Hari Batik Nasional, Marsha Tengker Baru Koleksi Busana Setelah Menikah

Selasa, 03 Oktober 2017 16:15 Penulis: Ahmat Effendi
Hari Batik Nasional, Marsha Tengker Baru Koleksi Busana Setelah Menikah Marsha Tengker ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Banyak hasil karya budaya bangsa Indonesia yang memiliki estetika tinggi. Salah satunya adalah batik, dan saat ini setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Lantas apa komentar artis cantik Marsha Tengker terkait perayaan tersebut?

"Aku sebenarnya justru baru tau dari grup kalau hari ini hari batik. Terus aku langsung pakai batik. Kalau maknanya buat aku sendiri ya bangga dan bisa pamerin salah satu budaya Indonesia yang menurut aku bagus banget," ujar Marsha Tengker di Aula Dewan Harian Nasional, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017).

Hari batik nasional ditetapkan di Indonesia setelah Unesco mengakui batik sebagai warisan budaya dunia sejak 2 Oktober 2009 silam. Banyak motif dan jenis batik yang telah berkembang di tanah air. Ternyata wanita yang akrab disapa Caca tersebut lebih menyukai batik bercorak parang.

"Ada, parang, karena keren aja, bagus aja, aku lupa sih artinya dari corak ini apa, tapi pokoknya aku suka coraknya," tuturnya.

Marsha Tengker mengaku baru mengoleksi batik setelah menikah. ©KapanLagi.com/Bayu HerdiantoMarsha Tengker mengaku baru mengoleksi batik setelah menikah. ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Marsha Tengker awalnya bukan lah seorang yang gemar mengoleksi batik. Namun hal itu berubah semenjak dirinya menikah. Sejak tanggal 16 April 2017 silam Marsha memang telah resmi menjadi istri dari pria bernama Barry Tamin.

"Ya ada beberapa, jadi kalau dulu pakai batik masih punya Mama, nah baru-baru ini sesudah menikah baru aku beli. Kayaknya paling baru ada lima koleksi batik yang aku beli," ujarnya.

Batik memang salah satu busana yang bisa dipakai dalam berbagai kesempatan baik acara resmi maupun tidak. Apalagi karena saat ini model dari busana batik semakin berkembang.

"Pertama kalau datang ke acara kawinan, terus kalau datang ke acara kayak gini atau yang berhubungan dengan pemerintahan biasanya pakai batik," tandasnya.

(kpl/far/sjw)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING