SELEBRITI

Hadir di IdeaFest 2022, Ronal Surapradja dan Adam Saputra Berbicara Hebatnya Komunitas Untuk Sebuah Brand

Sabtu, 26 November 2022 15:15

Credit: Bayu Herdianto © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Setelah vakum dua tahun karena pandemi Covid-19, IdeaFest 2022 akhirnya kembali digelar dengan mengusung tema ‘Reality, Re:defined’. Ajang yang menjadi wadah insan kreatif berbagi ide dan kolaborasi ini berlangsung pada 24-27 November 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Host sekaligus member of The Prediksi, Ronal Surapradja dan VP of Marketing Communication KapanLagi Youniverse (KLY) Adam Saputra pun hadir menjadi pembicara dalam sesi diskusi bertema ‘Community Influencer is The Youniverse’ pada Jumat (25/11).

1. Komunitas Bukan Hanya Trend

Menurut Ronal Surapradja komunitas saat ini bukan hanya trend semata tapi karena manusia sejatinya butuh bersosialisasi dan komunitas adalah salah satu wadahnya.

“Menurut saya komunitas itu harus ada karena fitrahnya manusia bersosialisasi. Dari zaman dulu sampai kapan pun manusia akan bersosialisasi. Komunitas adalah salah satu bentuknya. Jadi bukan hanya trend menurut saya. Apalagi setelah pandemi komunitas lagi asyik-asyiknya,” ujar Ronal Surapradja.

2. Pentingnya Teknologi Untuk Komunitas

Sementara itu Adam Saputra mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat membantu komunitas untuk menjadi lebih besar dan eksis. Mudahnya akses informasi dan komunikasi melalui media sosial juga yang akhirnya membuat brand tertarik untuk bekerjasama dengan sebuah komunitas.

“Dari dulu sudah ada (komunitas) ya apalagi sekarang ada WhatsApp Group. Medianya sudah mempermudah mereka untuk komunikasi. Sekarang brand baru sadar tentang kuatnya komunitas ini. Makanya sekarang mulai ramai ke depannya mungkin akan ada variasi lainnya. Ibaratnya secara akses sosial media dan teknologi sangat membantu tapi ada boomerangnya juga karena kalau di WA kan ada yang nggak kenal atau join bisa jadi iseng aja,” papar Adam Saputra.

Hal senada pun disampaikan Ronal Surapradja bahwa kuatnya media sosial membuat klub motornya The Prediksi kerap mendapat banyak tawaran iklan.

“Teknologi sangat berperan. Bukan hanya soal eksistensi ya tapi kalau komunitasnya bagus punya sosial media yang gede, semakin banyak viewers semakin banyak adsense, semakin banyak yang nonton semakin besar yang ditawarkan untuk klien. Jadi teknologi membuka jalan. Si hobi motoran yang nggak jelas ini kok jadi uangnya di situ walaupun sekali lagi bukan tujuan utamanya. Benar-benar nggak nyangka,” ungkap Ronal Surapradja.

3. Banyaknya Komunitas di KapanLagi Youniverse

Dalam kesempatan itu Adam Saputra juga menjelaskan bahwa KapanLagi Youniverse saat ini sudah memiliki beberapa komunitas diantaranya Kapanlagi Korea, FimelaHood, dan MovieVerse. Menurutnya community influencer menjadi salah satu cara efektif untuk membangun awareness terhadap suatu brand.

“KapanLagi Youniverse itu bikin platform untuk beberapa komunitas. Kita punya tiga komunitas besar, pertama ada Kapanlagi Korea membernya ada sekitar 10 ribuan, macam-macam ada fans BTS, NCT dan lainnya, kita bikin udah tiga tahun. Lalu ada FimelaHood perkumpulan ibu-ibu sekarang udah ada 7000 member dan MovieVerse penggemar film yang suka bikin acara nonton bareng,” jelas Adam Saputra.

“Gimana kita memperkenalkan mereka kepada brand. Kita kerjasama dengan komunitas ini. Kadang-kadang kalau udah dekat kita kasih mereka semacam uang bulanan untuk memperbesar komunitas mereka lagi. Kita minta event calendar mereka terus kita bawa ke brand. Jadi dengan komunitas ini pengin bikin kerjasama yang besar lagi,” pungkasnya.

(kpl/rhm/ums)

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING