SELEBRITI

6 Tanggapan Seorang TKI Atas Tuduhan Komunis Ustaz Solmed

Senin, 19 Agustus 2013 17:01 Penulis: Darmadi Sasongko

Ustad Solmed

3. EO Untung Rp 150 Juta, Omong Kosong!


KapanLagi.com - Ustaz Solmed menyebut angka Rp 150 juta bakal dikeruk oleh EO dari penjualan tiket yang dijual pada jamaah. Rihanu mempertanyakan asal hitungan tersebut. Hampir tujuh tahun di Hong Kong, selama 4 tahun, dia berkecimpung di organisasi yang terkadang juga mengundang bintang tamu artis Indonesia.

"Jika tiket masuk dijual seharga HK$ 50, dan pengajian diadakan dua sesi, maka hasil dari penjualan tiket adalah 50 x 1000 orang = HK$ 50.000," ungkapnya enteng memakai angka 1000 penonton.

Gedung di Sheung Wan yang rencananya akan dipakai Solmed, sudah tiga kali dimasukinya dan menurutnya hanya berkapasitas 500 orang. Itupun kalau gedung dengan ruangan berbentuk L itu dipadati berjubel penonton.

Kurs mata uang Hong Kong saat ini HK$ 1 senilai Rp. 1300. Jadi, jika disebutkan angka Rp 150 juta, angka itu tidak masuk akal. Belum lagi kalau panitia bisa menjual habis tiketnya. "Saya katakan hal tersebut adalah Ajaib, kalau tak mau dikatakan omong kosong," tulisnya.

Pengajian di Hong Kong biasa menjual tiket, antara HK$20 sampai HK$100 dan itu sudah lazim di kalangan tenaga kerja Indonesia. Karena semua fasilitas di Hong Kong harus membayar, menggunakan Masjid pun harus bayar, tidak gratis seperti di Indonesia.

Jika pun acara dilaksanakan di tempat terbuka, seperti lapangan Victoria Park, itu juga harus ada izin dari pengelola serta membayar asuransi untuk taman.

"Di Hong Kong memakai masjid atau gedung tidak bisa gratis. Minimal perlu HK$ 4.000 untuk sewa satu gedung, ini harga sewa gedung di pelosok, kalau di pusat kota minimal bisa dua kali lipatnya," katanya.

Sementara soal sponsor, biasanya support materinya tidak begitu banyak, sekitar HK$ 500 sampai HK$ 2.000. Sangat jauh bisa menutup biaya yang harus dikeluarkan. Biasanya juga tidak dalam bentuk tunai, tapi berupa barang yang harus dijual.

Rihanu minta Solmed menjelaskan atau menanyakan pada EO yang menangani acaranya, yang katanya menyediakan tiket pesawat, hotel dan lain-lain. Di Hong Kong yang notabene negeri orang, sulit sekali mencari sponsor untuk acara TKI. Apalagi banyak sekali organisasi TKI yang mengajukan proposal untuk acara-acara pengajian.

"Satu event semisal pengajian, 3 atau 4 sponsor saja itu belum tentu ada, karena kini semakin banyak organisasi TKI di Hong Kong, banyak acara yang bisa mereka pilih untuk didukung," tegasnya.

Baca Juga;

Ustad Solmed Enggan Tanggapi Surat Terbuka TKI Hong Kong
Ustaz Solmed Tegaskan Tak Pasang Tarif Tertentu
Kisah Perjalanan: April Jasmine Sukses Lawan Vonis Mandul
Ustaz Solmed Bukan Yang Pertama Azankan Bayinya
Ustaz Solmed Beruntung Tak Dampingi Persalinan Istri
Ini Arti Nama Putra Pertama Ustaz Solmed
Ustaz Solmed Ingin Sang Anak Jadi Pengusaha Muslim
Mamah Dedeh Kasihan Dengan Ustaz Solmed
 

(kpl/dar)


REKOMENDASI
TRENDING