Demi Seksi, Titi DJ Jalani Operasi

Selasa, 11 April 2006 09:09 Penulis:
Kapanlagi.com - Selalu kurang merasa puas, itulah sifat harfiah manusia. Termasuk yang dirasakan oleh artis penyanyi Titi Dwi Jayanti. Wanita berbibir seksi ini keranjingan operasi. Setelah sukses memperoleh perut rata melalui operasi tummy tuck dan liposuction Oktober 2005 lalu, Titi kembali bersiap untuk menghadapi meja operasi. Kali ini, bagian dada yang akan dirombaknya.

'Kalau yang lain mau besarkan payudara, saya malah mau mengecilkan,'' ujarnya saat ditemui di Studio Indosiar, Sabtu malam (07/04) lalu.

Titi menyatakan, alasan mengecilkan payudaranya ini memang berkaitan dengan profesinya sebagai seorang penyanyi. Budget untuk kostum panggungnya membengkak akibat ukuran dadanya ini.

''Saya harus buat pakaian sendiri karena nggak muat kalau pake wardrobe panggung yang disediakan,'' paparnya bersemangat.

Padahal sebenarnya, anggaran pakaian panggung ini diperketat dengan cara meminjam baju dari para desainer. Tapi, hal ini juga tidak dapat dilakukannya. Sebab, ukuran baju para desainer biasanya adalah medium. ''Ukurannya peragawati semua,'' Imbuh pelantun Bahasa Kalbu ini.

Baju-baju ini hanya muat untuk badan istri Andy Hollis Mc Dougherty ini sebatas pinggul saja. Giliran di bagian dada, baju-baju rancangan desainer ini tidak akan pas untuknya. ''Pinggul saya masih bisa pakai karena pinggul saya langsing, tapi kalau di bagian dada tidak bisa,'" Sambungnya.

Karenanya, Titi berniat untuk menjalani operasi breast reducing di Rumah Sakit Khusus Bedah Plastik, Aibee, Ciawi, Puncak. Di RS tempatnya melakukan operasi tummy tuck ini, Titi akan mengecilkan ukuran dadanya sekaligus membuatnya lebih kencang.

Selain alasan profesi, ukuran dadanya ini juga menyusahkan Titi secara medis. Ibu empat anak ini mengaku tulang belakangnya sering terasa pegal akibat kelebihan berat dibagian dada. ''Keberatan di teras depan,''ujarnya sambil tertawa.

Selain itu, Titi juga menemukan beberapa bercak di dalam dadanya. ''Bercak itu diketahui saat mammografi di Rumah sakit itu minggu lalu,'' Ujarnya. Mammografi memang menjadi salah satu tahapan bagi pasien yang akan melakukan operasi pembesaran ataupun pengecilan payudara.

Saat ini, pihak RS telah mengambil bercak tersebut dan menunggu hasil laboratoriumnya yang direncanakan keluar minggu depan. ''Mereka masih belum tahu juga, ada kemungkinan itu sisa air susu yang mengumpal. Tapi bisa juga bibit tumor,'' Sambungnya.

Jika hasil laboratorium negatif, Titi dapat segera melangsungkan operasinya ini bulan depan. Tapi jika hasilnya positif bibit tumor, Titi harus menjalani perawatan penyembuhan sebelum mengubah ukuran dadanya.

''Doain ya nggak ada apa-apa,'' Tukasnya. Apalagi, ijin sang suami untuk melakukan operasi breast reducing ini sudah dikantonginya. ''Suami selalu mendukung saya,'' Pungkasnya. 

(kl/zee)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING