HOLLYWOOD

Dari Kematian Naya Rivera Sampai Wabah Corona, 7 Kejadian Misterius Ini Disebut Sebagai Bukti Kutukan Serial 'GLEE'

Senin, 20 Juli 2020 18:31

'GLEE' ©FOX via IMDb

Kapanlagi.com - Belum lama ini serial GLEE menjadi perbincangan hangat setelah salah satu pemerannya, Naya Rivera ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Piru, California.

Kasus tenggelamnya Naya Rivera ini sempat menghebohkan publik. Beragam spekulasi pun muncul di kalangan publik tentang penyebab utama meninggalnya sang aktris. Dari sekian banyak teori fans, sejumlah penggemar justru mengaitkan kematian Naya ini dengan 'kutukan' serial GLEE.

Serial GLEE disebut-sebut memiliki kutukan dan mampu meramalkan masa depan. Sederet kejadian berikut ini disebut-sebut berkaitan dengan kutukan GLEE.

1. Kematian Naya Rivera

Naya Rivera mejadi perbincangan hangat setelah ia menghilang di Danau Piru. Sang putra ditemukan seorang diri di dalam kapal yang mereka sewa bersama.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa harim tubuh Naya akhirnya ditemukan pada Senin (13/7/2020). Dari hasil autopsi yang dilakukan pihak berwajib, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan konsumsi obat-obatan terlarang. Kematiannya dinyatakan murni karena kecelakaan.

Tak sedikit penggemar yang mengaitkan peristiwa ini dengan salah satu scene dalam serial GLEE. Dalam salah satu episode di serial tersebut, Naya menyanyikan lagu berjudul If I Die Young. Penggalan lirik dari lagu tersebut berbunyi 'If i die young, bury me in satin. Lay me down on a bed of roses. Sink me in the river at dawn (Jika aku mati muda, kubur aku dengan satin. Baringkan aku di ranjang penuh mawar. Tenggelamkan akun di sungai saat fajar)'.

Lirik ini dikaitkan para penggemar dengan kematian Naya. Lagu itu disebut-sebut sebagai ramalan atas kejadian tersebut. Tak hanya itu, jenasah Naya berhasil ditemukan bertepatan dengan peringatan 7 tahun kematian Cory Monteith, bintang GLEE lainnya yang meninggal pada 2013 silam.

2. Kematian Cory Monteith

Cory Monteith meninggal dunia pada 13 Juli 2013 silam. Dikutip dari Eonline.com, ia ditemukan meninggal dunia di kamar hotelnya karena overdosis obat-obatan terlarang.

Kematian pemeran karakter Finn Hudson ini, juga dikaitkan dengan kutukan dari serial GLEE. Pasalnya dalam serial tersebut, ayah Finn diceritakan meninggal karena overdosis obat terlarang. Ibu Finn juga mengungkapkan bahwa, Finn selalu mengingatkannya dengan sosok sang ayah.

Menurut penggemar, scene tersebut seolah juga memprediksi kematian Cory Monteith. Ia meninggal dengan cara yang kurang lebih sama dengan ayah dari karakter yang ia perankan.

3. Rasisme Lea Michele

Belum lama ini nama bintang GLEE, Lea Michele juga menjadi perbincangan hangat. Komentar rasisnya terhadap kasus George Floyd menjadi sorotan publik.

Setelah peristiwa tersebut, sejumlah pihak juga turut buka suara dan membongkar perilaku rasis Lea Michele di kehidupan asli. Beberapa cast dan kru dari serial GLEE juga mengungkapkan sikap rasis yang dilakukan oleh mantan kekasih Cory Monteith ini.

Tak hanya itu, dalam beberapa episode di serial tersebut, karakter yang diperankan oleh Lea juga menunjukkan sifat rasisnya. Hal ini dianggap sejumlah penggemar sebagai salah satu tanda dari perilaku asli Lea.

4. Kasus Pornografi Anak Mark Salling

Mark Salling ditemukan meninggal dunia pada 30 Januari 2018 silam. Ia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri setelah terlibat dalam kasus pedofilia.

Mengutip Liputan6.com, pemeran karakter Noah 'Puck' Puckerman ini ditangkap pihak berwajib pada tahun 2015 silam setelah terbukti mengoleksi sejumlah foto dan video pornografi anak. Sebelumnya ia juga pernah terlibat dengan kasus pelecehan seksual terhadap dua orang wanita.

yang membuat banyak penggemar merinding adalah jauh sebelum kedua kasus tersebut terungkap, dalam serial GLEE, karakter Puck sering menunjukkan ketertarikannya terhadap pornografi anak. Meski sebelumnya dianggap sebagai lelucon, namun setelah kasus ini terkuak, banyak penggemar yang menganggap adegan-adegan tersebut sebagai ramalan tentang masa depan Salling yang memerankan Puck.

5. Kematian Nancy Motes

Kejadian tragis tak hanya menimpa para pemeran GLEE, melainkan juga para kru produksi serial tersebut. Salah satu kematian kru GLEE yang paling menghebohkan adalah kasus bunuh diri Nancy Motes, yang juga adik kandung dari Julia Robert.

Mengutip Liputan6.com, Nancy mengakhiri hidupnya dengan menenggelamkan diri pada 2014 silam. Ia juga mengalami overdosis obat-obatan terlarang sebelum ditemukan tenggelam. Dalam catatan bunuh dirinya, Nancy mengungkapkan bahwa Julia Robert adalah penyebab dirinya mengakhiri hidup.

Dalam surat tersebut, Nancy tak menyebut serial GLEE. Namun, banyak penggemar yang mengaitkan kematian Nancy dengan kutukan serial yang digarapnya itu.

6. Serangan Lebah Pembunuh

Dalam salah satu episode, GLEE juga membahas tentang serangan kawanan lebah pembunuh. Dalam episode, mereka membayangkan jika kota diserang oleh lebah pembunuh. Dan yang membuat merinding, hal ini benar-benar terjadi.

Dikutip dari The Guardian, sekawanan lebah pembunuh menyerbu California pada Februari 2020 lalu. Diketahui, lebih dari 40 ribu lebah pembunuh menyerang warga kota.

7. Virus Corona

Tak hanya serangan lebah pembunuh, banyak penggemar yang menduga bahwa menyebarnya virus corona ini juga telah diprediksi oleh serial GLEE. Menurut penggemar, hal ini tercermin dalam salah satu episode.

Dikutip dari salah satu video yang diunggah di channel YouTube milik Nessie Judge pada Jumat (10/7/2020), dalam cuplikan episode tersebut, kedua karakter yang ada membahas tentang jabat tangan dan hand sanitizer. Hal ini lah yang dianggap penggemar sebagai prediksi dari wabah COVID-19.

Gimana menurut KLovers? Apa kalian percaya bahwa serial GLEE ini memiliki kutukan? Atau kejadian-kejadian tersebut memang sudah takdir dari mereka?


REKOMENDASI
TRENDING