SELEBRITI

Alasan Polisi Kenakan APD Saat Penangkapan Tio Pakusadewo karena Narkoba

Selasa, 14 April 2020 15:32 Penulis: Luthfia Miranda Putri

Tio Pakusadewo © Istimewa

Kapanlagi.com - Tio Pakusadewo kembali ditangkap kepolisian akibat kasus narkoba. Artis Tio Pakusadewo ditangkap polisi pada Selasa (14/4) dini hari. Ia ditangkap di kediamannya oleh Subdit 1 Diresnarkoba Polda Metro Jaya.

Saat ditanyakan oleh wartawan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan kalau artis dengan inisial TP tersebut adalah pemakai narkoba.

"Ini penangkapan kedua. Kemarin direhabilitasi kok kenapa nggak ada perubahan, ini perlu kami edukasi juga karena memang kembali lagi ke diri kita tentang bahaya penyalahgunaan narkotika ini yang memang tidak pernah berhenti. Kita akan melakukan efek jera, termasuk ini yang sudah melakukan masih terus menjalani," ucap Kombes Yuri.

 

1. Alasan Pakai APD

Saat proses penggeledahan ini, poisi menggunakan alat pelindung diri (APD). Melalui press conference di Instagram Narkoba Metro, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kalau hal tersebut sebagai bentuk untuk mencegah penularan virus corona.

"Teman-teman sempat tanya kenapa saat melakukan penggeledahan, penangkapan TP ini, ada anggota yang menggunakan APD walau tidak lengkap. Ini salah satu inovasi yang kita lakukan bahwa situasi saat ini kita tidak tahu di mana virus itu berada. Yang ada saat ini kita mengantisipasi sehingga melihat situasi rumah seperti itu, anggota menggunakan alat pelindung, ini kesiapsiagaan," kata Kombes Yusri.

2. Lakukan Pemeriksaan Lanjut

Penangkapan ini berlangsung pada dini hari, Selasa (14/4). Lebih lanjutnya, polisi mengatakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk kasus narkoba kedua Tio Pakusadewo ini.

"Ini baru kita tangkap tadi, sebenarnya kita minta waktu dua tiga hari untuk mendalami apakah dia ini sekadar pemakai saja, pengedar atau pembeli. Karena pengakuan awal tiap bulan beli dua kali. Apakah cuma beli dari R atau orang lain lagi karena memang baru ditangkap belum dilakukan pendalaman. Mudah-mudahan besok bila ada perkembangan akan kami sampaikan pada teman-teman semuanya. Apakah kemugkinan dia pengedar, nanti setelah hasil pemeriksaan," papar Kombes Yusri.

 

REKOMENDASI
 
TRENDING