Bingung Disomasi Persatuan Debus, Pesulap Merah: Kok Tiba-Tiba Merasa Dihina Atau Dicemarkan?

Bingung Disomasi Persatuan Debus, Pesulap Merah: Kok Tiba-Tiba Merasa Dihina Atau Dicemarkan?
Pesulap Merah disomasi Persatuan Debus Banten © instagram.com/marcelradhival1

Kapanlagi.com - Persatuan Debus di Banten melayangkan somasi kepada Pesulap Merah pada Jumat, 2 September 2022.Menanggapi somasi tersebut, Pesulap Merah mengaku bingung. Sebab, selama ini, dirinya tak pernah menghina, apalagi menjatuhkan martabat kesenian tradisional tersebut.

"Ini yang saya bingung. Karena saya dari dulu menjunjung tinggi seni debus. Kok bisa tiba-tiba praktisi debus merasa dihina atau dicemarkan," kata pemilik nama Marcel Radhival ini saat ditemui di kawasan PIK 2, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

1. Praktisi Debus

Marcel mengatakan bahwa dirinya juga adalah praktisi debus. Oleh sebab itu, ia sangat menghormati kesenian debus, dan sejenisnya.

"Saya pernah bikin video soal air keras, saya nggak bongkar karena menghormati praktisi debus. Karena saya juga praktisi debus," ujarnya.

2. Agar Tak Salah Paham

Agar tak salah paham, Marcel menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya, adalah upaya untuk membuat jera pelaku yang menggunakan trik debus untuk keuntungan pribadi, yakni menipu dengan menjual jimat yang dalam Undang Undang dilarang.

"Nah yang saya bongkar adalah orang orang yang menggunakan teknik debus untuk penjualan jimat karena dilarang di indonesia," tuturnya.

3. Somasi Tidak Tepat

Seharusnya, lanjut Marcel, Persatuan Debus di Banten lebih tepat melayangkan somasi kepada pelaku yang menggunakan trik debus untuk keuntungan pribadi, bukan terhadapnya.

"Justru seharusnya yang tercemarkan nama baiknya praktisi debusnya. Yang seharusnya debus untuk seni pertunjukan, malah dijadikan untuk penipuan. Dari dulu saya coba membersihkan, praktisi debus, sintren, dan sebagainya agar teknik seni budaya ini tidak disalahgunakan," tuturnya.

(Di tengah kondisi kesehatan yang jadi sorotan, Fahmi Bo resmi nikah lagi dengan mantan istrinya.)

(kpl/dan/dwn)

Rekomendasi
Trending