HOLLYWOOD

Kronologi dan Kontroversi Berakhirnya 'Ellen DeGeneres Show' Setelah 19 Tahun Mengudara

Rabu, 09 Juni 2021 09:10

Ellen DeGeneres / Credit Foto: TPG Images

Kapanlagi.com - Ellen DeGeneres Show adalah salah satu program televisi dengan konsep talk show yang paling sukses di Amerika. Program ini sudah tayang sejak tahun 2003 silam dan masih terus bertahan hingga sekarang. Ellen DeGeneres merupakan satu-satunya host yang setia menemani para pemirsa selama 18 tahun lamanya.

Kini, Ellen DeGeneres Show memasuki musim ke-18. Namun sebuah kabar yang begitu mencengangkan tiba-tiba muncul pada Bulan Mei lalu. Ya, Ellen menyatakan jika acara bincang-bincang ikoniknya itu akan resmi berakhir di musim ke-19 alias tahun 2022 mendatang.

Mendapati kabar di atas, pasti banyak yang bertanya-tanya mengenai alasan di balik keputusan besar tersebut. Berikut adalah beberapa fakta dan faktor yang telah KapanLagi.com rangkum terkait dihentikannya Ellen DeGeneres Show..

1. Tidak Lagi Menantang?

Pada sebuah interview di pertengahan Mei lalu, Ellen mengumumkan jika Ellen DeGeneres Show akan segera berakhir. Ia pun menjelaskan alasannya secara blak-blakan.

"Ketika kamu jadi orang yang kreatif, kamu harus terus menantang dirimu sendiri. Sehebat dan semenarik apapun program ini, bagiku rasanya sudah tidak menantang lagi," ungkap Ellen seperti dilansir dari The Hollywood Reporter.

Namun, apakah itu alasan yang sebenarnya? Ada beberapa fakta menarik lain di balik berakhirnya program peraih Emmy Awards tersebut, seperti yang satu ini..

2. Dugaan Kekerasan Seksual, Rasis dan Intimidasi

Tahun 2020 silam, nama baik Ellen DeGeneres Show sempat tercoreng. Beberapa kru dan juga mantan kru membocorkan sebuah rahasia 'gelap' yang tak diketahui orang di balik layar program tersebut.

Beberapa tudingan miring pun bermunculan, seperti para produser yang disebut kerap melakukan pelecehan seksual terhadap para kru wanita, adanya intimidasi hingga tindakan rasis di dalam lokasi kerja. Kabar itu sontak viral bukan main dan jadi buah bibir netizen hampir di seluruh dunia.

Dan di awal musim ke-18, Ellen pun lantas buka suara terkait rumor negatif di atas. Ia mengaku jika memang ada suasana 'toxic' di dalam lingkungan kerja yang luput dari pengetahuannya. Ellen bahkan mengambil sikap tegas dan memecat 2 produser yang diduga terlibat aksi pelecehan seksual kala itu.

"Aku dengar ada beberapa kejadian yang tak seharusnya terjadi di sini. Aku menganggap ini sebagai hal yang sangat serius dan aku ingin minta maaf sebesar-besarnya pada siapapun yang terkena dampaknya" ungkap Ellen seperti dilansir dari NYTimes.

3. Rating Turun Drastis

Musim ke-18 pun lantas dimulai seperti biasanya. Namun rupanya acara ini sudah terlanjur mendapatkan imej yang buruk dari netizen. Walhasil, rating Ellen DeGeneres Show anjlok.

Dilansir dari data Nielsen, program Ellen kehilangan lebih dari 1 juta penonton atau mengalami penurunan sekitar 43%. Jumlah penurunan itu tercatat yang paling buruk dibandingkan program kompetitor serupa.

Secara detail, 38% dari penonton yang hilang itu adalah penonton wanita dewasa di bawah usia 54 tahun yang selama ini jadi core utama rating Ellen DeGeneres Show.

Sejak Bulan September hingga Januari 2019-2020, acara ini berhasil mendatangkan total US$ 131 juta (setara Rp 1,8 triliun) dari iklan, namun di periode yang sama tahun 2020-2021, mereka hanya mendapatkan US$ 105 juta (setara Rp 499 miliar). Artinya, angka pemasukan mereka turun sebanyak sekitar 20%.

4. Gara-Gara Interview Dakota Johnson?

Ketika berita tentang berakhirnya The Ellen DeGeneres Show muncul, netizen tiba-tiba teringat akan salah satu episode yang cukup kontroversial pada November 2019 silam. Kala itu, Dakota Johnson diundang jadi tamu untuk mempromosikan film-nya, SUSPIRIA dan BAD TIMES AT THE EL ROYALE.

Pada kesempatan itu, para pemirsa menyadari ada suasana yang awkward atau tidak enak selama interview antara Dakota dan Ellen berlangsung. Pertama, Ellen menuding Johnson tidak mengundangnya di acara pesta ultahnya yang ke-30, yang mana hal itu ditepis secara blak-blakan oleh sang aktris.

"Sebenarnya tidak. Itu tidak benar, Ellen. Aku mengundangmu. Tahun lalu di acara ini kamu juga bilang aku tidak mengundangmu ke acara ultahku. Tapi waktu itu aku tidak tahu kamu ingin diundang, aku bahkan tak tahu apakah kamu menyukaiku," jawab Dakota yang lantas membuat suasana interview jadi sedikit tegang.

Mungkin momen interview Dakota Johnson ini seakan tak ada hubungannya dengan berakhirnya Ellen DeGeneres Show. Tapi netizen beranggapan lain. Banyak dari mereka yang menyebut jika momen itulah yang jadi titik mula penyebab turunnya rating program ikonik tersebut.

5. Digantikan James Corden?

Satu kemungkinan lain jika The Ellen DeGeneres Show berakhir, maka sang host, Ellen DeGeneres bakal diganti. Dan sosok yang diduga kuat sebagai penggantinya adalah aktor, komedian dan presenter kondang, James Corden.

"James Corden sudah dalam pantauan untuk menggantikan Ellen sejak waktu lama sebelum ada masalah ini. Kini dengan perubahan drastis tersebut membuat rencana itu selangkah lebih maju," ujar salah seorang staf.

Namun tentu saja itu adalah rumor belaka yang masih belum bisa dipastikan kebenarannya. James Corden sendiri dikethaui masih terikat kontrak dengan CBS hingga 2022 mendatang. Menurut KLovers sendiri, James Corden cocok nggak gantiin Ellen DeGeneres?


REKOMENDASI
TRENDING