SELEBRITI

Bisnis Kuliner Miliknya Gulung Tikar di Tengah Pandemi Covid-19, Indra Bekti Punya Solusi Untuk Tetap Berkreasi

Kamis, 25 Maret 2021 09:01 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Indra Bekti © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Karena pandemi yang tak kunjung usai, bisnis kuliner milik Indra Bekti harus gulung tikar. Tak hanya itu, bahkan omsetnya pun juga sehingga harus menutup beberapa usahanya tersebut.

Meski begitu, saat ditemui di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (23/3) sore presenter berusia 43 tahun ini justru tak mau menyerah begitu saja. Untuk terus menekuni bisnis kuliner yang digemarinya, Indra pun bergabung dengan sebuah aplikasi bernama Koki.

1. Usaha Lain

"Masih, ini lagi nyoba untuk bisnis usaha yang lain karena sekarang ini bisnis makanan itu lagi drop banget, malah tutup bisnisnya karena pandemi. Sekarang mencoba tetap survive dengan melakukan hal yang bisa," ungkap.

Indra Bekti sebenarnya percaya bisnis kuliner masih mendapatkan hati di masyarakat meski harus mengalami jatuh bangun dalam merintisnya. Tapi menurutnya, semua itu tergantung pada bagaimana teknik penjualannya karena ia menganggap bisnis kuliner itu seru.

2. Kuliner Seru

"Kalau kuliner masih bagus banget, menurut aku bisnis ada ups and downs, yang penting promosinya dan berani untuk melakukan sesuatu. Pandemi ini memang nggak kuat buat lanjut, tapi kita pindah ke bisnis lain, cuma aku masih percaya kuliner itu seru," ujarnya.

"Makanya dengan aplikasi ini mungkin bisa membantu, orang bisa masak, bisa makan dari pada beli makanan orang lain mending beli makanan satu sama lain. Intinya aku melihat bisnis kuliner masih bagus banget," tambahnya.

3. Sensasi Baru

Sementara itu, CEO sekaligus Founder KOKi App, Petar Mihaljcic dalam kesempatan yang sama pun menjelaskan konsep dasar struktur aplikasi ini adalah platform untuk semua orang yang suka makan dan masak. Oleh karena itu, di aplikasi tersebut semua pengguna dapat order kreasi dari komunitas.

"Ini sensasi baru karena paling gampang bisa menikmati karya orang lain, saya percaya memasak adalah sebuah seni. Dengan ada aplikasi ini kita bisa jadi seniman di dapur, ini nggak cuma buat jualan aja tapi lebih luas guys," papar Petar Mihaljcic.

Menurut Peter dengan trobosan baru ini mungkin bisa jadi sebuah solusi untuk masyarakat yang punya hobi makan atau memasak. Karena memasak adalah sebuah karya seni, Peter pun mengatakan semua kalangan bisa ikut dan menjadi Koki handal sekaligus menjual masakannya.

4. Seni Tak Kenal Usia

"Pokoknya ini jadi satu solusi buat masyarakat untuk siapapun. Kalau kamu punya passion masak, kamu bisa lakukan. Undangan juga untuk semua ayo kita jadi koki. Buat anak-anak bisa juga, karena saya percaya seni tidak mengenal usia," pungkasnya.

Pandemi memang tak seharusnya jadi penghalang untuk terus berkreasi, bukan? Meski begitu, pastikan selalu #IngatPesanIbu. Rajin cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan dan batasi mobilisasi.


REKOMENDASI
TRENDING