SELEBRITI

Buruan Utama Anak-Anak, DVD Tayo 'Ayo Berpetualang' Terjual 500 Ribu Keping

Kamis, 06 Februari 2020 20:35

Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Sejak muncul di layar kaca, serial Tayo lansung menjadi tontonan favorit bagi anak-anak di Indonesia. Bukan hanya di layar kaca, serial anak-anak ini juga sangat diminati dalam bentuk DVD. Hal itu terbukti DVD berjudul Ayo Berpetualang memecahkan rekor penjualan DVD terlaris yang pernah dirilis Jagonya Musik dan Sport Indonesia (JMSI).

Sejak diedarkan di akhir tahun lalu, DVD Tayo sudah terjual lebih dari 500 ribu keping. Menurut Steve Lillywhite, selaku CEO JMSI mengatakan, DVD Tayo salah satu kepingan paling diburu untuk anak-anak. Apalagi, selain menghibur, serial ini juga memberikan pembelajaran bagi anak-anak.

"Anak-anak suka dengan serial ini. Mereka bisa bermain dan belajar. Makanya orang tuanya mau membelikan DVD Tayo," kata Steve Lillywhite di KFC Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

1. Potensi Ditonton Berulang-Ulang

DVD Tayo diproduksi JMSI yang bekerja sama dengan E-Motion Entertainment sebagai pemilik lisensi atas karakter Korea tersebut. Arnold J Limasnax, selaku CEO E-Motion Entertainment mengatakan, merilis DVD Tayo karena sudah jarang sekali tontonan untuk anak-anak yang menghibur dan menididik.

"Tayo ini punya penjualan yang tinggi tapi bukan yang teratas karena yang teratas masih dipegang oleh musik. Penjualan tayo bisa dibilang 500 ribu kopi selama tiga bulan, tapi musik masih menjadi primadona karena bisa terjual hingga 700 ribu kopi," kata Arnold.

"Kenapa masih banyak anak-anak yang nonton? Pertama, di mobil udah ada playernya, banyak anak-anak nonton di mobil. Banyak juga player lama di rumah itu biar anaknya diem di rumah ya dipakai. Kalau orang dewasa mungkin nonton sekali, udah. Tapi kalau anak-anak pasti diputar berulang kali," tambah Arnold.

Setelah ini, Arnold sudah merencanakan bakal merilis lagi DVD Tayo seri kedua. Namun, sampai saat ini dia masih melihat penjualan DVD tersebut.

"Maunya sih terus-terusan. Tapi karena konten lumayan banyak, saya lihat dari penjualannya dulu. Kalau ditanya ada apa enggak lanjutnya, pasti ada," tutup Arnold.

(kpl/far/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING