SELEBRITI

Ditanya Kondisi Anak-Anak Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie yang Ditinggal Rehabilitasi, Ini Kata Manajer

Jum'at, 10 Desember 2021 15:00

kondisi anak-anak Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Manajer Nia Ramadhani, Theresia ikut hadir dalam disidang kedua soal kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat Nia dan Ardi Bakrie di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (9/12). Ketika ditemui usai sidang, Theresia mengabarkan kondisi ketiga anak dari pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie selama ditinggal orangtuanya menjalani rehabilitasi di panti For All Nations (FAN), Campus, Bogor, Jawa Barat.

Theresia berujar jika ketiga anak Nia Ramadhani diurus oleh nenek ataupun orangtua Nia dan Ardi. Meski begitu, ia tak mau menuturkan lebih dalam bagaimana kondisi anak-anak dari sahabat Jessica Iskandar itu.

"Ada omanya. Aku sambil jalan mau nyusulin anak-anaknya," ucap Theresia sambil berjalan keluar Pengadilan.

1. Fokus Awasi Anak-Anak

Theresia mengaku saat ini ia jarang menjenguk Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di panti rehabilitasi. Karena ia lebih fokus untuk mengawasi anak-anak Nia Ramadhani untuk terus melanjutkan sekolahnya.

"Nanti dijawab sama juru bicaranya aja ya. Aku juga nggak enak kalau misalkan harus ini (bahas anak)," ujarnya.

"Ya sesekali aja sih tapi juga jarang (jenguk). Aku kebanyakan di rumah bareng sama anak-anak juga, anak-anak kan masih sekolah," lanjutnya.

2. Beri Pengertian Pada Anak

Selain itu, sebisa mungkin keluarga dari Nia Ramadhani dan juga Ardi Bakrie mencoba memberikan pengertian pengalihan kepada ketiga anak-anaknya yang masih kecil.

"Anak-anaknya masih pada kecil ya, Mika doang yang agak udah gede. Anak-anak baik kok," tutupnya.

3. Saksi Dalam Sidang

Dalam sidang lanjutan kali ini, Jaksa Penuntut Umum atau JPU menghadirkan sejumlah saksi terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat pasangan selebriti Nia Ramadhan dan Ardie Bakrie.

Diketahui dalam sidang kedua ini beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi dari Jaksa Penuntut Umum. Ketiga saksi yang dihadirkan JPU adalah asisten rumah tangga Pandjiyanto, psikolog klinis Senja Kurnia, dan Direktur Program Balai Rehabilitasi Fan Campus Hendra Haeruman.

4. Ketergantungan Menuju Ringan

Hendra menyebut kategori ketergantungan narkoba kedua terdakwa sedang menuju ringan. Ia pun juga menuturkan dalam kesaksiannya bahwa selain Nia dan Ardi, terdakwa lainnya, yaitu sopir pribadi Zen Vivanto juga disebutkan termasuk dalam kategori sedang-ringan terhadap ketergantungan zat methamphetamine pada sabu.

"Kalau dilihat dari gejalanya, berdasarkan assesment yang kami lakukan, kategori derajat keparahan terdakwa sedang menuju ringan. Gangguan zatnya memang tidak begitu parah," ungkap Hendra.

5. Pertimbangan Rehabilitasi

Hendra juga menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan dilakukan rehabilitasi adalah lama penggunaan dari orang yang mengonsumsi narkoba. Ketiga terdakwa disebutkan sudah mengonsumsi narkoba selama tiga bulan.

Selain itu, ia pun memaparkan ketiga terdakwa, yaitu Nia, Ardi dan sopir pribadinya, mulai menjalani rehabilitasi di Balai Rehabilitasi Fan Campus sejak 10 Juli 2021 berdasarkan rujukan dari Polres Metro Jakarta Pusat. Kondisi ketiga terdakwa saat memasuki balai rehabilitasi disebutkan letih dan lesu karena rangkaian proses hukum yang berjalan di Polres Metro Jakarta Pusat.

"Menurut kami perkembangannya sangat baik. Karena kalau dilihat soal gangguan penggunaan zat, tidak hanya kadar zatnya saja, tetapi juga dari perilaku," ujarnya.

(kpl/irf/rsp)


REKOMENDASI
TRENDING