Liku Kehidupan Thalia Si 'Maria Mercedes', Bintang Sejak Balita - Masa Kecil Tertekan

Rabu, 18 Oktober 2017 17:38 Penulis: Wulan Noviarina
Liku Kehidupan Thalia Si 'Maria Mercedes', Bintang Sejak Balita - Masa Kecil Tertekan Thalia ©istimewa

Kapanlagi.com - Thalia, siapa yang tak mengenal nama aktris dan penyanyi cantik yang satu ini. Di Indonesia, nama Thalia dikenal sebagai seorang bintang telenovela yang tenar pada tahun 2000-an lewat Maria Mercedes, Maria Cinta Yang Hilang, Marimar dan banyak judul lainnya.

Akting sebenarnya bukan satu-satunya karir Thalia, bahkan bisa dibilang hanya sebagai selingan semata. Sejatinya, bintang kelahiran 26 Agustus 1971 ini adalah seorang penyanyi yang menjadi kebanggaan masyarakat Mexico dan sampai sekarang masih jadi salah satu bintang besar di dunia musik Amerika Latin.

Bintang Sejak Balita

Thalia sudah menjadi bintang sejak ia masih balita ©billboardThalia sudah menjadi bintang sejak ia masih balita ©billboard

Thalia lahir dari keluarga yang biasa saja, bukan berasal dari kalangan artis. Ibunya adalah seorang pelukis, sementara ayahnya adalah seorang dokter dan ilmuwan yang juga menjadi penulis.

Pada usia satu tahun, Thalia pertama kali muncul di layar televisi sebagai bintang iklan. Kala itu namanya masih belum banyak diketahui publik, meski wajahnya beberapa kali wara-wiri di layar kaca.

Kehidupan Thalia baik-baik saja sampai ia berusia enam tahun, dan ayahnya meninggal dunia karena sakit diabetes. Dari sini kehidupannya mulai mengalami titik balik, dunia Thalia sudah berbeda.

Korban Bully

Siapa sangka, dulu Thalia jadi korban bully karena sudah tak punya ayah ©Speakers' CornerSiapa sangka, dulu Thalia jadi korban bully karena sudah tak punya ayah ©Speakers' Corner

Di usia yang masih belia, Thalia menjadi korban bully teman-temannya karena ia sudah tak lagi memiliki ayah. Kepergian sang ayah membuat mentalnya jatuh, ia pun didiagnosa mengalami CDH (Childhood Disintegrative Syndrom) yang mirip seperti autisme.

Efek dari kehilangan sang ayah, lalu menjadi korban bullying membuat Thalia benar-benar terpuruk. Dan untuk mengembalikan kondisi psikis-nya, Thalia harus menjalani terapi psikologi selama beberapa tahun hingga ia dinyatakan sembuh.

Empat tahun setelah kepergian ayahnya, tepatnya pada tahun 1981 Thalia ikut masuk dalam grup vokal bernama Pac Man. Tak lama, Pac Man berubah nama menjadi Din Din, namun ternyata juga tak bertahan lama.

Grup itu akhirnya bubar setelah tiga tahun eksis, dan Thalia melanjutkan karirnya sebagai penyanyi solo. Yang ternyata justru memberinya kesempatan untuk bergabung dalam acara musikal populer, Vaselina.

Awal Karir

Bernyanyi adalah dunianya ©EskiPaper.comBernyanyi adalah dunianya ©EskiPaper.com

Ketika vokalis Timbiriche keluar pada tahun 1986, Thalia masuk dan sempat merekam empat album bersama grup beraliran pop ini. Keempat album ini cukup sukses di pasaran, namun Thalia tak puas hanya dengan karirnya di grup.

Di waktu yang sama, ia juga les menari, akting, bermain alat musik dan bernyanyi. Sampai pada akhirnya Thalia memutuskan untuk keluar dari grup dan berkarir solo.

Tahun 1990, Thalia memulai karir solonya lewat album bertajuk namanya sendiri, Thalia. Album ini sukses besar, membuat produser senang dan langsung membuatkan album baru untuk Thalia hanya dalam jeda satu tahun dari album pertama.

Seperti dugaan, album kedua pun sukses di pasaran, dan pada tahun 1993 Thalia mengeluarkan album ketiganya. Kesuksesan besar ada di tangan Thalia, hanya dalam waktu satu bulan, album ketiga ini laku 200 ribu keping di pasaran dan Thalia pun mendapatkan ganjaran platinum dari pihak rekaman.

Maria Mercedes Sukses Besar

Maria Mercedes yang membuat Thalia tenar di Indonesia ©EskiPaper.comMaria Mercedes yang membuat Thalia tenar di Indonesia ©EskiPaper.com

Tidak hanya mereguk kesuksesan di bidang musik dengan berbagai albumnya, Thalia yang juga masuk ke dunia seni peran pun mendapatkan hasil yang sama. Telenovela Maria Mercedes yang ia bintangi menjadi raja di negeri sendiri dan laris di pasar luar negeri.

Berkat Maria Mercedes, nama Thalia tidak hanya dikenal di Mexico dan negara Amerika Latin saja. Ia juga tenar di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang kala itu tergila-gila pada sosok Thalia dan telenovela yang ia bintangi.

Setelah Maria Mercedes berakhir, Telenovela lain milik Thalia juga sukses di pasaran. Salah satu yang paling tenar adalah Marimar, yang membawa namanya melambung dengan sangat cepat.

Namun Thalia tak melanjutkan karirnya di dunia serial televisi yang panjang. Setelah Rosalinda tamat, Thalia kembali fokus ke dunia bernyanyi yang lebih ia cintai.

Walk of Fame

Thalia dapat walk of fame karena kesuksesan karirnya di dunia menyanyi ©billboardThalia dapat walk of fame karena kesuksesan karirnya di dunia menyanyi ©billboard

Puluhan album dan ratusan lagu sudah dibuat oleh Thalia. Ia adalah salah satu penyanyi latin terbaik yang pernah ada di eranya. Karena kesuksesannya di dunia musik pula, Thalia mendapatkan penghargaan berupa Walk of Fame di Hollywood.

Hingga saat ini, istri dari produser musik Tommy Motolla ini masih aktif bernyanyi. Ia pun beberapa kali menggelar tur dunia, membawakan lagu-lagu berirama latin yang rancak.

Meski sudah tak lagi menjadi bintang telenovela, tapi bukan berarti Thalia mundur sepenuhnya dari dunia akting. Ia kini lebih banyak membintangi film layar lebar, dan salah satu yang terbaru adalah mengisi suara karakter Scarlett Overkill MINIONS untuk versi bahasa Spanyol.

Kecantikan Thalia pun masih sangat terjaga, meski sekarang ia sudah berusia 46 tahun. Seolah usia tak mempengaruhi wajah ayunya, karena penampilannya masih sama seperti tahun 1990-an dulu.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING