SELEBRITI

Dito Mahendra Kekasih Nindy Ayunda Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan Sekuriti

Kamis, 12 Mei 2022 15:17

Kekasih Nindy Ayunda diduga lakukan kekerasan fisik / Credit Foto: Instagram.com - nindyayunda

Kapanlagi.com - Nama penyanyi Nindy Ayunda dalam beberapa waktu terakhir ini kerap dikaitkan dengan beberapa kasus hukum. Kali ini, giliran kekasihnya, Mahendra Dito yang dilaporkan ke polisi terkait kasus dugaan pemukulan terhadap seorang sekuriti di kawasang Kemang, Jakarta Selatan.

Kejadiannya sendiri terjadi sekitar awal tahun 2022 lalu. Dan kabar tersebut dibenarkan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Mampang AKP Budy Laksono.

"Iya, kejadiannya di wilayah Kemang. Di sebuah kos-kosan elit. Itu kejadiannya sekitar Januari atau Februari 2022,” kata Budi saat dikonfirmasi, Kamis (11/5/2022).

Ia menjelaskan, kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Mahendra Dito itu saat ini tengah diselidiki dan didalami oleh pihaknya. Sejauh ini, polisi masih mencari saksi-saksi terkait dugaan kasus penganiayaan tersebut. "Saksinya minim, makanya statusnya masih lidik," terangnya.

1. Dito Mahendra Akan Segera Dipanggil Pihak Kepolisian

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dan korban. Mereka ditanya bagaimana kasus penganiayaan itu bisa terjadi. MD sendiri juga tak akan luput dipanggil dalam waktu dekat.

"Ada beberapa saksi yang kita panggil belum hadir. Korban juga akan kita panggil. Nanti akan kita periksa MD, kalau enggak minggu ini minggu depan akan kita panggil," kata Ridwan.

Nindy Ayunda sendiri hingga saat ini belum memberikan komentar apa pun mengenai kasus dugaan pemukulan yang melibatkan kekasihnya itu.

2. Kronologi Kejadian

Sebelumnya, Eggi Pranata melalui kuasa hukumnya, Samuel Komaru Siregar mengatakan, penganiayaan terjadi di sebuah komplek perumahan elit di daerah Bangka, Kelurahan Pelang, Mampang, Jakarta Selatan pada 4 Januari 2022 sekitar pukul 14.40 WIB.

Dia menceritakan, kejadian bermula ketika korban, Eggi, yang merupakan sekuriti di perumahan tersebut mengantarkan paket milik asisten rumah tangga (ART) Nindy Ayunda. Karena paket itu COD (Cash on Delivery), Eggi menunggu di depan rumah.

Di saat bersamaan, datang mobil yang ditumpangi Nindy dan DM. Korban ditanya Nindy perihal barang tersebut ditujukan untuk siapa. Setelah dijelaskan, Nindy masuk ke dalam rumahnya. Sementara itu, tak lama berselang, DM keluar dari mobil dan secara reflek Eggi melihatnya. Mungkin tidak terima dilihat oleh Eggi, Dito menghampiri dan menamparnya.

"Apa lihat-lihat?" ucap Samuel menirukan perkataan Dito.

Kejadian itu sempat dilerai oleh dua laki-laki lainnya yang disebut-sebut sebagai pengawalnya Dito, namun tak berhasil. Bahkan Eggi sempat ditarik ke pinggir dan diminta membuka baju dan celananya. Karena permintaannya tidak dituruti korban, Dito memanggil Komandan Regu (Danru) sekuriti yang bertugas saat itu. Agar suasana kondusif, Dandru meminta maaf kepada Dito.

Tidak terima dianiaya seperti itu, Eggi melapor ke polisi dan divisum. Hasil visum menyatakan ada luka memar di beberapa bagian tubuhnya akibat kekerasan fisik. Sekadar informasi, Eggi Pranata merupakan pegawai dari PT Virtus Facility Services, perusahaan outsourcing penyedia jasa keamanan.

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING