SELEBRITI

Disomasi 80 Organisasi Penyandang Disabilitas Soal Statement Orang Gila Bebas Covid, Deddy Corbuzier Minta Maaf

Sabtu, 03 Juli 2021 14:33 Penulis: Canda Dian Permana

Deddy Corbuizer © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Perhimpunan Jiwa Sehat serta puluhan organisasi penyandang disabilitas memberikan somasi terbuka pada Deddy Corbuzier dan Mongol. Somasi itu berkenaan dengan pernyataan keduanya dalam podcast Close The Door mengenai kalimat bila Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bebas dari Covid-19.

Dalam somasi, Deddy diminta menghentikan sirkulasi konten, melakukan permintamaafan kepada ODGJ dan masyarakat luas, serta berjanji tidak akan mengulanginya. Supaya tidak menimbulkan polemik, pria berkepala plontos ini pun menyanggupinya.

1. Tidak Tahu Penggunaan Kata Gila

Deddy Corbuzier meminta maaf mengenai dua hal lewat postingan di Instagram resminya tak lama setelah mendapat somasi. Pertama, tentang ketidaktahuannya dalam menggunakan kata gila.

"Jadi saya minta maaf kalau ada yang tersinggung karena kata-kata gila. Sumpah deh… saya nggak tahu kalau kata-kata itu salah. Jujur saya kaget karena saya cek di KBBI masih pakai kata gila dan saya baru paham ada kata ODGJ. Artinya saya nggak pinter dan saya nggak update. Maafkan ya. Maafkan kebodohan dan sempitnya pengetahuan saya," tulis Deddy dikutip dari caption postingannya pada Rabu (30/6/2021).

2. Konteks Berkomedi

Permintamaafan kedua tentang orbolan dengan Mongol yang menyebut Orang Dengan Gangguan Jiwa bebas dari Covid-19. Deddy Corbuzier menjelaskan bila itu dalam konteks candaan saja.

'Kedua, saya minta maaf juga kalau saya dan Mongol bicara tentang ODGJ nggak kena Covid. Saya rasa di konteks tersebut Mongol konteksnya berkomedi. Dan kadang komedi memang tidak masuk dengan kenyataan atau logika. Ini setahu saya. Nggak mungkin ada tujuan menghina siapapun secara sengaja dari komedi tersebut di podcast menurut saya. Maka kami mungkin nggak paham konteks. Maaf," jelas Deddy.


REKOMENDASI
TRENDING