Angel Lelga Kembali Diperiksa Polda Kalsel Pekan Depan

Jum'at, 19 Oktober 2007 14:01 Penulis: Rita Sugihardiyah
Kapanlagi.com - Setelah mangkir dari panggilan pertamanya (21/9), artis ibukota Angel Lelga dijadwalkan pekan depan (25 Oktober 2007) akan diperiksa Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait kasus penipuan yang dilakukannya.

Pemeriksaan mantan istri Rhoma Irama tersebut lantaran Angel terlibat kasus penipuan uang sebesar Rp150 juta terhadap H.Aburrahman Midi alias Aman Jagau, ungkap Kepala Bidang Humas Polda Kalsel AKBP Puguh Raharjo,SIP di Banjarmasin, Jumat (19/10).

Awalnya dengan alasan sakit, Angel yang juga tatusnya sebagai tersangka dalam kasus penipuan, batal diperiksa Direktorat Reskrim Polda setempat dan meminta untuk diperiksa setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1428 Hijriah.

Namun demikian pihak Polda Kalsel terus melanjutkan proses hukumnya dengan kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Angel agar hadir dan bisa memberikan keterangan terkait kasus yang dihadapinya pekan depan, tambahnya.

Meskipun demikian sesuai prosedur pemeriksaan yang ada jika tersangka mengabaikan pemanggilan kedua, maka pemanggilan ketiga akan dilakukan penjemputan oleh pihak penyidik, seperti diutarakan Puguh.

Sebelumnya dari catatan, Angel Lelga (21/9) dipanggil Polda Kalsel dengan status barunya sebagai tersangka dalam kasus penipuan uang sebesar Rp150 juta terhadap H. Aburrahman Midi alias Aman Jagau.

Sejak dilaporkan pada bulan Mei lalu, kasus ini seakan tenggelam dan tak terdengar lagi perkembangannya, namun setelah mendapatkan bukit-bukti yang cukup, penyidik akhirnya menetapkan Angel Lelga sebagai tersangka.

Menurut penasehat hukum H. Aman Jagau yaitu Abdullah, S.H. unsur penipuan yang dilakukan Angel terhadap kliennya sangat kuat, apalagi jika didukung bukti tertulis dan keterangan para saksi.

Pihaknya semula berencana melayangkan surat somasi terhadap Polda Kalsel karena dinilai lamban dalam menangani kasus ini, namun rencana somasi tersebut dibatalkan, karena Angel Lelga telah ditetapkan sebagai tersangka, ungkap Abdullah. 

(kpl/rit)


REKOMENDASI
TRENDING