hayatnya. Tak ada tempat untuk berkeluh kesah, kecuali dari cerita-cerita yang diciptakannya. Kisah yang sangat tragis.

(eon/ris)


REKOMENDASI
TRENDING