Gerakan Koin Untuk Artis 'PUTRI YANG DITUKAR'

Rabu, 09 Februari 2011 18:45 Penulis: Ahmat Effendi
Gerakan Koin Untuk Artis 'PUTRI YANG DITUKAR' Para pemain sinetron Putri Yang Ditukar @facebook
Kapanlagi.com - Beragam komentar menyoroti tentang kualitas sinetron di Indonesia bermunculan lewat situs jejaring sosial facebook. Salah satu yang menarik adalah adanya Gerakan Koin Untuk Artis PUTRI YANG DITUKAR, di mana hal ini dimaksudkan untuk menyindir keberadaan sinetron tersebut karena mereka anggap tidak mendidik, Rabu (09/02).

"Gerakan koin untuk para artis pemain "PUTRI YANG DITUKAR" supaya tidak harus berakting bodoh di RCTI selama empat jam sehari, 7 hari seminggu," tulis admin grup tersebut.

Komentar sarkastik pun bermunculan dengan dibuatnya grup ini, salah satunya sindiran bahwa sayang untuk memberikan koin banyak-banyak.

"500 rupiah aja boleh khan?? nek lebih sayang duitnya...mending kalo punya banyak koin disumbangin ke Yogyakarta coin a chance aja soalnya*malah promosi*," komentar salah satu user.

Tampaknya orang-orang yang tergabung dalam grup ini memang sudah muak dengan tayangan sinetron. Terutama dengan tema sinetron yang mengangkat tema yang sama dan terus diulang-ulang. Halaman utama grup ini pun menampakkan foto para pemain sinetron ini yang telah diedit sedemikian rupa sehingga tampak jelek. Hingga saat ini, grup ini mendapat 111 like dan tampaknya masih bakal terus bertambah.

"Haha setuju....STOP SINETRON!!!", komen salah seorang user. "Ini siapa sih penggagasnya? keren banget.. jadi pengen nabok kenalan deh..," tulis user lainnya.

Sinetron ini sendiri selama ini memang tayang dengan durasi yang cukup lama, yaitu setiap hari Senin-Minggu mulai pukul 19.30 WIB.

Sinetron PUTRI YANG DITUKAR ini bercerita tentang tokoh Amira dan Zahira yang memiliki kehidupan sangat berbeda, dan dibintangi oleh Nikita Willy, Glenn Alinskie, Rezky Aditya, Citra Kirana, dan beberapa bintang lain. Hingga saat ini para pemain sinetron tersebut masih coba dihubungi tim Kapanlagi.comô untuk dimintai komentarnya.†††† 

(fb/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING