Helena 'Indonesian Idol' Diperiksa Polisi

Kamis, 02 Maret 2006 21:46 Penulis: Darmadi Sasongko
Kapanlagi.com - Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Helena Adrian memenuhi panggilan Polda Metro Kamis (2/3) guna penyelidikan kasus penipuan uang sebesar Rp300 juta yang dilakukan PT VIF, bekas manajemennya. Helena datang bersama kuasa hukumnya, Ferry Amaroheya mendatangi Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan gadis keturunan Tionghoa itu merupakan lanjutan dari laporan kasus penggelapan honor yang dilakukan oleh mantan manejemennya November 2005 lalu.

Sayang, usai menghadap, Helena tak bisa ditemui karena langsung pulang. Hanya Ferry yang bersedia menjelaskan kepada wartawan. Menurut Ferry, kasus penggelapan berawal setelah Helena lepas dari Indonesian Idol. Waktu itu, Helena dikontrak oleh PT VIF (Varia Interindo Frima) sekitar Nopember 2004. Dalam perjanjian itu PT VIF mendapat fee 20 persen dari setiap show yang dilakukan Helena.

Namun, lanjut Ferry, PT VIF tidak menjalankan isi kontrak tersebut. 80 persen jatah honor Helena tak dibayar PT VIF hingga Oktober 2005. Helena kemudian memilih keluar dan meminta pertanggungjawaban mengenai pembayaran tersebut.

Sayang, pimpinan PT VIF, Ocky Fadilah Nisa yang seharusnya hadir di Polda kemarin, berhalangan datang. Dengan begitu, rencana untuk melakukan konfrontir antara Ocky, Helena dan Eka Lolita yang bertindak sebagai saksi, urung dilaksanakan.

"Dibatalkan, karena pihak PT VIF tak datang memenuhi panggilan. Minggu depan akan mengadakan konfrontir kembali," ujar Ferry.

(kl/zee/dar)


REKOMENDASI
TRENDING