SELEBRITI

Fuji Sempat Alami Depresi di Awal Karier, Haji Faisal Harap Netizen Bisa Menerima Karya Sang Putri

Minggu, 03 Juli 2022 10:35

Fuji (credit: instagram.com/fuji_an)

Kapanlagi.com - Fuji Utami Putri atau Fuji An rupanya sempat alami depresi diawal karirnya. Namun tak diketahui pasti apa penyebab dari hal tersebut.

Saat ditemui di kediamannya kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Jumat sore (1/7/2022), Haji Faisal secara tidak langsung membenarkan tersebut. Akan tetapi, Haji Faisal menilai apa yang dialami putrinya itu memang sudah jadi ketentuan Sang Pencipta.

"Iya sih orang kan bermacam-macam, ada aja orang sekarang itu sirik, iri dan dengki. Kadang-kadang hal itu tidak pantas untuk mereka sampaikan. Itu sama aja kita menentang ketetapan dan keputusan dari Tuhan. Semuanya ini, apapun ini semua sudah ketentuan dari Yang Maha Kuasa. Kalau Tuhan tidak menentukan seperti ini, tidak akan terjadi seperti ini," ungkap Haji Faisal.

"Kalau kita tanyakan soal kelebihan, ketenaran, bagi saya semuanya itu, saya kembalikan ke Maha Kuasa. Kalau anak saya nggak punya prestasi, nggak mungkin sampai sekarang. Tapi prestasi apa? Tuhan lah yang tahu. Diberikan jalan yang seperti ini, karena prestasinya itulah, kalau tidak ada, Tuhan tidak akan menaruhnya pada posisi sekarang," lanjutnya.

1. Tidak ke Psikolog

Bahkan kabarnya Fuji juga sempat datang ke psikolog karena hal tersebut. Namun kabar tersebut dibantah oleh Haji Faisal, karena adalah tugasnya sebagai orangtua untuk memberikan pandangan mereka terhadap apa yang dirasakan anak-anaknya.

"Oh nggak, nggak sampai ke psikolog. Kita sebagai orangtua memberi pandangan. Hidup harus kuat, sabar, pandai memilah-milah baik dan buruknya. Karena tidak semua orang baik pandangannya terhadap kita," ujarnya

2. Fuji Sering Cerita Lalu Nangis

Meski begitu, Haji Faisal mengakui bahwa putrinya sering nangis karena depresi. Namun ketika ada masalah Haji Faisal dan istri selalu bisa menjadi pendengar yang baik untuk keluh kesah anaknya.

"Tapi Fuji bilang gitu, tiap hari nangis, depresi. Mungkin sekadar konsultasi, saya nggak tahu juga. Tapi biasanya curhat sama saya, sama mamanya. Biasanya sudah curhat sama mamanya, sudah selesai di situ. Nangis nggak berhenti sampe 2 jam pas konsultasi mungkin bisa saja, namanya juga dalam hidup kadang ada belum tertumpah, ke mana mau ditumpahkan. Mungkin ditumpahkan di satu tempat tidak mendapatkan jawaban," kata Haji Faisal.

3. Tahu Soal Pro Kontra Fuji

Sebagai ayah, Haji Faisal rupanya mengaku baru mengetahui bahwa anaknya sempat mengalami hal tersebut. Akan tetapi, Haji Faisal mengetahui bahwa memang pada awal kemunculan nama putrinya itu, banyak pro dan kontra yang terjadi.

"Saya baru tahu sekarang, begitu sampe cerita ke saya, mamanya, biasanya mamanya meng-clear-kan. Iya, awal-awal dulu iya kaget, kita kasih tahu itu kerjaan. Omongan orang banyak, tidak perlu dipikirkan," ungkap Haji Faisal.

Sebagai ayah, Haji Faisal rupanya mengaku baru mengetahui bahwa anaknya sempat mengalami hal tersebut. Akan tetapi, Haji Faisal mengetahui bahwa memang pada awal kemunculan nama putrinya itu, banyak pro dan kontra yang terjadi.

"Saya baru tahu sekarang, begitu sampe cerita ke saya, mamanya, biasanya mamanya meng-clearkan. Iya, awal-awal dulu iya kaget, kita kasih tahu itu kerjaan. Omongan orang banyak, tidak perlu dipikirkan," ungkap Haji Faisal saat ditemui di kediamannya kawasan Srengseng, Jakarta Barat, (1/7) Jumat sore.

Pastinya sebagai orangtua, Haji Faisal prohatin terhadapa anaknya. Namun ia yakin semakin banyak pro dan kontra yang diterima sang anak, akan menjadi pembelajaran untuk proses pendewasaan.

"Sebagai orangtua ada rasa kasihan
Rasa kasihan pasti lah namanya anak kita. Anak kita sudah berbuat sesuatu yang baik dan terbaik. Bagaimana orang lain tidak terganggu, tidak dirugikan bahkan dia sudar berusaha bagaimana dirinya dan kerjaannya dapat menguntungkan kepada pihak lain. Aan tetapi hujatan, sendiri tetap akan datang juga. Itu yang saya sesali. Tapi saya yakin, semakin banyak pergaulannya, semakin tambah usianya, semakin dewasa," ujarnya.

Saat ini Haji Faisal menyebut bahwa Fuji pelan-pelan mulai menunjukkan prestasinya di dunia entertain, mulai dari film layar lebar yang dibintangi Fuji akan segera tayang, hingga tampik di televisi menurutnya adalah suatu prestasi dab pencapaian. Oleh karena itu, Haji Faisal pun berharap agar aoa yang dilakukan Fuji dapat diterima dan mendapat tempat di hati masyarakat.

"Dia terus Berusaha menunjukkan karya juga Mulai satu per satu Insyaallah tanggal 28 kita akan ada film Bukan Cinderella. Sebagai orangtua, dia tampil-tampil di TV, di sosmed, itu sudah prestasi buat saya, prestasi luar biasa itu bagi saya. Ada yang anggap belum seberapa, terserah dia. Tapi bagi saya dan keluarga, tampilnya dia, itu sudah prestasi yang luar biasa. Pesan kepada masyarakat dan netizen saya berharap mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Fuji bisa diterima oleh masyarakat. Terlepas ada kekurangan di sana-sini, atau belum sesuai apa yang diharapkan, semoga dengan belajar waktu, semakin bisa menyesuaikan diri," pungkasnya.

4. Yakin Fuji Akan Banyak Belajar

Pastinya sebagai orangtua, Haji Faisal prihatin terhadapa anaknya. Namun ia yakin semakin banyak pro dan kontra yang diterima sang anak, akan menjadi pembelajaran untuk proses pendewasaan.

"Sebagai orangtua ada rasa kasihan. Rasa kasihan pasti lah namanya anak kita. Anak kita sudah berbuat sesuatu yang baik dan terbaik. Bagaimana orang lain tidak terganggu, tidak dirugikan bahkan dia sudar berusaha bagaimana dirinya dan kerjaannya dapat menguntungkan kepada pihak lain. Aan tetapi hujatan, sendiri tetap akan datang juga. Itu yang saya sesali. Tapi saya yakin, semakin banyak pergaulannya, semakin tambah usianya, semakin dewasa," ujarnya.

5. Pesan Buat Netizen

Saat ini Haji Faisal menyebut bahwa Fuji pelan-pelan mulai menunjukkan prestasinya di dunia entertain, mulai dari film layar lebar yang dibintangi Fuji akan segera tayang, hingga tampik di televisi menurutnya adalah suatu prestasi dab pencapaian. Oleh karena itu, Haji Faisal pun berharap agar aoa yang dilakukan Fuji dapat diterima dan mendapat tempat di hati masyarakat.

"Dia terus berusaha menunjukkan karya juga mulai satu per satu Insyaallah tanggal 28 kita akan ada film BUKAN CINDERELLA. Sebagai orangtua, dia tampil-tampil di TV, di sosmed, itu sudah prestasi buat saya, prestasi luar biasa itu bagi saya. Ada yang anggap belum seberapa, terserah dia. Tapi bagi saya dan keluarga, tampilnya dia, itu sudah prestasi yang luar biasa. Pesan kepada masyarakat dan netizen saya berharap mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Fuji bisa diterima oleh masyarakat. Terlepas ada kekurangan di sana-sini, atau belum sesuai apa yang diharapkan, semoga dengan belajar waktu, semakin bisa menyesuaikan diri," pungkasnya.

(kpl/irf/pit)

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING